Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
32Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Tinjauan Pustaka (teori) mengenai letter of Credit sebagai alap pembayaran transaksi perdagangan internasional

Tinjauan Pustaka (teori) mengenai letter of Credit sebagai alap pembayaran transaksi perdagangan internasional

Ratings: (0)|Views: 8,565|Likes:
Published by C. Lestari

More info:

categoriesBusiness/Law, Finance
Published by: C. Lestari on Jul 30, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

04/01/2013

pdf

text

original

 
BAB 2TINJAUAN PUSTAKA
2.1.
Tinjauan
 Documentary Credit 
menurut Praktek kebiasaan Internasional& Hukum Perdagangan Internasional
Sebelum membahas ketentuan mengenai hukum perdaganganinternasional khususnya
 Documentary Credit 
, terlebih dahulu akan dibahasmengenai teori-teori hukum internasional sehubungan dengan keberlakuan hukuminternasional, sumber-sumber dari hukum internasional yang keduannya akandikaitkan dengan keberlakuan
Uniform Custom and Practice for DocumentaryCredit 
(UCP) 600, dan sejarah hukum perdagangan internasional dan
 Documentary Credit 
.
2.1.1. Hakikat Dan Dasar Berlakunya Hukum Internasional & SumberHukum Internasional
Beberapa teori dapat dijadikan dasar mengikat hukum internasional, teori-teori tersebut antara lain:a. Teori Hukum Alam (
 Natural Law/jus naturale
)Hukum alam adalah kesatuan kaidah yang diilhamkan pada akal manusia.Meskipun pada awalnya teori hukum ini diahubungkan dengan keagamaan,namun pada perkembangannya teori hukum alam dipisahkan dari permasalanagama. Menurut para penganut ajaran hukum alam, hukum internasional mengikatkarena hukum internasional itu tidak lain daripada hukum alam yang diterapkan pada kehidupan masyarakat bangsa-bangsa.
1
Teori ini didasarkan pada doktrin
1
Mochtar Kusumaatmadja & Etty R. Agoes, Pengantar Hukum Internasional, (Bandung :Alumni, 2003), hal. 4710
 
Stoic yang mana hidup diatur “menurut alam”, yang mana pada awalnyadidasarkan murni pada adanya takhyul pada jaman primitif akan adanya
“State of  Nature”
yaitu suatu keadaan di dalam masyarakat dimana manusia secarauniversal hanya diatur oleh kepatuhan yang rasional dan konsisten terhadapkebutuhan, dorongan, dan desakan alamiah, yang mana belum dipengaruhi olehkebohongan dan kepalsuan.
2
  b. Teori KedaulatanMenurut teori positivisme, para penganutnya berpendapat bahwa kaidah-kaidah hukum internasional pada analisis terakhir memiliki karakter yang samadengan hukum nasional positif sepanjang kaidah-kaidah hukum tersebut juga berasal dari kehendak negara.
3
Di dalam teori kehendak negara kekuatan mengikathukum internasional didasarkan pada kehendak negara tersebut untuk terikat padahukum internasional. Di dalam teori ini yang menjadi sumber hukuminternasional adalah negara sehingga kekuatan mengikatnya didasarkan padakehendak negara itu sendiri.
4
c. Mazhab WienaBerdasarkan mazhab Wiena kekuatan mengikat suatu kaidah hukuminternasional didasarkan pada kaidah yang lebih tinggi yang pada gilirannyadidasarkan pada kaidah yang lebih tinggi lagi, dan demikian seterusnya hinggatiba pada puncak kaidah yaitu kaidah dasar (
Grundnorm
) yang tidak dapat lagidikembalikan pada suatu kaidah yang lebih tinggi, yang menjadi kaidah dasar 
2
Henry Campbell Black,
 Black’s Law Dictionary
, 5
th
Ed., (USA: West Publishing Co,1979), hal. 925.
3
J.G. Starke,
 Pengantar Hukum Internasional 
[
 An Introduction To International Law
] 2Ed.10. Cet. 5. Diterjemahkan oleh Bambang Iriana Djaja Atmadja. (Jakarta: Sinar Grafika. 2004),hal. 26
4
 
Op. Cit.,
hal 49 11
 
dalam hukum internasional menurut Mazhab Wiena adalah
 Pacta Sunt Sevanda
dimana suatu perjanjian menggikat pihak-pihak di dalam perjanjian tersebut.
5
d. Mazhab PerancisMenurut Mazhab Perancis kekuatan mengikat hukum internasionaldidasarkan pada faktor biologis, social dan sejarah kehidupan manusia yangdinamakan fakta kemasyarakatan (
 fait Social 
). Jadi dasar kekuatan mengikathukum internasional tedapat dalam kenyataan sosial bahwa mengikatnya hukumadalah mutlak perlu untuk dapat terpenuhinya kebutuhan manusia (bangsa) untuk hidup bermasyarakat.
6
Berdasarkan teori-teori diatas, yang menjadi dasar berlakunya hukum perdagangan internasional adalah adanya kehendak bersama antar negara-negarauntuk tunduk atas sebuah norma untuk dapat memenuhi kebutuhannya untuk hidup bermasyarakat dengan negara-negara lain. Sedangkan sumber dari Hukum perdagangan internasional tersebut adalah suatu norma mendasar adalah asas
 pacta sunt servanda
yang mengikat pihak-pihak di dalam perjanjian tersebut.Teori-teori yang sama juga menjadi kekuatan mengikat UCP 600, penundukan para pihak di dalam perdagangan internasional terhadap ketentuanUCP 600 disebabkan adanya kebutuhan para pihak untuk melakukan transaksi perdagangan internasional sehingga para pihak menundukkan diri kepadaketentuan UCP 600. Namun demikian sebagaimana dinyatakan di dalamketentuan UCP 600 penundukan terhadap ketentuan UCP 600 tidak dilakukanoleh negara asal para pihak. Penundukan dilakukan oleh para pihak denganmenyatakan di dalam
 Documentary Credit 
 bahwa
 Documentary Credit 
tersebuttunduk pada ketentuan UCP 600. Oleh karena itu berlakunya asas
 pacta sunt  servanda
hanya kepada para pihak di dalam
 Documentary Credit 
bukan negara-negara asal para pihak.
5
 
 Ibid 
., hal. 51
6
 
 Ibid 
., hal. 5312

Activity (32)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Nena Linda liked this
Atik Winanti liked this
Ferry Kurnianto liked this
VanDy RiVan liked this
Arie Hardian liked this
magnifiqo liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->