Read without ads and support Scribd by becoming a Scribd Premium Reader.
 
Mendirikan Koperasi danProses PengesahanBadan Hukum Koperasi
Tata Cara Mendirikan Koperasiadmin@koperindo.com2009
 
PPROSES PENGESAHAN BADAN HUKUMROSES PENGESAHAN BADAN HUKUMKOPERASIKOPERASI
UU 25/1992PP 4/1994
Membahas Anggaran Dasar KoperasiAnggaran Dasar memuat antara lain :
Nama & tempat kedudukan
Maksud & tujuan
Bidang usaha
Keanggotaan
Rapat anggota
Pengurus, pengawas
Sisa Hasil Usaha
PERMEN 01/2006
Sekurang–kurangnyadihadiri 20 orang pendiri.
Sekelompok orangyang mempunyaikegiatan dankepentingan ekonomiyang sama.
Rapat PersiapanRapat Pembentukan
PRA KOPERASI
Kop. Sekunder Kop. Primer 
Dihadirisekurang-kurangnya3 koperasi primer melalui wakil-wakilnya.
Mengajukanpermohananpengesahan secaratertulis kepadaPejabat berwenang.
Pejabat yang berwenangwajib melakukan penelitianterhadap materi AnggaranDasar yang diajukan.
Pejabat yang berwenangmelakukan pengecekanterhadap keberadaankoperasi tersebut.
Diterima
Pengesahanselambat-lambatnya 3 bulansejak berkasditerima lengkap
Ditolak
Keputusanpenolakan danalasannyadisampaikankembali kepadakuasa pendiripaling lama 3 bulan
 
Terhadappenolakan, parapendiri dapatmengajukanpermintaan ulangpengesahan aktapendirian koperasidalam jangkawaktu paling lama1 bulan
.
Keputusanterhadappermintaan ulangtersebut diberikanpaling lambat1 bulan
.
disetujuiditolakKeputusanakhir 
Pembuatan Akta olehNotaris.
 
PROSES PENGESAHAN BADAN HUKUMPROSES PENGESAHAN BADAN HUKUMKOPERASIKOPERASI
1.Dasar Hukum :-
Undang-undang No. 25 Tahun 1992 Undang-undang No. 25 Tahun 1992 
tentang Perkoperasian.-
Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 1994Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 1994
tentang Persyaratandan Tata Cara Pengesahan Akta Pendirian dan PerubahanAnggaran Dasar Koperasi.-
Peraturan Menteri Nomor 01 Tahun 2006 Peraturan Menteri Nomor 01 Tahun 2006 
yaitu tentangPetunjuk Pelaksanaan Pembentukan, Pengesahan Akta Pendiriandan Perubahan Anggaran Dasar Koperasi.7.Koperasi sebaiknya dibentuk oleh sekelompok orang/anggota masyarakatyang mempunyai kegiatan dan kepentingan ekonomi yang sama.8.Sebelum mendirikan koperasi, sebaiknya didahului dengan penyuluhantentang perkoperasian agar kelompok masyarakat yang ingin mendirikankoperasi tersebut memahami mengenai perkoperasian, sehingga anggotakoperasi nantinya benar-benar memahami nilai dan prinsip koperasi danpaham akan hak dan kewajibannya sebagai anggota koperasi.
Search History:
Searching...
Result 00 of 00
00 results for result for
  • p.
  • Notes
    Load more