Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
37Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
contoh laporan TA

contoh laporan TA

Ratings:

5.0

(2)
|Views: 4,440 |Likes:
Published by arimbawan

More info:

Published by: arimbawan on Aug 02, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/29/2013

pdf

text

original

 
BABIPENDAHULUAN1.1 Latar Belakang
Usaha batu permata untuk dijadikan perhiasan seperti cincin, mata kalung, perhiasan pada gagang keris atau tombak, dan sebagainya merupakan salah satualternatif dalam meraih penghasilan ketika menghadapi masa krisis moneter sekarang ini. Karena disamping biaya untuk mendapatkan batu itu tidak terlalumahal, proses pengerjaannya sederhana, dan harga jual batu permata tersebutadalah tinggi. Usaha ini banyak dijumpai di Kabupaten Karangasem Bali dalam bentuk industri kecil atau industri rumah tangga. Namun dalam mengerjakannyamasih menggunakan cara-cara tradisional. Umumnya mereka hanya mempunyaialat berupa gerinda untuk memotong dan membentuk batu tersebut. Permata yangsemula masih berbentuk batu baik batu pirus, batu akik, batu kecubung, dansemacamnya dipotong-potong menjadi bagian kecil dengan teknik tertentu.Kemudian potongan kecil dibentuk dan dihaluskan dengan menggunakan gerinda.Proses akhir adalah menggosok atau mengasah batu permata tersebut biar licindan menggkilap. Proses ini dilakukan dengan cara manual yaitu batu kecil yangsudah dibentuk dilengketkan pada ujung kayu sebagai gagang kemudian digosok-gosok menggunakan tangan pada permukaan kertas atau kain halus. Hal inimenimbulkan banyak keluhan pada perajin permata tersebut terutama keluhan pada otot lengan dan pinggang. Disamping itu juga produktivitasnya rendahkarena penggosokan secara manual memakan waktu yang agak lama dengan hasilyang sangat minim. Dari keluhan dan produktivitas yang rendah ini perlu adanyasuatu alat bantu yang dapat dipakai oleh para perajin permata dalam rangkamemperbaiki produktivitasnya.Manuaba (1992) menyatakan bahwa usaha pengadaan/perbaikan peralatankerja hendaknya bersifat sederhana, murah biayanya, mudah dilakukan, dan dapatmemberikan keuntungan secara ekonomi. Demikian juga menurut prasetyowibowo (1999) yaitu dalam merancang suatu peralatan agar dapatmemenuhi fungsinya dan menjadi perhatian utama dari keinginan masyarakat(pemakai).
 International Labour Organization
yang bekerja sama dengan1
 
 International Ergonomics Association
(2000) merekomendasikan bahwa untuk  pekerjaan yang berulang-ulang sebaiknya digunakan peralatan khusus yangdisesuaikan dengan kebutuhan operasi, penggunaannya aman, dan harganyamurah sehingga bisa mempercepat operasi dan dapat meningkatkan produktivitas.Sedangkan Adiputra, dkk (2000) mengatakan bahwa melalui intervensi ergonomi pada industri skala kecil dengan menggunakan meja dan kursi yang ergonomisakan menurunkan beban kerja dan keluhan subjektif, serta meningkatkan produktivitas kerja secara signifikan.Untuk memberikan solusi dari permasalahan masyarakat masyarakat perajin batu permata terutama di Karangasem perlu dilakukan suatu rancangan peralatan yang dapat digunakan untuk menggosok batu permata sehingga bisameningkatkan produktivitas dan pengasilan para perajin. Sehingga dipandang perlu melakuan penelitian tentang perancangan alat pengasah batu permata.
1.2. Rumusan Masalah
Bertitik tolak pada uraian pendahuluan diatas maka yang menjadi rumusan permasalahan dalam penelitian ini adalah :
1.
Apakah dengan penggunaan rancangan alat pengasah batu permata dapatmeningkatkan produktivitas kerja perajin batu permata di kelurahan SubaganKarangasem.2.Seberapa besar peningkatan produktivitas kerja perajin permata akibat dari penggunaan rancangan alat pengasah batu permata pada perajin batu permatadi kelurahan Subagan Karangasem.
1.3 Tujuan Penelitian
Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengkaji secara terukur peningkatan produktivitas kerja perajin permata akibat dari penggunaan rancangan alat pengasah batu permata di Kelurahan Subagan Karangasem Bali.2
 
1.4 Manfaat Penelitian
Secara Teoritis diharapkan dapat memperkaya khasanah ilmu pengetahuanserta dapat dijadikan acuan untuk penelitian yang sejenis atau penelitian lebihlanjut yang mendalam. Secara praktis, penelitian ini diharapkan :a. Dapat memberikan solusi untuk meningkatkan produktivitas kerja dengan biayayang murah dan mudah dilakukan bagi industri kecil terutama dibidang usaha batu permata. b. Menjadi salah satu masukan bagi pemerintah dalam pengambilan kebijakanuntuk membina industri kecil dan menengah sebagai upaya peningkatan produktivitas dan menjaga tingkat kesehatan serta kesejahteraan pekerjaterutama di sektor informal seperti industri kecil atau industri rumah tangga.c. Dapat dipraktekkan oleh para pengusaha ataupun pekerja industri kecil di bidang kerajinan batu permata untuk menaikkan pendapatan atau mendapatkankeuntungan ekonomi yang lebih besar.3

Activity (37)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Anto Mx liked this
Azis Sakka Inget liked this
Moeda Mymoety liked this
Eco Stairs Wall liked this
Tanz Tamchar liked this
Taufik Achmad liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->