Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Menyadari Kelemahan Manusia

Menyadari Kelemahan Manusia

Ratings: (0)|Views: 0 |Likes:
Published by Rizky M Faisal

More info:

Published by: Rizky M Faisal on Nov 05, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/10/2014

pdf

text

original

 
06/11/13Hizbut Tahrir Indonesia » Blog Archive » Menyadari Kelemahan Manusiam.hizbut-tahrir.or.id/2013/11/06/menyadari-kelemahan-manusia/1/8
Menyadari Kelemahan Manusia
November 6th, 2013 by solihan
(Tafsir QS ath-Thariq [86]: 1-7)
*
ٍقِﻓاَد
 
ٍ ﺎَﻣ
 
ْنِﻣ
 
َقِُﺧ
 *
َقِُﺧ
 
ﱠمِﻣ
 
ُنﺎَﺳْﻧﻹا
 
ِرُظْﻧَْَﻓ
 *
ٌظِﻓﺎَﺣ
 
ﺎَﮭْﯾََﻋ
 
ﺎﱠﻣَ
 
ٍسْﻔَ
 
ﱡلُﻛ
 
ْنِ
 *
ُبِﻗﺎﱠﺛﻟا
 
ُمْﺟﱠﻟا
 *
ُقِرﺎﱠطﻟا
 
ﺎَﻣ
 
َكاَرْدَأ
 
ﺎَﻣَ
*
ِقِرﺎﱠطﻟاَ
 
ِ ﺎَﻣﱠﺳﻟاَ
*
ِبِاَرﱠﺗﻟاَ
 
ِبْﱡﺻﻟا
 
ِنْﯾَ
 
ْنِﻣ
 
ُجُرْﺧَ
Demi langit dan yang datang pada malam hari. Tahukah kamu apakah yang datang padamalam hari itu? Itulah bintang yang cahayanya menembus. Tidak ada suatu jiwa punmelainkan ada penjaganya. Karena itu hendaklah manusia memperhatikan, dari apakah diadiciptakan? Dia diciptakan dari air yang dipancarkan, yang keluar dari antara tulang sulbi laki-laki dan tulang dada perempuan
(QS ath-Thariq [86]: 1-7).Surat ini dinamakan
ath-thâriq,
diambil dari kata yang terdapat pada ayat pertama. Surat yangterdiri dari tujuh belas ayat ini merupakan Makkiyyah.1 Diriwayatkan oleh An-Nasa’i dalam
Sunan an-Nasa’i al-Kubrâ
dari Jabir ra. yang berkata:Ketika shalat maghrib, Muadz membaca surat al-Baqarah dan an-Nisa’. Lalu Nabi saw.bersabda,
“Apakah engkau ingin menyebarkan fitnah, wahai Muadz? Cukuplah bagimu surat ath-Thariq, asy-Syams, adh-Dhuha dan surat-surat semacamnya.” 
 
Tafsir Ayat
 Allah SWT berfirman:
Wa as-samâi wa ath-thâriq
(Demi langit dan yang datang pada malamhari). Huruf
al-wâwu
di depan kata
as-samâ‘ 
merupakan
wâwu al-qasam
, yang berguna untukmenyatakan sumpah. Yang dijadikan sebagai
al-muqsam bih
adalah
as-samâ‘i
dan
ath-thâriq.
Secara bahasa, kata
as-samâ‘
berarti segala sesuatu yang berada di atas.2 Dikatakan jugaoleh Wahbah az-Zuhaili, kata
as-samâ‘
berarti semua yang berada di atas Anda dan menaungi Anda.3 Kemudian kata tersebut
 
menunjuk pada sesuatu berhadapan dengan bumi, terlihat diatasnya, seperti kubah berwarna biru.4Sebagaimana layaknya sumpah, sesuatu yang dijadikan sebagai objek sumpah (
al-muqsambih
)
 
merupakan perkara besar dan agung. Menurut Fakhruddin ar-Razi, dalam Kitab-Nya AllahSWT banyak menyebut
as-samâ‘
(langit)
, asy-syams
(matahari)
 
dan
 al-qamar
(bulan) karenakeadaan semua benda tersebut—baik dari segi bentuk, perjalanan, terbit dan terbenamnya—sangat mengagum-kan.5
 
06/11/13Hizbut Tahrir Indonesia » Blog Archive » Menyadari Kelemahan Manusiam.hizbut-tahrir.or.id/2013/11/06/menyadari-kelemahan-manusia/2/8
 Adapun
ath-thâriq
pada asalnya merupakan bentuk
fâ’il
dari kata
ath-tharq
yang berarti
adh-dharb
(memukul, mengetuk), yang pukulannya sangat keras hingga terdengar suaranya. Darikata tersebut terdapat kata
al-mathriqah
(palu, martil) dan
tharîq
(jalan). Kemudiansecara
‘urf 
(kebiasaan)
,
kata tersebut
 
bermakna orang yang berjalan di suatu jalan. Disebutdemikian karena terbayangkan dari orang yang sedang berjalan seolah-olah sedang memukul jalan dengan telapak kakinya. Selanjutnya pengertian tersebut menjadi populer dan menjadimakna hakiki. Kata tersebut juga dikhususkan untuk menyebut sesuatu atau seseorang yangdatang pada malam hari. Sebab, pada malam hari sebagian besar pintu dalam keadaanterkunci sehingga (untuk masuk) harus diketuk. Makna tersebut kemudian meluas mencakupsegala sesuatu yang tampak pada malam hari.6 Bahwa
ath-thâriq
bermakna semua yang datang pada malam juga disampaikan banyakmufassir. Dikatakan al-Baidhawi, secara
‘urfi 
 kata
ath-thâriq
dikhususkan untuk menunjuksesuatu yang datang pada malam hari, dan kemudian digunakan untuk sesuatu yang terbe-nam.7Diterangkan juga oleh Fakhruddin ar-Razi,
ath-thâriq
adalah segala sesuatu yang datangpada malam hari, baik bintang maupun lainnya. Tidak disebut
thâriq
 jika datang pada sianghari. Bukti pengertian tersebut adalah ucapan kaum Muslim dalam doa mereka:
Na’udzu bilLâhmin thawâriq al-layl
(Kami berlindung kepada Allah dari sesuatu yang datang pada malamhari). Ada juga hadis dari Jabir bin Abdullah ra. bahwa Rasulullah saw. bersabda:
ﺎ ﻗوُرُط
 
