Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword or section
Like this
73Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
modul pelatihan PBB

modul pelatihan PBB

Ratings:

5.0

(1)
|Views: 16,629|Likes:
Published by wolupapath
Modul pelatihan PBb bagi petugas pemungut PAjak
Modul pelatihan PBb bagi petugas pemungut PAjak

More info:

Published by: wolupapath on Jul 29, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

06/13/2013

pdf

text

original

 
DAFTAR ISI
1.
Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) ........................................................2
a.
Dasar Hukum Pemungutan PBB ...................................................
 b.
Terminologi, Subyek dan Obyek, Dasar Pengenaan dan CaraMenghitung PBB ............................................................................
2.
Penilaian ..............................................................................................
a.
Penilaian Individu ..........................................................................
 b.
Penilaian Massal ...........................................................................
c.
Sistem Penilaian dengan SISMIOP ..............................................
3.
Klasifikasi dan Penetuan Besarnya NJOP ..........................................
4.
Pemetaan PBB ...................................................................................
5.
Pengukuran PBB ................................................................................
a.
Pemetaan Standar .......................................................................
 b.
Pengukuran Bidang Tanah dan Bangunan ..................................
6.
Adminstrasi Pendataan PBB ...............................................................
7.
Prosedur Pelayanan PBB ...................................................................
8.
Surat Pemberitahuan Obyek Pajak .....................................................
a.
Pengertian .....................................................................................
 b.
Hak Wajib Pajak ............................................................................
c.
Kewajiban Wajib Pajak ..................................................................
d.
Sanksi ............................................................................................
9.
Pemungutan dan Penagihan PBB .......................................................10.Tata Cara Pembayaran, Pemindah bukuan, Pelimpahan, danPembagian Hasil Penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan ..................
11.
Pembagian Hasil Penerimaan PBB .....................................................12.Perkiraan Dana Bagi Hasil Penerimaan PBB Kota Mojokertotahun 2009 ...........................................................................................
 
PAJAK BUMI DAN BANGUNAN ( PBB )
I.Dasar Hukum Pemungutan PBB
1.UU No. 6 Tahun 1983 diperbaharui dengan UU No. 16 tahun 2000 tentangKetentuan Umum Perpajakan2.UU No. 12 tahun 1985 diperbaharui dengan UU No. 12 tahun 1994 tentangPajak Bumi dan Bangunan.3.PP No. 74 tahun 1998 tentang Nilai Jual Kena Pajak4.Keputusan Menteri Keuangan No. 523 /KMK.01/1998 tentang PenentuanKlasifikasi dan Besarnya NJOP Sebagai Dasar Pengenaan Pajak.5.Keputusan Direktur Jenderal Pajak No. KEP-16/PJ.6/1998 tentang PetunjukTeknis Penilaian Individual.6.Keputusan Direktur Jenderal Pajak No. 533/PJ/2000 tentang PetunjukPelaksanaan Pendaftaran, Pendataan dan Penilaian Obyek dan SubjekPajak Bumi dan Bangunan Dalam Rangka Pembentukan dan atauPemeliharaan Basis data Sistem Manajemen Informasi Objek Pajak.
II.Terminologi, Subyek dan Obyek, Dasar Pengenaan dan CaraMenghitung PBB
1.Pengertian
Pajak Bumi dan Bangunan disingkat PBB merupakan Pajak Pusat bersifatkebendaan, dikenakan terhadap bumi dan/atau bangunan yang hasilnyasebagaian besar diserahkan ke Pemerintah Daerah.
2.Objek Pajak Bumi dan Bangunan
( Pasal 2 (1) UU No. 12 tahun 1994)Yang menjadi Objek PBB adalah Bumi dan/atau BangunanBumi adalah Permukaan bumi yang meliputi tanah dan perairan serta lautwilayah Indonesia dan tubuh bumi yang ada dibawahnya.Bangunan adalah Konstruksi teknik yang ditanam atau dilekatkan secaratetap pada tanah dan/atau perairan.
Termasuk dalam pengertian Bangunan adalah :
-
Jalan Lingkungan yang terletak dalan suatau kompleks bangunanseperti hotel, pabrik dan emplasemennya dan lain-lain yang merupakansatu kesatuan dengan kompleks bangunan tersebut.
-
Jalan Tol
-
Kolam renang, pagar mewah
-
Tempat olah raga
-
Galangan kapal, dermaga
 
-
Taman mewah
-
Tempat penampungan/kilang minyak, air dan gas, pipa minyak
-
Fasilitas lain yang memberikan manfaat.
Obyek Pajak yang tidak dikenakan PBB
-
Digunakan semata-mata untuk melayani kepentingan umum dibidangibadah, sosial, kesehatan, pendidikan, dan kebudayaan nasional yangnyata-nyata tidak dimaksudkan untuk memperoleh keuntungan
-
Digunakan untuk kuburan, peninggalan purbakala atau yang sejenisdengan itu
-
Merupakan hutan lindung, hutan suaka alam, hutan wisata, tamannasional, tanah penggembalaan yang dikuasai oleh desa, dan tanhnegara yang belum dibebani suatu hak
-
Digunakan oleh perwakilan diplomatik, konsulat berdasarkan asasperlakuan timbal balik.
-
Digunakan oleh badan atau perwakilan organisasi internasional yangditentukan oleh Menteri KeuanganTerhadap objek Pajak yang digunakan untuk penyelenggaraanpemerintahan pengenaan pajaknya diatur lebih lanjut dengan peraturanpemerintah (Pasal 3 ayat 2).
3.Subjek Pajak Bumi dan Bangunan
( Pasal 4 UU No. 12 tahun 1994 )Yang menjadi subjek Pajak adalah orang atau badan yang secara nyatamempunyai suatu hak atas bumi, dan/atau memperoleh manfaat atas bumi,dan/atau memiliki, menguasai, dan/atau memperoleh manfaat atasbangunan.Subjek Pajak yang dikenakan kewajiban membayar pajak menjadi WajibPajak.Dalam hal suatu objek Pajak belum jelas diketahui wajib pajaknya, Direktur Jenderal Pajak dapat menetapkan Subjek Pajaknya.
4.Tarif Pajak 0,5 % (pasal 5 UU No. 12 tahun 1994)5.Dasar Pengenaan PBB ( Pasal 6 ayat (1) UU No. 12 tahun 1994)
Yang menjadi dasar pengenaan Pajak adalah Nilai Jual Objek Pajak(NJOP).NJOP adalah harga rata-rata yang diperoleh dari transaksi jual beli yangterjadi secara wajar, dan bilamana tidak terdapat transaksi jual beli, NJOP

Activity (73)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
aidahlan liked this
aidahlan liked this
Arief Rahman liked this
Ucik Lailatul liked this
Wulan Lan Lan liked this
oktaviadi liked this
Ghasyan Ghiffari liked this
Satriyo Piningit liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->