Sangat jelas pada hadist tersebut bahwa Rasulullah mengimamikelompok kedua, padahal beliau telah sholat di kelompok pertama.Berarti sholat Rasulullah sunnah dan sholat makmum fardlu.2. Hadist riwayat Muslim dari Jabir bin Abdullah bahwa Suatu hariMuadz sholat bersama Rasulullah s.a.w. lalu ia datang ke kaumnyalalu ia mengimami kaumnya sholat Isya' dengan membaca surat Baqarah,lalu seorang lelaki keluar dari jamaah dan menyelesaikan sendirisholatnya. Orang-orang pun menegurnya "Apakah anda orang manafik?",iapun menjawab"Tidak, aku akan adukan masalah ini kepadaRasulullah". Sesampai kepada Rasulullah, orang itu berkata "WahaiRasulullah, kami orang-orang bekerja siang, Muzdz telah mengimamikami sholat Isya' telah larut dan membaca surat Baqarah". KetikaRasulullah mendengar cerita itu, ditegurnya Muad'z "Apakah angkauorang yang suka membuat fitnah? Mengapa tidak kau baca suratSabbihis dan Wallaili Idza Yaghsyaa".Hadist ini juga menunjukkan perbedaan sholat imam dan makmum, dimanaMuadz telah sholat Isya bersama Rasulullah lalu menjadi imam dikaumnya. Bagi Muadz sholat sunnah dan bagi kaumnya sholat fardlu.3. Hadist riwayat Ahmad dll. Suatu hari Rasulullah s.a.w. sholat bersama sahabatnya, selesai salam datanglah seorang lelakiketinggalan lalu ia hendak sholat sendiri, lalu Rasuullah bersabda "Siapa yang mau bersedekah dengan orang ini dengan berjamaah dengannya".Hadist ini juga menunjukkan sahnya sholat meskipun dengan perbedaanniat antara makmum dan imam.Imam Syafi'I menyimpulkan bahwa riwayat-riwayat di atas menunjukkan bahwa perbedaan niat sholat antara imam dan makmum tidak membatalkansholat jamaah.Dalil pendapat kedua dan ketiga:1. Hadist diriwayatkan Bukhari dan Muslim dll. Rasulullah s.a.w. bersabda "Sesungguhnya dijadikan imam untuk diikuti, ketika iatakbir maka takbirlah, ketika ruku' maka ruku'lah ketika sujudsujudlah, ketika ia sholat berdiri maka berdirilah …Hadist tersebut menegaskan bahwa makmum harus mengikuti imam, perbedaan niat makmum menunjukkan sikap tidak mengikuti imam, makatidak sah sholatnya.2. Hadist riwayat Ashabus Sunan dari Barra' bin Azib, Rasulullahs.a.w. bersabda "Janganlah kalian berbeda, maka berbedalah hati
Leave a Comment