Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
102Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
FEMINISME

FEMINISME

Ratings: (0)|Views: 5,115 |Likes:
Published by na2tom

More info:

Published by: na2tom on Aug 12, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/18/2013

pdf

text

original

 
FEMINISME
Feminisme
adalah sebuahgerakan perempuanyang menuntutemansipasiatau kesamaan dan keadilanhakdenganpria. Feminisme juga terdiri dari beberapa bagian sosial, budaya, pergerakan politik,ekonomi, teori-teori danfilosofi moral.Kaum feminist disatukan dari pemikiran bahwa wanita di masyarakatmemiliki kedudukan yang berbeda dengan pria, dan bahwa masyarakatterstruktur atas kepentingan kaum pria, yang merupakan kerugian bagi wanita.Menurut sejarah berkembangnya, feminisme terbagi menjadi 3gelombang. Gerakan feminisme pertama berkembang sejak tahun 1800 sampaisekitar tahun 1930an. Gelombang pertama ini secara umum memiliki tujuanuntuk meningkatkan kesamaan derajat dan hak wanita dengan pria. Dalam halini menyangkut hak pilih. Gelombang kedua dimulai pada akhir tahun 1960an.Gelombang dua merujuk kepada ide-ide dan gerakan-gerakan liberal kaumwanita. Gelombang ke tiga dimulai di awal tahun 1990an. Gelombang ketiga inimerupakan kelanjutan dari gelombang kedua, dan merupakan reaksi darikegagalan di gelombang kedua.
GELOMBANG PERTAMA
Bentuk awal daripada feminisme menyangkut persamaan hak antarawanita dan pria: dalam artian persamaan sebagai penduduk dalam kehidupanpublik dan, lebih jauhnya berhubungan dengan persamaan status legal dalamrumah tangga. Ide ini timbul sebagai respon daripada revolusi Amerika (1775-1783) dan revolusi Perancis (1789-1799), keduanya mendukung nilai-nilaidaripada kebebasan dan kesamaan hak.Feminisme sebagai filsafat dan gerakan dapat dilacak dalam sejarahkelahirannya dengan kelahiranera Pencerahandi Eropa yang dipelopori olehLady Mary Wortley MontagudanMarquis de Condorcet. Perkumpulan masyarakat ilmiah untuk perempuan pertama kali didirikan diMiddelburg, sebuah kota diselatanBelandapada tahun1785. Menjelang abad 19 feminisme lahir menjadi gerakan yang cukup mendapatkan perhatian dari para perempuan kulit putih diEropa. Perempuan di negara-negara penjajah Eropa memperjuangkan apa yangmereka sebut sebagai
universal sisterhood
.Kata feminisme belum digunakan sampai akhir abad ke-19. FeminismeGelombang Pertama ditandai dengan dikreasikannya kata Feminisme oleh aktivissosial utopis, yaitu Charles Fourier pada tahun 1937, dan berkembangnyapergerakan center Eropa yang berpindah ke Amerika sejak ada publikasi dari John Stuart Mill,
the Subjection of Women
(1869). Yang isinya sebagianterinfluens dari istrinya yaitu Harriet Taylor.Pada awalnya gerakan ini memang diperlukan pada masa itu, dimana adamasa-masa pemasungan terhadap kebebasan perempuan. Sejarah duniamenunjukkan bahwa secara umum kaum perempuan (feminin) merasa dirugikandalam semua bidang dan dinomor duakan oleh kaum laki-laki (maskulin)
 
khususnya dalam masyarakat yang patriarki sifatnya. Dalam bidang-bidangsosial, pekerjaan, pendidikan, dan lebih-lebih politik hak-hak kaum ini biasanyamemang lebih inferior ketimbang apa yang dapat dinikmati oleh laki-laki, apalagimasyarakat tradisional yang berorientasi Agraris cenderung menempatkan kaumlaki-laki didepan, di luar rumah dan kaum perempuan di rumah. Situasi ini mulaimengalami perubahan ketika datangnya eraLiberalismedi Eropa dan terjadinyaRevolusi Perancisdi abad ke-XVIII yang gemanya kemudian melandaAmerika  Serikatdan ke seluruh dunia.Suasana demikian diperparah dengan adanya fundamentalisme agamayang cenderung melakukan opresi terhadap kaum perempuan. Di lingkunganagama Kristen pun ada praktek-praktek dan kotbah-kotbah yang menunjangsituasi demikian, ini terlihat dalam fakta bahwa banyak gereja menolak adanyapendeta perempuan bahkan tua-tua jemaat pun hanya dapat dijabat oleh pria.Banyak kotbah-kotbah mimbar menempatkan perempuan sebagai mahluk yangharus ´tunduk kepada suami!´Dari latar belakang demikianlah di Eropa berkembang gerakan untuk´menaikkan derajat kaum perempuatetapi gaungnya kurang keras, barusetelah di Amerika Serikat terjadi revolusi sosial dan politik, perhatian terhadaphak-hak kaum perempuan mulai mencuat. Di tahun1792 Mary Wollstonecraft  membuat karya tulis berjudul
Vindication of the Right of Woman
yang isinyadapat dikata meletakkan dasar prinsip-prinsip feminisme dikemudian hari. Dalamkarya tulis ini, dia menuntut persamaan dan edukasi yang lebih baik untukwanita dan menciptakan kritik terhadap sistem sosial yang menurunkan wanitake posisi orang bawahan. Pada awal abad ke-19, grup2 kecil dari wanita kelasmenengah di Inggris mulai menyuarakan edukasi yang lebih baik, hak-hak legalyang berkembang (terutama dalam pernikahan), kesempatan kerja, dan hakpilih.Secara umum pada gelombang pertama dan kedua hal-hal berikut ini yangmenjadi momentum perjuangannya:
gender inequality 
, hak-hak perempuan, hakreproduksi, hak berpolitik, peran gender, identitas gender dan seksualitas.Gerakan feminisme adalah gerakan pembebasan perempuan dari:rasisme,stereotyping,seksisme, penindasan perempuan, danphalogosentrisme. Sampai di akhir abad ke-19, ada lagi pemikiran feminis muncul yangmempertanyakan perilaku sosial terhadap wanita. Perilaku ini di ekspresikanmelalui representasi dalam wanita di literatur dan bentuk-bentuk seni danperaturan-peraturan untuk perilaku wanita. Setelah menginjak abad ke 20,media di Amerika Utara dan Eropa jadi mengasyikkan dengan image dari “wanitabaru”. Dalam hal ini, wanita tidak hanya melawan patriarki yang menuntutpersamaan hak dalam masyarakat, tetapi juga dengan menantang adat danmemilih gaya hidupnya dan pakaiannya sendiri.
 
Tokoh-tokoh Feminisme Gelombang Pertama :
Mary Wollstonecraft
Seorang penulis Mary Wollstonecraft yang menulis satu darikarya dokumen pertama yang hebat tentang feminisme,
 A Vindication of the Rights of Women,
pada tahun 1792. (Tate Gallery, London/Art Resource, NY)
 
Lady Mary Wortley Montagu
Pelopor era pencerahan di Eropa.

Activity (102)

You've already reviewed this. Edit your review.
Cik Nury liked this
1 thousand reads
1 hundred reads
ImRon AnCagar liked this
Meral Onongz liked this
Reza Nurrohman liked this
Rang Gapas liked this
Elmy Emily liked this
Intan Sartini liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->