Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
TERMODINAMIKA DAN SIKLUS CARNOT.doc

TERMODINAMIKA DAN SIKLUS CARNOT.doc

Ratings: (0)|Views: 132 |Likes:
Published by Gama Syahid
makalah tentang termodinamika dan siklus carnot
makalah tentang termodinamika dan siklus carnot

More info:

Published by: Gama Syahid on Oct 25, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/05/2014

pdf

text

original

 
 TERMODINAMIKA DAN SIKLUSCARNOT
Oleh:M.RIZQI HALQIMUH EKISANDRA SOFIYANWIRANDA LENGKA
Sman 2 aikmel 2013/2014
TERMODINAMIKA
 
Termodinamika
(Bahasa Yunani:
thermos
= 'panas' and
dynamic
= 'perubahan') adalah fisikaenergy,panas,kerja,entropi dan kespontanan proses. Termodinamika berhubungan dekat dengan mekanikastatistik di mana banyak hubungan termodinamika berasal.Termodinamika adalah kajian tentang kalor (panas) yang berpindah. Dalam termodinamika kamu akan banyak membahas tentang sistem dan lingkungan. Kumpulan benda-benda yang sedang ditinjau disebutsistem, sedangkan semua yang berada di sekeliling (di luar) sistem disebut lingkungan.
Usaha Luar
Usaha luar dilakukan oleh sistem, jika kalor ditambahkan (dipanaskan) atau kalor dikurangi (didinginkan)terhadap sistem. Jika kalor diterapkan kepada gas yang menyebabkan perubahan volume gas, usaha luar akandilakukan oleh gas tersebut. Usaha yang dilakukan oleh gas ketika volume berubah dari volume awal
1
menjadi volume akhir 
2
pada tekanan
 p
konstan dinyatakan sebagai hasil kali tekanan dengan perubahanvolumenya.
=
 p
=
 p
(
2
– 
1
)Secara umum, usaha dapat dinyatakan sebagai integral tekanan terhadap perubahan volume yang ditulissebagaiTekanan dan volume dapat diplot dalam grafik 
 p
– 
. jika perubahan tekanan dan volume gasdinyatakan dalam bentuk grafik 
 p
– 
, usaha yang dilakukan gas merupakan luas daerah di bawah grafik 
 p
– 
. hal ini sesuai dengan operasi integral yang ekuivalen dengan luas daerah di bawah grafik.Gas dikatakan melakukan usaha apabila volume gas bertambah besar (atau mengembang) dan
2
>
1
. sebaliknya, gas dikatakan menerima usaha (atau usahadilakukan terhadap gas) apabila volume gas mengecil atau
2
<
1
dan usaha gas bernilai negatif.
Energi Dalam
Suatu gas yang berada dalam suhu tertentu dikatakan memiliki energi dalam. Energi dalam gas berkaitandengan suhu gas tersebut dan merupakan sifat mikroskopik gas tersebut. Meskipun gas tidak melakukan ataumenerima usaha, gas tersebut dapat memiliki energi yang tidak tampak tetapi terkandung dalam gas tersebutyang hanya dapat ditinjau secara mikroskopik.
 
Berdasarkan teori kinetik gas, gas terdiri atas partikel-partikel yang berada dalam keadaan gerak yang acak.Gerakan partikel ini disebabkan energi kinetik rata-rata dari seluruh partikel yang bergerak. Energi kinetik ini berkaitan dengan suhu mutlak gas. Jadi, energi dalam dapat ditinjau sebagai jumlah keseluruhan energikinetik dan potensial yang terkandung dan dimiliki oleh partikel-partikel di dalam gas tersebut dalam skalamikroskopik. Dan, energi dalam gas sebanding dengan suhu mutlak gas. Oleh karena itu, perubahan suhu gasakan menyebabkan perubahan energi dalam gas. Secara matematis, perubahan energi dalam gas dinyatakansebagaiuntuk gas monoatomik untuk gas diatomik Dimana ∆
adalah perubahan energi dalam gas,
n
adalah jumlah mol gas,
 R
adalah konstanta umum gas (
 R
=8,31 J mol
−1
−1
, dan ∆
adalah perubahan suhu gas (dalam kelvin).
Hukum I Termodinamika
Jika kalor diberikan kepada sistem, volume dan suhu sistem akan bertambah (sistem akan terlihatmengembang dan bertambah panas). Sebaliknya, jika kalor diambil dari sistem, volume dan suhu sistem akan berkurang (sistem tampak mengerut dan terasa lebih dingin). Prinsip ini merupakan hukum alam yang penting dan salah satu bentuk dari hukum kekekalan energi.Sistem yang mengalami perubahan volume akan melakukan usaha dan sistem yang mengalami perubahansuhu akan mengalami perubahan energi dalam. Jadi, kalor yang diberikan kepada sistem akan menyebabkansistem melakukan usaha dan mengalami perubahan energi dalam. Prinsip ini dikenal sebagai hukumkekekalan energi dalam termodinamika atau disebut hukum I termodinamika. Secara matematis, hukum Itermodinamika dituliskan sebagai
Q
=
+ ∆
 Dimana
Q
adalah kalor,
adalah usaha, dan ∆
adalah perubahan energi dalam. Secara sederhana, hukum Itermodinamika dapat dinyatakan sebagai berikut.
 Jika suatu benda (misalnya krupuk) dipanaskan (atau digoreng) yang berarti diberi kalor Q, benda (krupuk)akan mengembang atau bertambah volumenya yang berarti melakukan usaha W dan benda (krupuk) akanbertambah panas (coba aja dipegang, pasti panas deh
!
 ) yang berarti mengalami perubahan energi dalam
.
Proses proses Termodinamika Gas

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->