Welcome to Scribd. Sign in or start your free trial to enjoy unlimited e-books, audiobooks & documents.Find out more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Dakwah Islam Ideologis; Metode Shahih Menangkal Budaya Barat

Dakwah Islam Ideologis; Metode Shahih Menangkal Budaya Barat

Ratings: (0)|Views: 4|Likes:
Published by Rizky M Faisal

More info:

Published by: Rizky M Faisal on Oct 20, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/31/2014

pdf

text

original

 
20/10/13 Dakwah Islam Ideologis; Metode Shahih Menangkal Budaya Barathttps://m.facebook.com/notes/prisna-defauzi/dakwah-islam-ideologis-metode-shahih-menangkal-budaya-barat/391755307594832 1/5
Prisna Defauzi
menulis catatan baru:
Dakwah Islam Ideologis; Metode Shahih MenangkalBudaya Barat
.
28 menit yang lalu
 
Oleh: Prisna Defauzi Setiap ideologi yang ada di dunia ini masing-masing memiliki
fikrah
dan
thariqah
.
Fikrah
adalahseperangkat konsep yang terkait dengan penyelesaian berbagai problematika yang ada dalamkehidupan. Sementara
thariqah
adalah metode pelaksanaan dari
fikrah
tersebut. Jelasnya,
thariqah
menguraikan secara rinci mekanisme operasional bagaimana
fikrah
itu harus diaplikasikan, dipelihara,dan disebarluaskan. Sehingga dari definisi
fikrah
dan
thariqah
tersebut, dapat dipahami bahwa masing-masing ideologi satu sama lain saling menuntut untuk diaplikasikan, dipelihara, dan disebarluaskan keseluruh dunia, tidak terkecuali ideologi kapitalisme-sekulerisme yang diemban oleh barat. Pasalnya,realitas selama ini menunjukan ke arah demikian. Barat dengan masifnya mempropagandakanideologinya ke berbagai negeri yang ada di bawah hegemoninya, termasuk menyebarluaskan budayaliberal yang merupakan
fikrah
dari ideologi kapitalisme-sekulerisme yang mereka emban. Berkenaan dengan budaya, Andreas Eppink mendefinisikan budaya sebagai keseluruhan nilai sosial,ilmu pengetahuan serta keseluruhan struktur-struktur sosial, religius, dan lain-lain, tambahan lagisegala pernyataan intelektual dan artistik yang menjadi ciri khas suatu masyarakat(
http://id.shvoong.com
). Dari definisi tersebut dapat disimpulkan bahwa yang kemudian menentukancorak kehidupan suatu masyarakat adalah budaya yang diterapkan di tengah-tengah masyarakat itusendiri.  Apabila kemudian dikaitkan dengan realitas yang ada, yaitu dengan realitas masifnya barat dalammempropagandakan budaya liberalnya ke berbagai negeri yang ada di bawah hegemoninya, ini artinyabarat menghendaki masyarakat di berbagai negeri tersebut juga menerapkan corak kehidupan yangsama dengan corak kehidupan liberal sekuler yang selama ini diterapkan oleh barat, tidak terkecualibagi negeri dengan mayoritas umat islam ini. Realitasnya demikian, budaya barat yang liberal itu kinitelah merasuk dan merusak ke dalam berbagai aspek yang ada di negeri ini; mulai dari aspekberprilaku, pergaulan, berpakaian, dan lain sebagainya. Dari aspek berprilaku misalnya, akibat teracuniide liberalisme, masyarakat kini kian sekuler, individualis, hedonis, dan materialis. Dari aspekpergaulan, sikap permisif yang lahir dari budaya barat yang liberal pada gilirannya membuat baik laki-laki maupun perempuan yang bukan mahrom merasa bebas bergaul dengan lawan jenis tanpamemperdulikan aturan sang Pencipta, sehingga tidak jarang kemudian dijumpai aktivitas keji berupaperzinahan atau minimalnya pacaran. Dari aspek berpakaian, dengan alasan kebebasan, kini masyarakat lebih bangga mengenakan pakaian serba mini, ketat, dan transparan ala barat yang memamerkan aurat, kecantikan, dan lekuktubuh. Sebaliknya, mereka justru merasa malu jika mengenakan pakaian syar’i; mengenakanjilbab,kerudung, dan tidak
tabarruj 
. Mereka menganggappakaian syar’i sudah kuno dan ketinggalan zaman. Celakanya tidak cukup sampai di situ, budaya barat yang liberal seakan sudah mendapat tempat di hatimasyarakat, termasuk di hati umat islam. Budaya barat seperti
valentine day 
, natal, perayaan tahunbaru masehi, berbagai ajang pamer aurat seperti Miss World, dan sebagainya kini justru laris dandisambut gegap gempita oleh masyarakat. Jelas sekali ini merupakan prahara yang berbahaya jikaterus-menerus dibiarkan. Pasalnya budaya barat yang liberal yang selama ini diadopsi masyarakatsedikit banyak telah menjerumuskan mereka ke dalam jurang kenistaan. 
 
