Psikotes Online & e-HR No. 1 di Indonesia
Laboratorium Potensi Manusia TalentsCompass
merupakan
konsultanSDM & Manajemen
yang berkomitmen mengembangkan potensi sumber daya manusia melalui kegiatan riset, survey, observasi, konsultasi,psikotest dan training.TalentsCompass mengembangkan riset SDM & Manajemen denganmemadukan fleksibilitas kemajuan teknologi d a n dasar keilmuan(Psikologi dan Manajemen SDM) yang kuat sehingga akan menghasilkan hasil analisis yang cepat,akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.TalentsCompass menjalin sinergi dengan perusahaan, lembaga pemerintah, BUMN, dan institusipendidikan untuk pengembangan potensi SDM & Manajemen berkelanjutan yang selaras danmendukung tujuan bisnis keseluruhan.
Psikotest Korelasi dengan
Human Performance
Psikotest yang kami lakukan, baik secara online maupun klasikal, bertumpu pada instrumen tesbaku/formal di dunia Psikologi dan HRM yang telah diakui validitas dan realibilitasnya. Secara global,psikotes yang kami lakukan akan merinci tiga instrumen kemanusiaan yang langsung berkorelasidengan kinerja seseorang (
human performance
): kemampuan kognitif (
cognitive ability
), kepribadian(
personality
), dan kecerdasan emosional (
emotional intelligence
).
•
Barrick et.al (2001) mengungkapkan bahwa ada keterkaitan yang kuat antara kepribadian(
personality
) dengan kinerja saat bekerja (
job
performance
). Sifat kepribadian (
personality traits
)individu sekarang secara konsisten mampu memprediksi kinerja seseorang secara umum dimasa datang. Staf yang berkepribadian baik diprediksi memiliki kinerja yang baik pula, mampumengelola tekanan (
stress
), dan cakap melakukan pemecahan masalah (
problem solving
);sebaliknya staf yang berkepribadian menyimpang diprediksi kurang mampu membangun timkerja, lambat merespon permasalahan, dan tidak membawa iklim positif di lingkungan kerja(
workplace
)
•
Individu yang memilki kemampuan kognitif (
cognitive ability
) disinyalir lebih baik dalammensintesa dan mengaplikasikan pengetahuan baru dibandingkan seseorang dengan levelkognitif yang lebih rendah (Schmidt et.al, 1981). Motowido (1997) mengatakan bahwakemampuan kognitif memiliki korelasi positif dengan
job performance
karena individu dengankemampuan kognitif yang tinggi memiliki pengetahuan lebih dalam masalah fakta, aturan, danprosedur yang secara langsung relevan dengan masing-masing pekerjaan
Add a Comment