Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
BINA HUBUNGAN SALING PERCAYA by JEK AMIDOS PARDEDE

BINA HUBUNGAN SALING PERCAYA by JEK AMIDOS PARDEDE

Ratings: (0)|Views: 97 |Likes:
Jurnal Refleksi Praktik Keperawatan Jiwa 1
Jurnal Refleksi Praktik Keperawatan Jiwa 1

More info:

Published by: Ns.Jek Amidos Pardede,S.Kep,.M.Kep on Oct 26, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/05/2014

pdf

text

original

 
JURNAL REFLEKSI MINGGU I RESIDENSI I9- 14 SEPTEMBER 2013 RUANG UTARI RSMMTema : BINA HUBUNGAN SALING PERCAYA
Ruang Utari..ruang yang selalu penuh dengan pasien, berbagai aktivitas terdapat didalamnya.Mahasiswa datang silih berganti, menuntut ilmu, belajar dari klien..sang empunya‘pengetahuan’. Terdapat 2 institusi berbeda di minggu ini yang praktik di ruang Utari yaitu akper Belitung, Bangka Belitung dan Akper Pertamina Jakarta. Bagi saya, peristiwa ini menyenangkankarena dapat lebih memahami kondisi klien yang sebenarnya dan menemukan hal menarilainnya. kunjungan mahasiswa sepertinya menarik bagi klien karena suasana menjadi ramai,ceria dan kegiatan menjadi bervariasi. Namun keceriaan yang diperoleh ternyata membutuhkan perjalanan yang sulit.Pengorbanan dilakukan oleh klien dan juga perawat (dalam hal ini adalah mahasiswa).Kecenderungan mahasiswa untuk bertanya membuat beberapa klien kelolaan mereka mengeluh pusing dan jenuh. Peristiwa tidak nyaman tersebut membuat klien ada yang menolak interaksi,menolak mengikuti kegiatan, menjadi pasif bahkan hampir memunculkan RPK dari klien.Beberapa klien mengatakan bosan ditanya itu-itu melulu..intinya klien mengungkapkan bosanditanya-tanya mahasiswa. Wah…saya berfikir kegiatan menuntut ilmu jangan sampai membuatkerugian pada pihak lain yang sebenarnya bisa dicegah.
 JURNAL REFLEKSI
RUANG UTARI RSMM BOGOR 9-27 SEPTEMBER 2013
 JEK AMIDOS PARDEDE1106122556
 
Saya ‘mengumpulkan’ rekan sesama mahasiswa dan mendiskusikan tentang kondisi klien diruang Utari secara general. Hal ini dilakukan mendesak karena perawat ruang Utari yangsesungguhnya mulai mengeluhkan efek samping bagi klien karena adanya mahasiswa baru diruangan tersebut. Ungkapan beberapa rekan mahasiswa dimana semuanya masih jenjang D3menyatakan bahwa seolah kegiatan pengkajian yang mereka lakukan seperti kegiatan investigasi.Terbersit ungkapan frustasi akibat kesulitan meraih harapan. Beberapa peristiwa kehidupan klienkadang-kadang menimbulkan rasa keingintahuan mahasiswa sehingga pertanyaan seolahmengorek kehidupan pribadi klien. Sepertinya cara pengkajian yang dilakukan mahasiwa kurang berkenan dihati klien sehingga menimbulkan penolakan.Mengingat kembali konsep hubungan terapeutik perawat-klien bahwa kegiatan yang dilakukan berfokus pada klien ‘
client oriented 
’ bukan berfokus pada kebutuhan perawat..bukan
mutualismerelationship
tapi
 focused on client’s need 
(Stuart, 2009; Townsend, 2009) Sejauh pengamatansaya, sepertinya mahasiswa belum berhasil melaksanakan tugas dan peran dalam bina hubungansaling percaya.Dilihat dari versi mahasiswa, mereka merasa cemas saat praktik-berkomunikasi dengan klienistimewa, mahasiswa juga cemas dengan lembaran pengkajian jiwa yang belum terisi dan bebanakademik. Kembali terkenang masa itu beberapa tahun yang lalu saat berada pada level D3.Perasaan tidak nyaman, cemas, khawatir membuat performa diri menjadi kurang efektif didepanklien. Kondisi tersebut membuat mahasiwa melupakan peran sebagai perawat (walaupun masih belajar menjadi perawat). Saya yakin, rekan-rekan saya tersebut sudah dipersiapkan dengan baik dari akademik, juga mendapat bimbingan dari
clinical instructor 
dari RSMM, saatnya mereka berjuang setelah pembekalan diberikan.Apa yang bisa saya buat sebagai sesama praktikan? Berbagi pengalaman dan berbagi trik dalam pengkajian, itu yang masih bisa saya lakukan, sembari mengingatkan konsep hubunganterapeutik perawat dan klien. Mengenai cara pengkajian yang mereka lakukan, fokus terhadapkeluhan klien tanpa mengusik hal lain yang tidak terlalu berkaitan dengan masalah klien.Mengingat kembali konsep bahwa pada saat tahap membina hubungan saling percaya, klienadalah orang asing bagi perawat, demikian sebaliknya perawat adalah orang asing bagi klien.Secara logika, orang asing pasti tidak bisa ‘berbagi’ dengan orang asing..dan orang asing pasti

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->