Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
0Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
referensi 1

referensi 1

Ratings: (0)|Views: 31 |Likes:
Published by nelapermatasari
Perilaku Produsen
Perilaku Produsen

More info:

Published by: nelapermatasari on Nov 16, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/16/2013

pdf

text

original

 
 
PROSES PRODUKSI : PERILAKU PERUSAHAAN YANG MEMAKSIMALKAN KEUNTUNGAN
DI SUSUN OLEH :
1).
 
Nela Permata Sari Lubis (7123341075) 2).
 
Perdana Tumbur Parsaulian (7123341086) 3).
 
Putrid Syahrani Harahap (7123341089) 4).
 
Selvi Alpionika Surbakti (7123341105)
Kelas B
 – 
 Eks
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN EKONOMI FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
 
 
Produksi adalah suatu proses untuk mengkombinasikan, mrntransformasikan, dan mengubah input menjadi output. Perusahaan itu berbeda ukuran dan organisasi internalnya,tetapi mereka semua mengambil masukan (input) dan mengubahnya menjadi keluaran (output) dengan proses yang disebut produksi. Dalam persaingan sempurna tidak ada satu perusahaan pun yang memiliki kendali atas harga. Kenyataan itu muncul dari dua asumsi: 1.
 
industry-industri kompetitif sempurna yang terdiri dari banyak perusahaan, masingmasing relative kecil terhadap ukuran industri itu, 2.
 
masing-masing perusahaan dalam industri yang persaingannya sempurna menghasilkan produk-produk homogen. Kurva permintaan yang dihadapi perusahaan yang bersaing bersifat elastis. Apabila  perusahaan menaikkan barangnya diatas harga pasar, perurahaan tidak akan menjual apa-apa,karena perusahaan dapat menjual semua yang dihasilkan dengan harga pasar saat ini. Perusahaan manapun yang berusaha memaksimalkan labanya dalam jangka panjang harus memilih metode yang akan memproduksi output-nya dengan biaya yang serendah mungkin. Implitasi hipotesis maksimalkan laba ini disebut minimasi biaya.
 
 
I.
 
Perilaku Perusahaan yang Memaksimalkan Laba
Perilaku perusahaan yang memaksimalkan laba untuk memaksimalkan laba  perusahaan harus membuat tiga keputusan dasar tiga keputusan yang harus diambil semua  perusahaan yaitu: 1).
 
Berapa banyak keluaran (output) yang ditawarkan 2).
 
Bagaimana keluaran itu diperoduks 3).
 
Berapa masing-masing masukan (input) yang akan diminta.
II.
 
Keuntungan Dan Biaya Ekonomis
Laba = penerimaan total - total biaya . Tingkat pengembalian masing-masing modal yang wajar dimasukkan kebiaya total karena sumber-sumber yang terikat ke persediaan modal perusahaan memiliki biaya peluang. Para investor tidak akan menanamkan uangnya kecuali jika mereka berharap akan mendapatkan pengembalian modal yang wajar. Tingkat laba yang positif terjadi ketika  perusahaan mendapatkan pengembalian modal diatas kewajaran. Tingkat penghasilan (rate of return) adalah arus pendapatan bersih tahunan yang dihasilkan oleh suatu investasi yang dinyatakan sebagai persentase dari investasi total. Tingkat penghasilan yang normal (normal rate of return) adalah tingkat yang cukup memadai untuk membuat pemilik atau investor tetap puas. Tingkat penghasilan normal (normal rate of return) dari modal termasuk ke dalam biaya total karena pengikatan sumber daya ke dalam simpanan modal perusahaan akan menghasilkan biaya oportunitas
III.
 
Keputusan Jangka Pendek Dibandingkan Dengan Jangka Panjang
Dua asumsi mendefinisikan jangka pendek: (1) skala yang tatap, (2) tidak ada  perusahaan yang masuk atau keliar dari industry tersebut. Jangka pendek (short run) adalah suatu periode waktu dimana dua kondisi berlaku : perusahaan beroperasi pada skala tetap (factor tetap) dalam produksi dan perusahaan tidak bisa masuk atau keluar dari industry.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->