menghadapi pekerjaan atau keadaan tertentu, yang mencakup kecakapanakademik
(academic skill)
atau kecakapan intelektual dan kecakapanvokasional
(vocational skill)
. Kecakapan akademik terkait dengan bidang pekerjaan yang lebih memerlukan pemikiran, sehingga mencakupkecakapan mengidentifikasi variabel dan hubungan antara satu denganlainnya (
identifying
variables and describing relationship among them
),kecakapan merumuskan hipotesis
(constructing hypotheses)
, dankecakapan merancang dan melaksanakan penelitian (
designing and implementing a research
). Kecakapan vokasional terkait dengan bidang pekerjaan yang lebih memerlukan keterampilan motorik. Kecakapanvokasional mencakup kecakapan vokasional dasar
(basic vocational skill)
dan kecakapan vokasional khusus
(occupational skill)
. (Depdiknas,2003:18)Secara umum pelatihan merupakan bagian dari pendidikan yangmenggambarkan suatu proses dalam pengembangan organisasi maupunmasyarakat. Pendidikan dengan pelatihan merupakan suatu rangkaian yang tak dapat dipisahkan dalam sistem pengembangan sumberdaya manusia, yang didalamnya terjadi proses perencanaan, penempatan, dan pengembangan tenagamanusia. Dalam proses pengembangannya diupayakan agar sumberdaya manusiadapat diberdayakan secara maksimal, sehingga apa yang menjadi tujuan dalammemenuhi kebutuhan hidup manusia tersebut dapat terpenuhi. Moekijat (1993:3) juga menyatakan bahwa “pelatihan adalah suatu bagian pendidikan yangmenyangkut proses belajar untuk memperoleh dan meningkatkan keterampilandiluar sistem pendidikan yang berlaku, dalam waktu yang relatif singkat dan
Leave a Comment