• Embed Doc
  • Readcast
  • Collections
  • CommentGo Back
Download
 
 Jurnal Ranying Bunu, Vol.2, No.2, Juni 2007 Penataan Peningkatan Kualitas...(Agus Mulyawan) 51-59
LATAR BELAKANG
Tujuan Sistem Pendidikan Nasionaladalah menciptakan manusia seutuhnyayang mempunyai kemampuan danketerampilan untuk secara mandirimeningkatkan taraf hidup lahir batin. Daritujuan pendidikan tersebut tersirat adanyatuntutan kemampuan-kemampuan yangmulti dimensi, dalam arti mencakup ranah-ranah
kognitif, psikomotor 
dan
afektif 
bagisetiap lulusan dan keluaran dari SistemPendidikan Nasional yang ada. Dalammenyusun tujuan pendidikan akademik di Perguruan Tinggi, diupayakan untuk menyatukan tatanan keilmuan dengantatanan kekhasan kompetensi (keahlian)yang diperlukan mahasiswa dalammelakukan transisi kehidupan dewasa.Oleh karena itu substansi pembelajaranharus mencakup :
learning to know, learning to do, learning to be
dan
learning to live together 
.Sehubungan dengan itu, dalam rangkamencapai tujuan yang bersifat multidimensi dalam proses pembelajarandi Perguruan Tinggi, diperlukan strategi pembelajaran yang memadai. Salah satustrategi pembelajaran yang dianggap dapatmencakup tiga ranah sekaligus sepertiyang telah diuraikan adalah dengan sebuah
 Praktikum
.Praktikum merupakan strategi pembelajaran atau bentuk pengajaran yangdigunakan untuk membelajarkan secara bersama-sama kemampuan psikomotorik (keterampilan), pengertian, dan afektif (sikap) menggunakan sarana laboratorium.Tujuan utama dalam hal praktikum iniadalah bagaimana mendisain dan
ISSN : 1904 - 4107
51
PENATAAN PENINGKATAN KUALITAS PENDIDIKAN ILMU HUKUMDI TENTUKAN DALAM PENDIDIKAN LATIHAN KEMAHIRAN HUKUM
(LEGALSKILLS)
MELALUI LABORATORIUM HUKUM
(LAB-HUKUM)
(Sebuah Paradigma Perubahan/Reformasi Ilmu Hukum)Oleh : Agus MulyawanDosen Fakultas Hukum, Universitas Palangka RayaAbstrak 
 Dalam struktur organisasi di Fakultas Hukum haruslah adanya Laboratorium Hukum.Seorang sarjana hukum yang akan mempergunakan pengetahuannya dalam masyarakat harus mempunyai dua tingkat kemahiran yaitu Kemahiran Hukum (legal skills) dan Kemahiran Analisa (analytical skills). Ketidakmampuan secara cermat menganalisa suatukasus hukum, adalah keluhan umum yang diajukan terhadap lulusan baru Fakultas Hukum.Timbulnya sebuah kritikan masyarakat tentang “tidak siap kerja” para lulusan Fakultas Hukum, berintikan keinginan kantor-kantor hukum untuk menerima dan memperkerjakanlulusan yang mampu mempergunakan pengetahuan ilmu hukum secara profesional analitisdalam masalah-masalah hukum yang dihadapinya.
Kata Kunci : Kepedulian dan Kerjasama
 
 Jurnal Ranying Bunu, Vol.2, No.2, Juni 2007 Penataan Peningkatan Kualitas...(Agus Mulyawan) 51-59
mengelola sebuah kegiatan praktikum agar tujuan instruksionalnya jelas, isi dankegiatan terarah dengan baik, relevandengan tuntutan tugas profesi lulusan kelak dan dirancang sedemikian rupa sehinggamerupakan pengalaman belajar yangmenarik serta menyenangkan bagimahasiswa, bukan justru sebaliknyamenyiksa dan membosankan.Secara rinci kegunaan praktikumdalam proses pembelajaran adalah sebagai berikut :1.Sebagai latihan praktek bagi paramahasiswa untuk mempraktekkanteori-teori yang telah diterimanyaselama kuliah;2.Praktikum adalah untuk mendapatkan pengalaman praktis yang sangat besar  pengaruhnya terhadap kualifikasikesarjanaan.3.Melatih keterampilan-keterampilanyang dibutuhkan mahasiswa;4.Memberi kesempatan pada mahasiswauntuk menerapkan danmengintegrasikan pengetahuan danketerampilan yang telah dipunyaisebelumnya secara nyata dalam praktek;5.Membuktikan dan atau menemukansuatu konsep secara ilmiah; dan6.Menghargai ilmu dan keterampilanyang dimiliki.Kurikulum Nasional (Khusus) 1993(Keputusan Mendikbud 17 Tahun 1993)mensyaratkan adanya mata kuliah“kemahiran hukum” (legal skills) dalamkurikulum semua Fakultas Hukum.Tujuannya adalah agar lulusan dibekalidengan “kesiapan kerja” yang lebih baik.Dalam organisasi Fakultas Hukumtelah disarankan adanya “laboratoriumhukum” (Lab-Hukum). Tugas Lab-Hukumdimaksud adalah sebagai berikut :1.Menyediakan sumber daya yangmengembangkan kemampuan dosendalam merencanakan, memperbaharuimateri, metode pembelajaran, danevaluasi terhadap materi dan metode2.Memperkaya dan memperbaharuimateri dan metode dengan penelitianserta pengabdian masyarakat, baik dilakukan bersama-sama intra bagianatau antar bagian.3.Melakukan kerjasama dengan pihak ketiga (pihak yang terkait langsungdengan kegiatan praktek studi ilmuhukum)4.Menjalankan dan menyelenggarakan proses belajar mengajar dalam rangka pemenuhan kompetensi dengan pemberdayaan team teaching atau per kelompok 5.Menyelenggarakan peningkatanketerampilan menerapkan hukum baik litigasi maupun non litigasiSelain itu tugas Lab-hukum adalahmenyelenggarakan pendidikan kemahiranhukum secara khusus dan tersendiri;membina (para dosen) menggunakan pendekatan-terapan (applied approach)melalui penyediaan bahan untuk dosen,maupun meningkatkan dosenmenggunakan bahan (kasus, peraturan,kontrak dan lain-lain) tersebut.Memasukan Lab-Hukum dalam “struktur organisasi” Fakultas Hukum adalah dengantujuan memudahkan perolehan dana dan pertanggung jawabannya (terutama untuk PTN).Suatu dilema baru bahwaKetidakmampuan secara cermatmenganalisa suatu kasus hukum, adalahkeluhan umum yang diajukan terhadaplulusan baru Fakultas Hukum. Timbulnya
ISSN : 1904 - 4107
52
 
