Setelah metode pencarian data sekunder kita tentukan, langkah berikutnyaialah melakukan penyaringan dan pengumpulan data. Penyaringan dilakukanagar kita hanya mendapatkan data sekunder yang sesuai saja, sedang yangtidak sesuai dapat kita abaikan. Setelah proses penyaringan selesai, maka pengumpulan data dapat dilaksanakan. d.
d.
Evaluasi Data
Data yang telah terkumpul perlu kita evaluasi terlebih dahulu, khususnya berkaitan dengan kualitas dan kecukupan data. Jika peneliti merasa bahwakualitas data sudah dirasakan baik dan jumlah data sudah cukup, maka datatersebut dapat kita gunakan untuk menjawab masalah yang akan kita teliti.
e.
e.
Menggunakan Data
Tahap terakhir strategi pencarian data ialah menggunakan data tersebut untuk menjawab masalah yang kita teliti. Jika data dapat digunakan untuk menjawabmasalah yang sudah dirumuskan, maka tindakan selanjutnya ialahmenyelesaikan penelitian tersebut. Jika data tidak dapat digunakan untuk menjawab masalah, maka pencarian data sekunder harus dilakukan lagidengan strategi yang sama. 14.5.
Memilih Metode Pengambilan Data
Pengambilan data sekunder tidak boleh dilakukan secara sembarangan, oleh karena itukita memerlukan metode tertentu. Cara-cara pengambilan data dapat dilakukan secara a)manual, b) online dan c) kombinasi manual dan online. a.a.
Pencarian Secara Manual
Sampai saat ini masih banyak organisasi, perusahaan, kantor yang tidak mempunyai data base lengkap yang dapat diakses secara online. Oleh karenaitu, kita masih perlu melakukan pencarian secara manual. Pencarian secaramanual bisa menjadi sulit jika kita tidak tahu metodenya, karena banyaknyadata sekunder yang tersedia dalam suatu organisasi, atau sebaliknya karenasedikitnya data yang ada. Cara yang paling efisien ialah dengan melihat bukuindeks, daftar pustaka, referensi, dan literature yang sesuai dengan persoalanyang akan diteliti. Data sekunder dari sudut pandang peneliti dapatdiklasifikasikan menjadi dua, yaitu data internal__ data yang sudah tersedia dilapangan; dan data eksternal__ data yang dapat diperoleh dari berbagaisumber lain.
• •
Lokasi Internal
: Lokasi internal dapat dibagi dua sebagai sumber informasi yang berasal dari database khusus dan database umum. Data base khusus biasanya berisi informasi penting perusahaan yang biasanyan dirahasiakan dan tidak disediakan untuk umum, misalnya,data akutansi, keuangan, sdm, data penjualan dan informasi pentinglainnya yang hanya boleh diketahui oleh orang-orang tertentu di perusahaan tersebut. Data jenis ini akan banyak membantu dalammendeteksi dan memberikan pemecahan terhadap masalah yang akankita teliti di perusahaan tersebut.