Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
0Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
DIKTAT UROGENITALIA

DIKTAT UROGENITALIA

Ratings:

4.5

(2)
|Views: 8,933|Likes:
Published by Syukri La Ranti
Laporan ini sebetulnya masih banyak butuh pengeditan.

Jadi cek dulu sebelum mengumpul laporan.
Laporan ini sebetulnya masih banyak butuh pengeditan.

Jadi cek dulu sebelum mengumpul laporan.

More info:

Published by: Syukri La Ranti on Aug 02, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

07/10/2013

pdf

text

original

 
DIKTAT
UROGENITALIA
DR. H. ABD. RAZAK DATU, PH.D., P.A.K.
BAGIAN ANATOMI FAK. KEDOTERANUNIVERSITAS HASANUDDINMAKASSAR.
 
UROGENITALIA
Urogenitalia adalah gabungan dari sisterna urinarius dan sisterna genitalia.Sistem urinarius dari ren, ureter, vesica urinaria dan urethra. Sisterna genitalia terdiridari organa genitalia msculina dan organ genitalia femina.Kedua sistem ini dibicarakan bersama-sama atas dasar ontogeni dan adanya organyang berfungsi ganda. Urethra masculina berada di dalam penis, merupakan bagiandari sisterna urinarius dan bagian dari sisterna reproduksi. Urethra feminina terletakberdampingan (di ventral) vagina, serta bermuara ke dalam vulva.Organ-organ urogenitalia ada yang terdapat di dalam cavum abdominis, cavitaspelvis dan ada yang berada di bagian luar tubuh. Sebaliknya di dalam cavitas pelvisterdapat pula sebagian dari tractus digestivus, seperti ileum, colon sigmoideum danrectum.
BAB IPELVIS
PendahuluanPelvis berfungsi dalam transmisi gaya berat badan pada waktu berdiri, dudukdan berpindah tempat. Pada wanita pelvis mempunyai fungsi tambahan, yaitumerupakan jalan lahir bagi bayi pada waktu partus.
SKELETON PELVIS
Tulang-tulang yang membentuk pelvis terdiri atas dua buah os coxae, yangberada di bagian ventral dan lateral, os sacrum dan os coccygeus di bagian dorsal.Dalam posisi Anatomi, spina iliaca anterior superior dan tuberculum pubicumterletak pada bidang frontal yang sama; ujung coccygeus dan margo superior symphysis osseum pubis berada pada bidang horizontal yang sama. Facies internacorpus pubis terletak menghadap ke arah cranial, ditempati oleh vesica urinaria.Facies pelvina ossis sacri menghadap ke arah caudal. Pelvis minor (= true pelvis )membentuk apertura pelvis superior, cavitas pelvis dan apertura pelvis inferior.Apertura pelvis superior (= pelvic inlet ) dibentuk oleh tepi cranialis symphysisosseum pubis, linea arcuata sinistra dan linea arcuata dextra, serta promontorium.Pada apertura pelvis superior dapat diukur diameter conjugata (=diameter anterior posterior), diameter obliqua dan diameter transversal (= diameter sinister). Diameter conjugata adalah jarak antara promontorium dan tepi cranialissymphysis osseum pubis. Diameter conjugata diagonalis adalah jarak antarapromontorium dan tepi caudalis symphysis osseum pubis, yang diukur dengan caramelakukan vaginal toucher. Diameter transversal adalah jarak antara articulatiosacroiliaca dengan eminentia iliopectinae yang kontra lateral.Cavitas pelvis letaknya mengarah ke dorsal dan caudal, mulai dari aperturapelvis superior sampai pada apertura pelvis inferior; bentuk dinding dorsal lebihpanjang daripada dinding ventralnya.Apertura pelvis inferior (= pelvic outlet) berbentuk belah ketupat, dibatasi olehligamentum arcuatum pubis, ramus inferior ossis pubis, tuber ischiadicum,ligamentum sacrotubersum dan ujung os coccygeus.Klasifikasi pelvis pada wanita ditentukan atas dasar bentuk pelvic inlet danukuran-ukurannya. Menurut bentuknya apertura pelvis superior dibagi menjadi 4 tipe,sebagai berikut :1.gynecoid, berbentuk bulat ;2.android, berbentuk jantung kartu ;3.anthropoid, berbentuk oval ;4.platypelloid, berbentuk oval melintang.
 