 Jurnal Ranying Bunu, Vol.2, No.2, Juni 2007 Penataan Peningkatan Kualitas...(Agus Mulyawan) 51-59
sebuah kritikan masyarakat tentang “tidak siap kerja” para lulusan Fakultas Hukum, berintikan keinginan kantor-kantor hukumuntuk menerima dan memperkerjakanlulusan yang mampu mempergunakan pengetahuan ilmu hukum secara profesional analitis dalam masalah-masalah hukum yang dihadapinya.
UMUM.Implikasi Prinsip Relevansi PadaPeranan Dosen.
Dalam merumuskan tujuan matakuliah yang disebut Tujuan InstruksionalUmum, dosen perlu mengidentifikasikemampuan-kemampuan yang diharapkandapat dicapai oleh mahasiswa pada akhir semester. Tujuan ini dijelaskan kepadamahasiswa berikut relevansinya dengankebutuhan berbagai dunia kerja yangmungkin menjadi pekerjaan mereka nanti.Kemampuan dosen dalammerumuskan dan menjelaskan tujuaninstruksional secara keseluruhan sertamenjelaskan secara meyakinkan kepadamahasiswa menjadi titik strategis pertamadari penerapan prinsip relevansi dalam pendidikan. Dalam memilih danmenyajikan perkuliahan, disampingmenghimpun atau menyusun bahan-bahanyang relevan dengan tujuan instruksional,dosen juga perlu mengembangkan latihankemahiran dan juga latihan penerapankonsep, prinsip, serta prosedur yang adadalam bahan tersebut ke dalam berbagaidunia kerja yang mungkin menjadi pekerjaan mahasiswa setelah lulus nanti.Agar pelaksanaan pemberian latihankemahiran dan juga latihan penerapankonsep, prinsip, serta prosedur yang adadalam bahan tersebut berlangsung denganmantap perlu dilakukan dengan berbagaicara sebagai berikut :a.Dosen membawa mahasiswa ke dalamtempat/lingkungan kerja danmembahas jenis-jenis tugas yangsedang dikerjakan praktisi/pegawaiyang merupakan penerapan darikonsep-konsep yang sedang dipelajari. b.Dosen mengundang pembicara tamuyang mempunyai profesi dalam bidang pekerjaan yang sesuai dengan matakuliah yang sedang dipelajarimahasiswa.c.Dosen melalui pengaturan perguruantingginya menciptakan kesempatan bagi mahasiswa untuk mencobamelakukan (berpraktek/magang) tugasseperti yang dikerjakan praktisi/pegawai di lingkungan kerjatersebut.Proses perkuliahan yang baik harusdilengkapi dengan hal lain, yaitu penilaianterhadap proses dan hasil perkuliahan.Penilaian terhadap proses perkuliahandisamping bertujuan untuk memperbaiki perkuliahan dalam rangka mengingkatkanefektifitas perkuliahan, juga bertujuanuntuk meningkatkan motivasi mahasiswadalam mata kuliah tersebut. Mahasiswayang dilibatkan dalam penilaian proses perkuliahan akan merasa diberikesempatan untuk ikut memikirkan pengembangan perkuliahan tersebut.Perasaan seperti itu pada gilirannya akanmenambah perhatian dan minatnyaterhadap mata kuliah dan bidang pekerjaanyang memerlukan penerapan pengetahuanyang dipelajarinya.
Model Latihan dan PenelitianJurisprudensial
Dasar pemikiran model ini adalahkonsepsi tentang masyarakat yangmemiliki pandangan dan prioritas yang
ISSN : 1904 - 4107
53
of 00

Leave a Comment

You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...
You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...