Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
BAB II

BAB II

Ratings: (0)|Views: 8 |Likes:
Published by IwanHariyanto

More info:

Published by: IwanHariyanto on Oct 30, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/05/2014

pdf

text

original

 
BAB IIKAJIAN PUSTAKA DAN HIPOTESIS PENELITIAN
A.Kajian Pustaka1.Konseling Behavioristia.Pengertian Bimbingan dan Konseling
Bimbingan dan konseling berasal dari dua kata yaitu bimbingandan konseling. Bimbingan merupakan terjemahan dari
 guidance
yangdidalamnya terkandung beberapa makna. Sertzer & Stone (dalamDahlani, www.konselingindonesia.com, 2009) menemukakan bahwa
 guidance
berasal kata guide yang mempunyai arti
to direct, pilot,manager, or stee
(menunjukkan, menentukan, mengatur, ataumengemudikan).Prayitno dan Erman Amti (2004:99) mengemukakan bahwa bimbingan adalah proses pemberian bantuan yang dilakukan olehorang yang ahli kepada seorang atau beberapa orang individu, baik anak-anak, remaja, maupun dewasa agar orang yang dibimbing dapatmengembangkan kemampuan dirinya sendiri dan mandiri denganmemanfaatkan kekuatan individu dan sarana yang ada dan dapatdikembangkan berdasarkan norma-norma yang berlaku. Sementara,Winkel (2005:27) mendefenisikan bimbingan: (1) suatu usaha untuk melengkapi individu dengan pengetahuan, pengalaman dan informasi10
 
tentang dirinya sendiri, (2) suatu cara untuk memberikan bantuankepada individu untuk memahami dan mempergunakan secara efisiendan efektif segala kesempatan yang dimiliki untuk perkembangan pribadinya, (3) sejenis pelayanan kepada individu-individu agar mereka dapat menentukan pilihan, menetapkan tujuan dengan tepatdan menyusun rencana yang realistis, sehingga mereka dapatmenyesuaikan diri dengan memuaskan diri dalam lingkungan dimanamereka hidup, (4) suatu proses pemberian bantuan atau pertolongankepada individu dalam hal memahami diri sendiri, menghubungkan pemahaman tentang dirinya sendiri dengan lingkungan, memilih,menentukan dan menyusun rencana sesuai dengan konsep dirinya dantuntutan lingkungan.Djumhur dan Moh. Surya, (dalam Dahlani,www.konselingindonesia.com, 2009) berpendapat bahwa bimbinganadalah suatu proses pemberian bantuan yang terus menerus dansistematis kepada individu dalam memecahkan masalah yangdihadapinya, agar tercapai kemampuan untuk dapat memahami dirinya(
 self understanding 
), kemampuan untuk menerima dirinya (
 self acceptance
), kemampuan untuk mengarahkan dirinya (
 self direction
)dan kemampuan untuk merealisasikan dirinya (
 self realization
) sesuaidengan potensi atau kemampuannya dalam mencapai penyesuaian diridengan lingkungan, baik keluarga, sekolah dan masyarakat.11
 
Dalam Peraturan Pemerintah No. 29 Tahun 1990 tentangPendidikan Menengah dikemukakan bahwa “…Bimbingan merupakan bantuan yang diberikan kepada peserta didik dalam rangkamenemukan pribadi, mengenal lingkungan, dan merencanakan masadepan…” (dalam Dahlani,www.konselingindonesia.com, 2009).Berdasarkan pengertian di atas dapat dipahami bahwa bimbingan pada prinsipnya adalah proses pemberian bantuan yangdilakukan oleh orang yang ahli kepada seorang atau beberapa orangindividu dalam hal memahami diri sendiri, menghubungkan pemahaman tentang dirinya sendiri dengan lingkungan, memilih,menentukan dan menyusun rencana sesuai dengan konsep dirinya dantuntutan lingkungan berdasarkan norma-norma yang berlaku.Sedangkan konseling menurut Prayitno dan Erman Amti(2004:105) adalah proses pemberian bantuan yang dilakukan melaluiwawancara konseling oleh seorang ahli (disebut konselor) kepadaindividu yang sedang mengalami sesuatu masalah (disebut klien) yang bermuara pada teratasinya masalah yang dihadapi klien. Sejalandengan itu, Winkel (2005: 34) mendefinisikan konseling sebagaiserangkaian kegiatan paling pokok dari bimbingan dalam usahamembantu konseli/klien secara tatap muka dengan tujuan agar kliendapat mengambil tanggung jawab sendiri terhadap berbagai persoalanatau masalah khusus.12

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->