•
14 Mei
○
Demonstrasi terus bertambah besar hampir di semua kota di Indonesia,demonstran mengepung dan menduduki gedung-gedung DPRD di daerah.
○
Soeharto, seperti dikutip koran, mengatakan bersedia mengundurkan diri jikarakyat menginginkan. Ia mengatakan itu di depan masyarakat Indonesia di Kairo.
○
Kerusuhan di Jakarta berlanjut, ratusan orang meninggal dunia akibat kebakaranyang terjadi selama kerusuhan terjadi.
•
15 Mei
○
Selesai mengikuti KTT G-15, tanggal 15 Mei l998, Presiden Soeharto kembali ketanah air dan mendarat di lapanganBandar Udara Halim Perdanakusuma di
Jakarta, subuh dini hari. Menjelang siang hari, Presiden Soeharto menerima WakilPresiden B.J. Habibie dan sejumlah pejabat tinggi negara lainnya.
•
17 Mei
○
Menteri Pariwisata, Seni dan Budaya,Abdul Latief melakukan langkahmengejutkan pada Minggu, 17 Mei 1998. Ia mengajukan surat pengunduran dirikepada Presiden Soeharto dengan alasan masalah keluarga, terutama desakananak-anaknya.
•
18 Mei
○
Pukul 15.20 WIB, KetuaMPR yang juga ketuaPartai Golkar , Harmokodi
Gedung DPR, yang dipenuhi ribuan mahasiswa, dengan suara tegas menyatakan,demi persatuan dan kesatuan bangsa, pimpinan DPR, baik Ketua maupun paraWakil Ketua, mengharapkan Presiden Soeharto mengundurkan diri secara arif dan bijaksana. Harmoko saat itu didampingi seluruh Wakil Ketua DPR, yakniIsmailHasan Metareum, Syarwan Hamid,Abdul Gafur , danFatimah Achmad.
○
Pukul 21.30 WIB, empat orang menko (Menteri Koordinator) diterima PresidenSoeharto di Cendana untuk melaporkan perkembangan. Mereka juga berniatmenggunakan kesempatan itu untuk menyarankan agar Kabinet Pembangunan VIIdibubarkan saja, bukan di-reshuffle. Tujuannya, agar mereka yang tidak terpilihlagi dalam kabinet reformasi tidak terlalu "malu". Namun, niat itu tampaknyasudah diketahui oleh Presiden Soeharto. Ia langsung mengatakan, "Urusan kabinetadalah urusan saya." Akibatnya, usul agar kabinet dibubarkan tidak jadidisampaikan. Pembicaraan beralih pada soal-soal yang berkembang dimasyarakat.
○
Pukul 23.00 WIB Menhankam/Panglima ABRI Jenderal TNI Wirantomengemukakan, ABRI menganggap pernyataan pimpinan DPR agar PresidenSoeharto mengundurkan diri itu merupakan sikap dan pendapat individual,meskipun pernyataan itu disampaikan secara kolektif. Wiranto mengusulkan pembentukan "Dewan Reformasi".
○
•
19 Mei