DINDING PELVIS
Dinding pelvis terdiri atas tiga lapisan, yakni lapisan internal, intermedia danexternal.Lapisan intermedia terdiri dari os sacrum, os coccygeus dan os coxae, sertamembrana obturatoria, ligamentum sacrotubersum dan ligamentum sacrospinosum.Lapisan externa dibentuk oleh otot-oto dan fascia yang berada di sebelahsuperficialis dari lapisan intermedia, termasuk m.gluteus maximus.Lapisan interna dibentuk oleh otot-otot dan fascia yang melekat pada lapisaninterrmedia; selain itu dibentuk pula oleh peritoneum, pembuluh darah dan serabut-serabut saraf.Dinding pelvis dibagi menjadi dua buah dinding lateral, sebuah dindingposterior dan sebuah dinding dasar (= lantai ).
Dinding lateral 
dibentuk oleh bagian dari os coxae yang berada di sebelah caudaldari linea terminalis, ditutupi oleh m.obturator internus dan fascia obturatoria. Padam.obturator internus terdapat nervus obturatorius dan cabang-cabang dari vasa iliacainterna yang berjalan ke arah ventro-caudal. Percabangan pembuluh darah yangdimaksud adalah arteria umbicalis, arteria obturatoria, arteria vesicalis superior, danpada wanita arteria uterina serta arteria vaginalis. Di bagian posterior dari dinding initerdapat ureter, di bagian anterior terdapat ligamentum teres uteri (= round ligamentof uterus ) dan pada pria ductus deferens. Pada wanita di dinding lateral terdapatfossa ovarica, yakni suatu cekungan yang dibatasi oleh arteria umbilicalis, yang telahmengalami obliterasi, di bagian anterior terdapat ureter, dan di bagian posterior terdapat vasa iliaca communis.
Dinding posterior 
berbentuk melengkung; bagian cranialnya menghadap ke arahcaudo-ventral. Dibentuk oleh os sacrum dan os coccygeus. Pada bagian lateralterdapat m.piriformis dan m.coccygeus. Pada dinding ini terdapat plexuslumbosacralis, plexus venosus dan percabangan arteria iliaca intrna. Padapermukaan os sacrum terletak arteria sacralis media dan truncus sympathicus yangberjalan di sebelah caudalnya.
Dinding dasar (lantai)
dibentuk oleh peritoneum, diaphragma pelvis, diaphragmaurogenitale dan perineum.Peritoneum di bagian caudal membentuk refleksi dan bagian ventral rectummenuju ke vesica urinaria, yang pada pria membentuk excavatio rectovesicalis, padawanita refleksi ini menuju ke uterus dan vagina membentuk excavatio rectouterina.padA sisi lateral dari excavatio tersebut terdapat lipatan peritoneum yang membentukplica rectovesicalis dan plica rectouterina. Baik pada pria maupun pada wanita keduaplica ini dinamakn plica sacrogenitale. Pada wanita refleksi peritoneum daripermukaan anterior uterus menuju ke vesica urinaria membentuk
excavatiovesicouterina.Diaphragma pelvis
dibentuk oleh m.levator ani dan m.coccygeus serta fasciapelvis lamina parietalis, yang membungkus kedua otot tersebut. M.levator animerupakan otot yang kuat dan tebal, terletak hampir horizontal. Di rectum pada priadan wanita. Ketiga organ tersebut tadi mendapat dukungan dari serabut-serabutm.levator ani. M.levator ani dibagi menjadi tiga bagian, yakni m.pubococcygeus,m.puborectalis dan m.ileococcygeus.
m.pubococcygeus
merupakan bagian yang utama, melekat dari facies dorsaliscorpus pubis, berjalan ke dorsal menuju ke os coccygeus. Pada pria otot inimengarah ke dorsal, megadakan perlekatan pada glandula prostat (myofibril bagianmedial), disebut m.levator prostatae. Pada wanita serabut otot di bagian medialtersebut mengadakan perlekatan pada urethra dan vagina, disebut m.pubovaginalis;myofibril yang lainnya bersama-sama dengan myofibril yang kontralateralmembungkus urethra dan vagina, dinamakan
m.sphincter vaginae.
Di bagian dorsal

Activity (0)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Eri Puspita liked this
Herawati Saman liked this
febri3131 liked this
montere liked this
Hadi El-Maskury liked this
Tata Bisa liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->