Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
batu empedu

batu empedu

Ratings: (0)|Views: 41|Likes:
Published by RilaNurul
pembahasan untuk makalah batu empedu
pembahasan untuk makalah batu empedu

More info:

Published by: RilaNurul on Oct 28, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/21/2014

pdf

text

original

 
Task Reading - BATU EMPEDU Page 1
BAB 1PENDAHULUANFungsi penting hati adalah sebagai filter darah yang datang dari saluran cerna dan darahdari bagian tubuh lainnya. Darah dari usus dan organ visera lain mencapai hati melalui vena porta. Darah ini merembes di sinusoid antar lempeng hepatosit dan akhirnya mengalir ke venahati, yang bermuara ke vena kava inferior. Sewaktu melalui lempeng hepatosit, darah mengalamimodifikasi kimiawi yang ekstendif. Empedu terbentuk di sisi lain dari tiap-tiap lempeng.Empedu mengalir ke usus melalui duktus hepatikus.Di setiap lobules hati, lempeng sel hati biasanya memiliki ketebalan hanya satu sel.Terdapat celah besar antara sel-sel endotel, dan plasma berkntak erat dengan sel hati. Daraharteri hepatica juga masuk ke dalam sinusoid. Bena sentral bergabung untuk membentuk venahepatica, yang bermuara ke dalam vena kava superior. Waktu transit rerata darah untuk melintasilobules hati dari venula portal ke vena hepatic sentral adalah sekitar 8,4 detik. Di endotelsinusoid banyak melekat makrofag (
sel kupffer
) yang terjulur ke dalam lumen.Cara lain memandang susunan hati yang memiliki arti fungsional adalah pembagian hatimenjadi asinus hati. Bagian tengah dari tiap-tiap asinus adalah suatu tangkai vascular yang berisicabang terminal vena prta, arteri hepatica, dan duktus biliaris. Darah mengalir dari tangkaivascular ke venula hepatica terminal yang berada di asinus. Dengan cara ini, sel yang terletak  paling dekat dengan tangkai vascular menerima darah dengan kadar oksigen maksumum dan seldi perifer asinus berkurang mendapa t oksigenasi segingga lebih rentan terhadap cedera anoksik.Tiap-tiap sel hati juga berdekatan dengan beberapa kanalikulus biliaris. Kanalikulus biliaris bermuara ke dalam duktus biliaris intra lobules, dan duktus-duktus ini bergabung melaluihepatikus kiri dan kanan. Duktus-duktus hepatikus ini bersatu di luar hati untuk membentuk duktus hepatikus komunis. Duktus sistikus bermuara ke dalam kandung empedu. Duktusgepatikus bersatu dengan duktus sistikus untuk membentuk duktus koledokus. Duktus koledokusmasuk ke dalam duodenum di papilla duodenum. Orifisiumnya dikelilingi leh sfingter Oddi, danduktus ini biasanya bersatu dengan duktus pankreatikus mayor tepat sebelum masuk ke dalamduodenu. Sfingter biasanya tertutup, tetapi bila isi lambung masuk ke duodenum, pelepasan CCK 
 
Task Reading - BATU EMPEDU Page 2
akan terjadi dan hormon gastrointestinal ini melemaskan sfingter dan menyebabkan kandungempedu berkntraksi.Dinding duktus biliaris ekstrahepatik dan kandung empedu mengandung jaringan fibrosadan otot polos. Membran mukosa mengandung kelenjar mukosa dan dilapisi oleh selapis selsilindris. Di kandung empedu, membrane mukosa membentuk lipatan dalam; hal inimeningkatkan luas permukaan dan menyebabkan bagian dalam kandung empedu tampak sepertisarang lebah. Pada primate, membrane mukosan duktus sistikus juga berlipat-lipat membentuk katup spiral.Penyakit batu empedu sudah merupakan masalah kesehatan yang penting di negara Baratsedangkan di Indonesia baru mendapatkan perhatian di klinis, sementara publikasi penelitian batu empedu masih terbatas.Sebagian besar pasien dengan batu empedu tidak mempunyai keluhan. Risiko penyandang batu empedu untuk mengalami gejala dan komplikasi relatif kecil. Walaupundemikian, sekali batu empedu mulai menimbulkan serangan nyeri kolik yang spesifik makarisiko untuk mengalami masalah dan penyulit akan terus meningkat.Batu empedu umumnya ditemukan di dalam kandung empedu, tetapi batu tersebut dapat berimigrasi melalui duktus sistikus ke dalam saluran empedu menjadi batu saluran empedu dandisebut sebagai batu saluran empedu sekunder.Di negara Barat 10-15% pasien dengan batu kandung empedu juga disertai batu saluranempedu. Pada beberapa keadaan, batu saluran empedu dapat terbentuk primer di dalam saluranempedu intra-atau ekstra-hepatik tanpa melibatkan kandung empedu. Batu saluran empedu primer lebih banyak ditemukan pada pasien di wilayah Asia dibandingkan dengan pasien dinegara Barat.Perjalanan batu saluran empedu sekunder belum jelas benar, tetapi komplikasi akan lebihsering dan berat dibandingkan batu kandung empedu asimtomatik.
 
Task Reading - BATU EMPEDU Page 3
BAB IIPEMBAHASAN
Sekresi empedu oleh hati : fungsi dari sistem empedu
Salah satu dari berbagai fungsi hati adalah untuk mengeluarkan
empedu
, normalnya antara 600dan 1000 ml/hr. empedu melakukan 2 fungsi penting:Pertama, empedu memainkan peranan penting dalam pencernaan dan absorbs lemak, bukankarena enzim dalam empedu yang menyebabkan pencernaan lemak, tetapi karena
asam empedu
 dalam empedu melakukan dua hal : (1) asam empedu membentu mengelmusikan partikel- partikel lemak yang besar dalam makanan menjadi banyak partikel kecil, permukaan partikeltersebut dapat diserang oleh enzim lipase yang disekresikan dalam getah pancreas, dan (2) asamempedu membantu absorbs produk akhir lemak yang telah dicerna melalui membrane mukosaintestinal.Kedua, empedu bekerja sebagai alat untuk mengeluarkan beberapa produk buangan yang pentingdari darah. Hal ini terutama meliputi
bilirubin
, suatu produk akhir dari penghancuranhemoglobin, dan kelebihan
kolesterol.
Anatomi fisiologi sekresi empedu
Empedu disekresikan dalam dua tahap oleh hati : (1) bagian awal disekresikan oleh sel-selfungsional utama hati, yaitu
 sel hepatosit;
sekresi awal ini mengandung sejumlah besar asamempedu, kolesterol, dan zat-zat organic lainnya. Kemudian empedu disekresikan ke dalam
kanalikuli biliaris
kecil yang terletak di antara sel-sel hati (2) kemudian, empedu mengalir didalam kanalikuli menuju septa interlobularis, tempat kanalikuli mengeluarkan empedu ke dalam
duktus biliaris terminalis
dan kemudian secara progresif ke dalam duktus yang lebih besar,akhirnya mencapai
ductus hepatikes
dan
duktus biliaris komunis.
Dari sini empedu langsungdikeluarkan ke dalam duodenum atau dialihkan dalam hitungan menit sampai beberapa jammelalui
duktus sistikus Ike dalam kandung empedu.
 

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->