Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
20Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Pemikiran Ekonomi Islam-go

Pemikiran Ekonomi Islam-go

Ratings: (0)|Views: 4,593|Likes:
Published by Muhemmad

More info:

Published by: Muhemmad on Aug 09, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

11/10/2012

pdf

text

original

 
Makalah Ekonomi Islam
PEMIKIRAN EKONOMI ISLAM
(Kajian Terhadap Sistem Perekonomian Khulafa al-Rasyidin)
By : Muhemmad
1
Prawacana
Islam sebagai suatu agama yang di dasarkan pada ajaran al-Qur’an dan Sunnah,merupakan suatu agama yang memberikan tuntunan tidak saja yang berhubungan secaravertical dengan Tuhan, lebih dari itu Islam juga memberikan tuntunan pada seluruh aspek kehidupan. Islam mengartikan agama juga tidak saja berkaitan dengan spritualitasmaupun ritualitas, namun Islam merupakan serangkaian keyakinan, ketentuan, dan aturanserta tuntutan moral bagi setiap aspek kehidupan manusia. Dan lebih dari itu, Islammemandang agama sebagai sarana kehidupan
 –the way of life-
yang melekat pada setiapaktivitas kehidupan, baik ketika manusia berhubungan ritual dengan Tuhan maupun berinteraksi dengan sesama manusia.Islam memandang keseluruhan aktivitas manusia di bumi ini sebagai
 sunnatullah,
termasuk didalamnya aktivitas ekonomi, Ia menempatkan kegiatan ekonomi sebagai salahsatu aspek penting untuk mendapatkan kemuliaan, dan kerenanya kegiatan ekonomi – seperti kegiatan lainnya- perlu dikontrol dan dituntun agar sejalan dengan tujuan syari’at.Islam memberikan tuntunan bagaimana seharusnya beribadah kepada Tuhan – 
ibadahmahdhah
- serta bagaimana juga berinteraksi dalam kehidupan bermasyarakat – 
mua’malah
-, baik dalam lingkungan keluarga, masyarakat, bernegara, berekonomi, dansebagainya.Sebagai agama universal, Islam memiliki tanggung jawab terhadap kesejahteraanmanusia, maka termasuk bagaimana manusia mempertahankan hidupnya, Islam juga telahmemberikan tuntunan berekononomi secara Islami. Banyak contoh yang diajarkan dalammasalah ekonomi, baik pada masa-masa awal Islam diturunkan hingga menjelangwafatnya Rasulullah saw, yang dapat dijadikan acuan atau paling tidak sebagai perbandingan bagaimana Islam memberikan perhatian yang cukup besar terhadapkesejahteraan ummatnya tidak saja d iakhirat tapi juga di dunia.
1
. Pegiat pada
Centre for Islamic Law and Political Studies [CILAPS]
, Post Graduate IAIN ar-Raniry Banda Aceh NAD
 
Dalam penyusunan makalah ini, penyusun hanya akan menyampaikan sejarah pemikiran ekonomi Islam khususnya pada masa Khulafa al-Rasyidin, penyusun mengira bahwa ini perlu mengingat adanya anggapan bahwa ekonomi Islam tidak lain hanyalahderivasi dari ekonomi kapitalis. Dengan memberikan fakta sejarah penyusun berharap paling tidak dapat mengungkap autentikasi ekonomi Islam. Berdasarkan sifat kajiannyamaka penulisan ini
 pure
menggunakan metode
deskriptif 
serta kajian pustaka. Sedangkandalam tehnik pengumpulan datanya adalah dilakukan dengan cara menelaah sejumlah bahan referensi, baik kitab juga buku yang relevan dengan pembahasan.
Pemikiran Ekonomi Islam:
Sebagai sebuah kajian ilmu pengetahuan modern, ekonomi Islam baru muncul pada era
tujuh-puluhan
, namun pemikiran tentang ekonomi Islam sendiri sudah ada bersamaan diturunkannya Islam melalui Nabi Muhammad saw, yang kemudiandilanjutkan oleh sahabat-sahabat yang masyhur di sebut dengan
 Khulafa al-Rasyidin
dibawah ini profil dan pemikiran-pemikiran mereka ;
a. Abu Bakar al-Shiddiq (51 SH-13 H/537-634 M)
 Nama lengkapnya adalah Abdullah Ibn Abu Quhafah al-Tamimi, khalifah pertamadari
 Khulafa al-Rasyidin
, sahabat terdekat Nabi saw, dan salah seoarang yang pertamamasuk Islam
-al-sabiqun al-awwalun-
.
2
 Pada masa pemerintahannya yang hanya berlangsung selama dua tahun, AbuBakar lebih banyak terkonsentrasi pada persoalan dalam negeri, dimana saat itu harus berhadapan dengan kelompok murtad, pembangkang zakat, dan nabi palsu. Yang berakhir dengan keputusan untuk berperang yang kemudian dikenal dengan perang
riddah
–perangmelawan kemurtadan-.
3
Kemudian setelah menyelasaikan persoalan tersebut, Abu Bakar mulai melakukan ekspansi ke wilayah utara untuk menghadapi pasukan Romawi danPersia.
4
Dalam masalah perekonomian Abu Bakar tidak banyak melakukan perubahan, Iameneruskan sistem perekonomian yang telah di bangun Nabi seperti membangun kembali
 Bait al-Mal,
melaksanakan kebijakan pembagian tanah hasil taklukan serta mengambilalih tanah orang murtad untuk dimanfaatkan demi kepentingan umat Islam.
5
Selanjutya
2
. Azyumardi Azra, dkk.
 Ensiklopedi Islam,
(Ichtiar Baru van Hoeve, Jakarta : tt), jilid. I. hal. 53
3
. Badri Yatim,
Sejarah Peradaban Islam
, (Raja Grafindo Persada, Jakarta : 1994), hal. 36
4
. Adimarwan Azwar Karim,
Sejarah Pemikiran Ekonomi Islam,
(Rajawali Press, Jakarta : 2006),hal.54-55
5
. Afzalurrahman,
 Doktrin Ekonomi Islam,
(Dhana Bakti Wakaf, Jogyakarta : 1995), hal. 320
 
