Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
532Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Pancasila Sebagai Sumber Nilai Dan Paradigma Pembangunan

Pancasila Sebagai Sumber Nilai Dan Paradigma Pembangunan

Ratings:

4.57

(7)
|Views: 76,276 |Likes:
Published by bethulah

More info:

Published by: bethulah on Aug 06, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/05/2013

pdf

text

original

 
10
BAB IPENDAHULUAN
A.Latar Belakang
Pancasila sering disebut sebagai dasar falsafah/filsafah negara danideologi negara. Pancasila dipergunakan sebagai dasar untuk mengaturpemerintahan dan mengatur penyelenggaraan negara. PengertianPancasila sebagai dasar negara sesuai dengan bunyi pembukaan UUD1945 ‘....maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan Indonesia itu dalamsuatu Undang-Undang Dasar negara Indonesia yang berkedaulatan rakyatdengan berdasar kepada: Ketuhanan Yang Maha Esa, kemanusiaan yangadil dan beradab, persatuan Indonesia, kerakyatan yang dipimpin olehhikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan, serta denganmewujudkan suatu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.’Pancasila dalam pengertian ini sering disebut sebagai pandanganhidup, pegangan hidup, pedoman hidup, petunjuk hidup, dan jalan hidup(way of life). Dalam hai ini, Pancasila dipergunakan sebagai petunjukhidup atau perilaku dalam kehidupan sehari-hari. Dengan kata lain,Pancasila digunakan sebagai petunjuk arah semua kegiatan atau aktivitashidup dan kehidupan masyarakat di segala bidang. Semua tingkah lakudan perbuatan setiap manusia Indonesia harus dijiwai dan merupakanpancaran dari semua sila Pancasila.
B.Tujuan
Agar para pembaca dapat mengetahui dan mengerti tentang:1.Pancasila sebagai sumber nilai2.Pancasila sebagai paradigma pembangunan
 
10
BAB IIISI
A.
Analisis Pancasila Sebagai Sumber Nilai1.Pengertian Nilai
Pada
kamus ilmiah populer 
dijelaskan bahwa nilai adalah tentang apayang baik, benar, bijaksana, dan apa yang berguna, sifatnya lebih abstrakdari norma. Sedangkan
Nursal Luth dan Daniel Fernandes
mengatakanbahwa nilai adalah perasaan-perasaan tentang apa yang di inginkan atautidak diinginkan yang mempengaruhi perilaku sosial dari orang yangmemiliki nilai itu. Nilai bukanlah soal benar atau salah, tetapi soaldikehendaki atau tidak, disenangi atau tidak. Nilai merupakan kumpulansikap dan perasaan-perasaan yang selalu diperhatikan melalui perilakuoleh manusia. Dari beberapa pengertian nilai di atas, dapat dipahamibahwa nilai adalah kualitas ketentuan yang bermakna bagi kehidupanmanusia perorangan, masyarakat, bangsa, negara.
 Nietzche
mengatakan nilai adalah tingkat atau derajat yangdiinginkan oleh manusia. Nilai yang merupakan tujuan dari kehendakmanusia yang benar sering ditata menurut susunan tingkatannya, dimulaidari bawah, yaitu nilai hedonis (kenikmatan), nilai utilitaris (kegunaan),nilai biologis (kemuliaan), nilai diri estetis (keindahan, kecantikan), nilai-nilai pribadi (sosial, baik), dan yang paling atas adalah nilai religius(kesuciaan).
a. Ciri-ciri nilai
1.
Nilai-nilai yang mendarah daging (
internalized value
)
 Yaitu nilai yang telah menjadi kepribadian bawah sadar atauyang mendorong timbulnya tindakan tanpa berfikir lagi. Biladilanggar maka akan timbul perasaan malu atau bersalah yangmendalam dan sukar dilupakan, misalnya orang yang taatberagama akan menderita beban mental apabila melanggar salahsatu norma yang ada dalam agamanya.
2.Nilai yang dominan
 
10
Merupakan nilai yang dianggap lebih penting daripada nilai-nilai lainnya. Tampak pada pilihan yang dilakukan seseorang padawaktu berhadapan dengan beberapa alternatif tindakan harusdiambil. Beberapa pertimbangan dominan atau tidaknya nilaitersebut adalah sebagai berikut:1.Banyaknya orang yang menganut nilai tersebut2.Lamanya nilai tersebut dirasakan anggota kelompok tersebut3.Tingginya usaha untuk mempertahankan nilai itu4.Tingginya kedudukan (prestice) orang-orang yang membawakannilai tersebut
b.Macam-macam Nilai
Nilai berhubungan erat dengan budaya dan masyarakat.Menurut prof.Dr. Notonegoro, nilai dibagi menjadi 3 bagian yaitu:
1.
Nilai material
, yaitu segala sesuatu yang berguna bagi unsurmanusia.
2.
Nilai vital
, yaitu segala sesuatu yang berguna bagi manusiauntuk dapat mengadakan aktivitas.
3.
Nilai kerohanian
, yaitu segala sesuatu yang berguna bagi jiwa/rohani manusia. Nilai kerohanian dapat dibagi atas 4 macamyaitu,a.Nilai kebenaran atau kenyataan yang bersumber dari unsurakal manusiab.Nilai keindahan yang bersumber dari unsur rasa manusiac.Nilai moral/kebaikan yang berunsur darikehendak/kemauand.Niali religius, yaitu merupakan nilai Ketuhanan, kerohanianyang tinggi dan mutlak yang bersumber dari keyakinan/kepercayaan manusiaManusia menjadikan nilai sebagai landasan, alasan, ataumotivasi dalam segala tingkah laku dan perbuatannya. Dalambidang pelaksanaannya, nilai-nilai dijabarkan dan diwujudkan dalambentuk kaidah atau norma.

Activity (532)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred thousand reads
Adhie Pra Ryuuku liked this
Rizka Husni liked this
Ahmad Ckrng liked this
Bobby CleverLy added this note
ngadownload nya gmna euyy
Melly Mellisa added this note
thanks yea...................................
Z Suparkan liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->