• Embed Doc
  • Readcast
  • Collections
  • CommentGo Back
Download
 
Antisipasi Konflik PascaPemilu
Oleh : Adi SuryaKetua DPC Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) SumedangMahasiswa FISIP UnpadPemilu adalah momen penting untuk menjaring para wakil rakyat danpresiden serta wakilnya yang memperoleh mandat dan kepercayaan rakyat karenapertimbangan integritas dan kompetensinya (Komarudin Hidayat,2006). Pemilu juga dianggap sebagai sarana untuk melakukan perubahan sosial melalui jalankonsitusional. Dalam Selo Soemarjdan(1962),perubahan sosial diartikan sebagaiperubahan-perubahan pada lembaga-lembaga kemasyarakatan di dalam suatumasyarakat,yang mempengaruhi sistem sosialnya,termasuk di dalamnya nilai-nilai,sikap dan pola perilaku di antara kelompok masyarakat.Artinya,pemiluadalah harapan dan corong bagi sebuah perubahan yang lebih baik.Pemilu kali ini bahkan dikatakan sebagai pemilu paling burukpenyelenggaraanya dalam sepanjang sejarah.Inilah yang menyebabkan pemiludikatakan sebagai angin segar yang menggelisahkan.Pertama,KPU yang notabeneadalah penyelenggara tidak mampu mengelola dan menjalankan tugasnya denganmaksimal. Ini dibuktikan mulai dari ketidakberesan persoalan logistik, payunghukum, pertukaran surat suara,DPT yang amburadul,sosialisasi yang kurang danpersoalan-persoalan teknis operasional lainnya.Kasus yang paling hangat adalahbanyaknya orang (rakyat) yang dipaksa untuk golput karena tidak terdaftar dalamDaftar Pemilih Tetap (DPT). Padahal dalam demokrasi,satu suara yang tidakterjaring akan mencederai kedaulatan rakyat.
of 00

Leave a Comment

You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...
You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...