ُﮫَْھَأ
 
ُلُﺟﱠرﻟا
 
َﻰِْﺄَ
 
ْنَأ
 
ُهَرْﻛَ
Beliau tidak suka laki-laki datang kepada keluarganya malam hari
(HR al-Bukhari, AbuDawud, dan Ahmad). Dalam konteks ayat ini,
ath-thâriq
berarti
an-najm
(bintang), sebagaimana dijelaskan ayatberikutnya. Bintang disebut
thâriq
karena hanya bisa dilihat pada malam hari dan tidak tampakpada siang hari.8 Kemudian
 
 Allah SWT berfirman:
Wamâ adrâka mâ ath-thâriq
(Tahukah kamu apakah yangdatang pada malam hari itu?). Kalimat tanya dalam ayat ini berguna untuk menyatakan
at-ta’ajjub wa at-ta’zhîm
(kekaguman dan pengagungan).9 Pertanyaan tersebut diharapkan dapatmemunculkan rasa penasaran bagi pendengarnya untuk mengetahui hakikat perkaranya lebih jelas.Menurut Sufyan bin Uyainah, segala sesuatu yang di dalam al-Quran disebutkan
adrâka,
telah diberitakan oleh Rasulullah saw. Adapun yang disebutkan
yudrîka,
belumdiberitakan, seperti firman Allah SWT:
ٌبﯾِرَﻗ
 
َﺔَﻋﺎﱠﺳﻟا
 
ﱠلَﻌَ
 
َكﯾِرْدُ
 
ﺎَﻣَ
 
06/11/13Hizbut Tahrir Indonesia » Blog Archive » Menyadari Kelemahan Manusiam.hizbut-tahrir.or.id/2013/11/06/menyadari-kelemahan-manusia/3/8
Tahukah kamu, boleh jadi Hari Kiamat itu (sudah) dekat?
(QS asy-Syura [42]: 17).
 
Selanjutnya Allah SWT berfirman:
 An-Najm ats-tsâqib
(Itulah bintang yang cahayanyamenembus). Kata
an-najm
berarti
al-kawkab ath-thâli
(bintang atau planet yangterbit).10 Adapun
ats-tsâqib
awalnya berarti
al-khâriq
(yang menembus), kemudianberkembang menjadi
al-mudhî‘
(yang bersinar, bercahaya) lantaran dapat menembuskegelapan. Kadang kata itu dikhususkan untuk menyebut bintang dan meteor karenacahayanya yang dapat menembus antariksa.11 Dengan demikian
an-najm ats-tsâqib
berarti bintang yang bersinar. Ada yang berpendapatbahwa kata tersebut bermakna
al-jins
sehingga mencakup semua bintang. Di antara yangberpendapat demikian adalah al-Hasan.12 Qatadah juga mengatakan bahwa kata tersebutmeliputi semua bintang karena terbitnya pada malam hari dan semua yang datang pada malamhari adalah
thâriq.
13
 
 Ada juga yang memaknai kata itu sebagai
al-ma’hûd
sehingga menunjuk pada suatu bintangtertentu. Menurut Ibnu ‘Abbas, itu adalah bintang
al-Jadi.
14 Ibnu Zaid menafsirkan kata itusebagai bintang
Tsurâya.
Menurut al-Farra`, itu bintang
Zuhal
karena sinarnya menembuslangit yang tujuh
.
 Ada juga yang menafsirkan bahwa itu adalah
asy-Syuhub
(bintang meteor)yang digunakan untuk melempari setan. Penafsiran ini dikaitkan dengan firman Allah SWT:
ٌبِﻗﺎَﺛ
 
ٌبﺎَﮭِﺷ
 
ُﮫَﻌَْﺗَﺄَﻓ
Lalu ia dikejar oleh suluh api yang cemerlang
(QS ash-Shaffat [37]: 10)
.
15 Di antara yang berpendapat demikian adalah as-Sudi. Dia berkata, “Sinarnya menembussetan apabila sinarnya diarahkan kepada dia.” Ikrimah berkata, “Makna
ats-tsâqib
adalah yangbersinar, yang sinarnya dapat membakar setan-setan.16 Setelah disebutkan
al-muqsam bih,
kemudian Allah SWT berfirman:
In kullu nafs[in] lammâ‘alayhâ hâfidz
(Tidak ada suatu jiwa pun melainkan ada penjaganya). Kalimat iniberkedudukkan sebagai
 jawâb al-qasam
atas sumpah yang disebutkan pada ayat pertama. Adapun dua ayat yang berada di antara
al-muqsam bih
dan
 jawâb al-qasam
merupakan
i’tirâdh
(kalimat sisipan).17  Ayat ini memberikan penegasan bahwa bagi setiap jiwa terdapat
hâfizh.
 Ada beberapapenafsiran tentang makna
hâfizh
di sini
. Pertama
: mereka adalah para pengawas yangsenantiasa menulis perbuatan manusia, baik yang kecil maupun yang besar.18 Pendapat inidikuatkan dengafirman Allah SWT:

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->