• Embed Doc
  • Readcast
  • Collections
  • CommentGo Back
Download
 
KOMUNIKASI ORANGTUA – ANAK MENCEGAHPENYALAHGUNAAN ALKOHOL DAN OBAT-OBATAN
Penyalahgunaan alkohol dan obat-obatan semakin hari oleh anak-anak menjadimasalah yang semakin memprihatinkan semua orangtua. Dari beberapapenelitian yang sudah dilakukan, disepakati bahwa membangun jalinankomunikasi intens antara orangtua dan anak merupakan alat yang ampuh untukdapat mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Meskipun demikian, banyakorang tua merasa ragu mendiskusikan tentang penyalah-gunaan obat danalkohol dengan anak-anak mereka. Sebagian dari kita percaya bahwa anak-anak kita tidak akan terlinbat pada hal-hal terlarang tersebut. Sebagian lainnyamenundanya karena tidak mengetahui bagaimana mereka mengatakannya, atau justru takut mereka menjadi memikir tentang hal itu dan mendorong ke arah yangtidak diinginkan.Dari suatu studi di Amerika menyatakan bahwa banyak kaum muda yangmengikuti program rehabilitasi mengatakan bahwa mereka mengkonsumsialkohol atau obat-obat terlarang 2 (dua) tahun sebelum orangtua merekamengetahuinya. Oleh sebab itu, jalinlah komunikasi sedini mungkin dan janganmenunggu sampai anak-anak Anda terlibat masalah tsb.Jangan takut untuk mengakui bahwa Anda belum mampu menjawab semuapertanyaan yang ada. Biarkanlah anak-anak Anda mengetahui yang menjadiperhatian Anda, dan kemudian Anda dapat bekerja sama untuk memperoleh jawaban yang dimaksud.Di bawah ini adalah beberapa tips dasar untuk meningkatkan kemampuandiskusi dengan anak-anak Anda tentang alkohol dan obat-obatan terlarang.-- Jadilah pendengar yang baik. Yakinkanlah anak Anda merasa ‘nyaman’mengungkapkan masalahnya kepada Anda. Dengarkanlah dengan hati-hatidan penuh perhatian semua yang anak Anda katakan. Jangan Anda menjadimarah setelah mendengar semuanya. Bila perlu, berikan jeda 5-10 menituntuk menenteramkan hati Anda bila diperlukan. Bila anak Anda tidakmenceritakan masalahnya, “pancing”-lah dengan pertanyaan-pertanyaansekitar sekolah dan aktifitasnya yang lain.
 
-- Sediakanlah waktu untuk mendiskusikan hal-hal yang sensitif. Penting bagimereka untuk mengetahui apakah orangtuanya tahu informasi yang benar tentang apa yang mereka anggap penting.-- Berikanlah dorongan. Perbanyaklah dorongan pada hal-hal yang telahdilakukan anak dengan benar, dan jangan terlalu fokus pada hal-hal burukatau salah yang telah dilakukannya. Hal ini akan mendorong anak-anakuntuk belajar merasakan hal-hal yang baik bagi mereka, sehingga merekadapat mengembangkan rasa percaya diri dalam membuat keputusan yangmenyangkut dirinya sendiri.-- Sampaikan pesan dengan jelas. Saat Anda berbicara tentang penggunaanalkohol atau penyalah gunaan obat-obatan, yakinkan diri Anda memberikaninformasi yang jelas dan langsung, sehingga anak mengetahui dengan tepatapa yang diharapkan dari dirinya. Misalnya, “ Di dalam keluarga kita, dilarangminum minuman yang mengandung alkohol ! “.-- Berilah contoh yang baik. Di samping dari yang bersifat pengajaran, anak-anak belajar juga dari contoh-contoh nyata. Banyak hal tingkah laku anakyang dicontoh dari orangtuanya. Yakinkan diri Anda bahwa Anda sudahbertingkah laku yang benar, seperti yang Anda harapkan dari anak Anda.
TIPS BERKOMUNIKASI DENGAN ANAK
Komunikasi yang efektif antara orang tua dengan anak tidak selalu mudahberlangsung. Anak-anak dan orang dewasa masing-masing memiliki gayadan cara yang berbeda dalam menanggapi pembicaraan. Di samping itu,
timing 
dan suasana, juga mempengaruhi suksesnya komunikasi yang akandilangsungkan. Para orangtua diharapkan secara khusus menyediakanwaktunya, tanpa ada ketergesaan. Di bawah ini ada beberapa tips agar komunikasi yang akan dijalain bisa lebih sukses.
Mendengarkan
 -- Berikan perhatian penuh-- Jangan memotong pembicaraan anak. Biarkan sang anak berbicara dankemudianmenanyakan tanggapan Anda.
 
Memperhatikan
 - Perhatikan ekspresi / mimik muka dan bahasa tubuh anak. Apakah anakAnda gugup atau merasa tidak nyaman, seperti merengut, memainkantangannya, menggoyang kaki, tidak berani menatap mata Anda atauseringkali melihat jam dsb.? Atau anak Anda terlihat tenang, tersenyum ataumenatap langsung mata Anda ? Bacalah tanda-tanda ini untuk mengetahuiperasaan anak Anda yang sebenarnya.- Sepanjang diskusi dengan anak Anda ini berlangsung, perhatikan apa yangdikatakannya. Bila diskusi ini dilakukan dengan posisi duduk, dekatkanlahdiri Anda. Bila dilakukan dengan berjalan, peluklah bahunya. Dan sering-seringlah melakukan kontak mata.
Menanggapi
- “ Saya sangat tertarik dengan ……” atau“ Saya mengerti bahwa hal itu memang sangat sulit ….. “adalah ungkapan yang lebih baik dibandingkan“ Seharusnya kamu ….. “ atauKalau saya seperti kamu …” atau“ Waktu saya seumur kamu, saya ….. “- Jika anak Anda menyampaikan hal-hal yang sesungguhnya tidak ingin Andadengar,jangan diabaikan- Janganlah memberikan nasihat setelah setiap kalimat yang anak Andanyatakan.Lebih baik, dengarkanlah dengan hati-hati dan penuh perhatian pada hal-halyangdikatakan dan cobalah untuk mengerti perasaan yang sebenarnya di balikkata-katayang diucapkannya.- Jakinkan bila Anda mengerti apa yang dimaksud oleh anak Anda. Bilaperlu,tanyalah untuk konfirmasi.
of 00

Leave a Comment

You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...
You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...