20/10/13 Dakwah Islam Ideologis; Metode Shahih Menangkal Budaya Barathttps://m.facebook.com/notes/prisna-defauzi/dakwah-islam-ideologis-metode-shahih-menangkal-budaya-barat/391755307594832 2/5
Melihat realitas demikian, di mana budaya barat yang liberal sudah jelas merasuk dan merusak corakkehidupan masyarakat negeri ini, tentu saja haram bagi umat Islam jika hanya berdiam diri atausekadar membiarkannya, apalagi bersikap fatalis terhadap realitas rusak tersebut. Sebaliknya, wajibbagi umat Islam untuk mengubah realitas rusak tersebut menjadi realitas yang benar menurut Islam.Maka untuk itu metode yang harus dilakukan oleh umat islam adalah melakukan dakwah islamideologis. Dakwah islam ideologis yang dimaksud di sini adalah dakwah dengan memahamkan kepadamasyarakat bahwa islam bukan sekadar agama ritual semata, melainkan juga sebagai sebuah ideologi.Pasalnya, hanya dengan dakwah islam ideologis saja yang mampu membentengi masyarakat dariberbagai serangan budaya barat yang liberal dan sekaligus meruntuhkan ideologi yang telahmelahirkan budaya liberal tersebut, yaitu ideologi kapitalisme-sekulerisme. Sebuah ideologi kufur buatan akal manusia yang lemah dan serba terbatas. Kufur karena ideologi ini memisahkan aturansang pencipta dari tatanan kehidupan (
fashluddin ‘anil hayah).
 Terkait dengan dakwah islam ideologis, terlebih dahulu yang perlu dipahami adalah definisi ideologi itusendiri. Syaikh Taqiyuddin an-Nabhani dalam
Nidham al-Islam
mendefinisikan ideologi sebagai
aqidahaqliyah
yang melahirkan peraturan.
 Akidah aqliyah
adalah pemikiran menyeluruh tentang alamsemesta, manusia, dan hidup; serta tentang apa yang ada sebelum dan setelah kehidupan, di sampinghubungannya dengan sebelum dan sesudah alam kehidupan. Sedangkan peraturan yang lahir dariakidah tidak lain berfungsi untuk memecahkan dan mengatasi berbagai problematika hidup manusia,menjelaskan bagaimana cara pelaksanaan pemecahannya, memelihara akidah serta untukmengemban ideologi. Dari definisi tersebut, sederhananya ideologi tercakup dalam
fikrah
dan thariqah.Jadi, dakwah islam ideologis adalah mendakwahkan
fikrah
dan
thariqah
islam. Bagi umat islam, mekanisme dalam melakukan dakwah islam ideologis yang harus dilakukan adalah: 
Pertama
, memahamkan kepada masyarakat bahwa Islam adalah sebuah ideologi yang sempurna.Sebuah ideologi yang pasti mampu menjawab dan mengatasi berbagai problematika kehidupan; baikproblematika itu menyangkut manusia secara pribadi, manusia dengan sesama, maupun manusiadengan penciptanya. Allah SWT berfirman: “
 pada hari ini telah Ku sempurnakan untukmu agamamu,dan telah Ku cukupkan kepadamu nikmatKu, dan telah Ku ridhai Islam itu sebagai agama bagimu.” 
(QS. Al-Maidah: 3). 
Kedua
, memahamkan kepada masyarakat bahwa selain ideologi islam seperti ideologi kapitalisme-sekulerisme yang selama ini diemban oleh barat adalah
bathil 
, tertolak, dan hanya akan mendatangkankerugian atau kenistaan apabila diadopsi. Allah SWT berfirman:
“Barangsiapa mencari selain agamaIslam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) dari padanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang merugi.” 
(QS. Ali-‘Imran: 85). 
Ketiga
, memahamkan kepada masyarakat bahwa ideologi islam akan mampu mengatasi berbagaiproblematika kehidupan tatkala ideologi tersebut diterapkan secara komprehensif di tengah-tengahmasyarakat melalui sebuah institusi atau daulah islam yang disebut khilafah. Pasalnya, khilafah adalahsatu-satunya metode syar’i yang nantinya akan mengaplikasikan ideologi islam secara komperehensif,memelihara eksistensinya, dan kemudian mengembannya ke seluruh dunia. Dalam hal ini Allah SWTberfirman: “
wahai orang-orang yang beriman masuklah kalian ke dalam islam secara kaafah.” 
(QS. Al-Baqarah: 208).  Alhasil, melalui aktivitas dakwah islam ideologis tadi, masyarakat akan semakin paham terhadap realitasrusak yang ada, sehingga pada gilirannya masyarakat akan bersedia turut serta dalam barisanperjuangan dakwah islam idelogis. Ketika semua itu tercapai, maka menjadi keniscayaan bahwategaknya khilafah akan semakin dekat dan cepat. Dan tentu saja, ideologi islam akan dapat
 
20/10/13 Dakwah Islam Ideologis; Metode Shahih Menangkal Budaya Barathttps://m.facebook.com/notes/prisna-defauzi/dakwah-islam-ideologis-metode-shahih-menangkal-budaya-barat/391755307594832 3/5
diaplikasikan secara komperehensif oleh khilafah. Dengan begitu, bukan saja masyarakat akan bisaterbentengi dari berbagai serangan budaya barat yang liberal, tetapi juga akan mampu meruntuhkanideologi kufur 
 
kapitalisme-sekulerisme yang telah melahirkan budaya liberal tersebut. Bahkanselanjutnya, setelah ideologi islam diaplikasikan secara komperehensif, maka akan mampu pulaideologi islam mewujudkan suasana yang
rahmatan lil ‘alamin.
Allah SWT berfirman: “
dan tidaklah akumengutus engkau (Muhammad) kecuali untuk sebagai rahmat untuk seluruh alam” 
(QS. Al- Anbiya:107).
[
KaDiv. Media dan Humas LSPI UIN SGD Bandung 
] 

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->