NOMOR POKOK WAJIB PAJAK ( N P W P )
Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)
adalah nomor yang diberikan kepada Wajib Pajak sebagai sarana dalam administrasi perpajakan yang dipergunakan sebagai tanda pengenal diri atau identitas Wajib Pajak dalam melaksanakan hak dan kewajiban perpajakan.)
Fungsi NPWP ?
Nomor Pokok Wajib Pajak merupakan suatu sarana dalam administrasi perpajakanyang dipergunakan sebagai tanda pengenal diri atau identitas Wajib Pajak. Olehkarena itu, kepada setiap Wajib Pajak hanya diberikan satu Nomor Pokok WajibPajak. Dalam hal berhubungan dengan dokumen perpajakan, Wajib Pajak diwajibkanmencantumkan Nomor Pokok Wajib Pajak yang dimilikinya. Terhadap Wajib Pajak yang tidak mendaftarkan diri untuk mendapatkan Nomor Pokok Wajib Pajak akandikenai sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan undang-undang perpajakan. NPWPmempunyai beberapa fungsi diantaranya adalah sebagai berikut :1.Sebagai sarana dalam administrasi perpajakan2.Sebagai identitas wajib pajak 3.Menjaga ketertiban dalam pembayaran pajak dan pengawasan administrasi perpajakan.4.Untuk dicantumkan dalam semua dokumen perpajakan
Kode Seri NPWP
Kode NPWP terdiri dari 15 digit, dengan perincian sbb :1)2 digit pertama merupakan identitas wajib pajak, yaitu :-01 sampai dengan 03=Wajib Pajak Badan-04 dan 06=Wajib Pajak Pengusaha-05=Wajib Pajak Karyawan-07, 08 dan 09=Wajib Pajak Orang Pribadi2)6 digit kedua merupakan nomor registrasi / urut yang diberikan Kantor Pusat DJPkepada KPP, contoh : 855.0813)1 digit ketiga diberikan untuk KPP sebagai alat pengaman agar tidak terjadi pemalsuandan kesalahan NPWP, contoh : 44)3 digit keempat adalah kode KPP, contoh : 0055)3 digit terakhir adalah status wajib pajak (Tunggal, Pusat atau Cabang), yaitu :-000=Tunggal atau pusat