dalam mendistribusikan harta
 Bait al-Mal 
Abu bakar menerapkan prinsip kesamarataanyakni memberikan jumlah yang sama kepada semua sahabat dan tidak membeda-bedakanantara sahabat, antara budak dan orang merdeka, bahkan antara pria dan wanita. Sehinggaharta
 Bait al-Mal 
tidak pernah menumpuk dalam jangka waktu yang lama karenalangsung didistribusikannya, Abu Bakar juga mempelopori adanya sistem penggajian bagiaparat negara.
6
b. Umar Ibn Khattab (40 SH-23 H/584-644 M)
Umar Ibn Khattab merupakan khalifah Islam kedua, Ia menyebut dirinya sebagai
 Khalifah Khalifati Rasulullah
–pengganti dan pengganti Rasulullah-, kemudian Ia jugayang memperkenalkan istilah
 Amir al-Mukminin
-komandan Orang-orang beriman-.
7
padamasa pemerintahannya yang berlangsung selama sepuluh tahun Ia banyak melakukanekspansi hingga wilayah Islam meliputi jazirah Arab, sebagian wilayah kekuasaanromawi seperti Syria, Palestina, dan Mesir, serta seluruh wilayah kerajaan Persia. Atas prestasi inilah orang barat menjulukinya sebagai
the Saint Paul of Islam.
8
 Dalam masalah perekonomian Umar Ibn Khattab dipandang banyak melakukaninovasi, hal ini bisa dilihat dari beberapa pemikiran dan gagasannya yang mampumengangkat citra Islam pada masanya. Dengan semakin luasnya daerah kekuasaan IslamUmar mulai memberlakukan administrasi negara juga membentuk jawatan kepolisianserta tenaga kerja.
9
Dalam bidang pertanian Umar mengambil langkah-langkah penting,misalnya. Ia menghadiahkan tanah pertanian kepada masyarakat dengan syarat mampumenggarapnya, membuat saluran irigasi, serta mendirikan lembaga yang khusus untuk mendukung programnya tersebut.
Sedangkan dalam bidang perdagangan Umar jugamenyempurnakan hukum perdagangan yang mengatur tentang pajak, dan mendirikan pasar-pasar yang bertujuan untuk mengerakkan roda perekonomian rakyat.
6
. Ibid. Afzalurrahman,
 Doktrin Ekonomi Islam…………,
hal. 324
7
. Ibid. Azyumardi Azra, dkk.
 Ensiklopedi Islam
…….,Jilid. 7 hal. 175. lihat juga dalam BadriYatim,
Sejarah Peradaban Islam…….,
hal. 37
8
. Tulisan ini diambil dari, M. A Sabzwari,
 Economic and Fiscal System During Khilafat E- Rasyida,
dalam
Journal of Islamic Banking and Finance
, Karachi, Vol. 2 No. 4, 1985, hal. 50. yang di nukil juga oleh Adimarwan Azwar Karim,
Sejarah Pemikiran……….,
hal. 58
9
. lihat dalam Badri Yatim,
Sejarah Peradaban Islam…….,
hal. 37-38
10
. Tim Penulis P3EI UII Jogyakarta,
Ekonomi Islam,
(Raja Grafindo Persada, Jakarta : 2008), hal.102
11
. lihat dalam Ibid Tim Penulis P3EI UII Jogyakarta,
Ekonomi Islam…,
hal. 102, serta dalamAdimarwan Azwar Karim,
Sejarah Pemikiran……….,
hal. 70-71

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->