Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
114Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
DEMOKRASI TERPIMPIN

DEMOKRASI TERPIMPIN

Ratings: (0)|Views: 44,260|Likes:

More info:

Published by: cetakprint.wordpress.com/ on Aug 13, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

02/19/2013

pdf

text

original

 
DEMOKRASI TERPIMPIN
Pada 6 Juni 1901 Bung Karno lahir di Surabaya. Dia meninggaldunia pada 21 Juni 1970 di Jakarta dan dimakamkan di Blitar,Jawa Timur. Saya yang ikut meliput acara pemakaman almarhumdari rumah duka di Wisma Yaso Jl Gatot Subroto (kini MuseumSatria Mandala) ke Bandara Halim Perdanakusumah, Jakarta,melihat pengantar jenasah yang begitu membludak di sepanjang jalan.Dari kediaman Nyonya Dewi, istrinya, di Wisma Yaso, ke bandara yang jaraknya belasan kilometer, mobil jenazah harus berjalan perlahan-lahan karena harus melewati ribuan massa. Diantara mereka banyak yang melelehkan air mata dan menangishisteris. Kabarnya,
haul 
27 tahun wafat presiden RI pertama ituakan diperingati di Blitar. Dikabarkan banyak tokoh nasional yangakan hadir, termasuk mantan presiden Megawati, puteri tertuaalmarhum.Pada bulan5 Juli 1959parlemen dibubarkan dan PresidenSukarno  menetapkan konstitusi di bawahdekrit presiden. Soekarno jugamembubarkanDewan Konstituanteyang ditugasi untuk menyusunUndang-Undang Dasar yang baru, dan sebaliknya menyatakandiberlakukannya kembaliUndang-Undang Dasar 1945, dengansemboyan "Kembali ke UUD' 45". Soekarno memperkuat tanganAngkatan Bersenjata dengan mengangkat para jendral militer ke posisi-posisi yang penting.PKI menyambut "Demokrasi Terpimpin" Sukarno dengan hangatdan anggapan bahwa PKI mempunyai mandat untuk persekutuanKonsepsi yaitu antaranasionalisme, agama (Islam) dankomunisme  yang dinamakan NASAKOM.
 
Presiden Soekarno — seperti dinyatakannya sendiri — barumerasa berkuasa penuh setelah pada 5 Juli 1959 mengeluarkanmaklumat kembali ke UUD 1945 dan membubarkan konstituantehasil pemilu pertama. Dia begitu membenci demokrasi parlementer, yang olehnya dikritik sebagai demokrasi ala Baratyang tidak cocok dengan demokrasi Indonesia.Antara tahun 1959 dan tahun1965,Amerika Serikatmemberikan 64 juta dollar dalam bentuk bantuan militer untuk jendral-jendralmiliter Indonesia. Menurut laporan di "Suara Pemuda Indonesia":Sebelum akhir tahun 1960, Amerika Serikat telah melengkapi 43 batalyon angkatan bersenjata. Tiap tahun AS melatih perwira- perwira militer sayap kanan. Di antara tahun 1956 dan 1959, lebihdari 200 perwira tingkatan tinggi telah dilatih di AS, dan ratusan perwira angkatan rendah terlatih setiap tahun. Kepala Badan untuk Pembangunan Internasional di Amerika pernah sekali mengatakan bahwa bantuan AS, tentu saja, bukan untuk mendukung Sukarnodan bahwa AS telah melatih sejumlah besar perwira-perwiraangkatan bersenjata dan orang sipil yang mau membentuk kesatuanmiliter untuk membuat Indonesia sebuah "negara bebas".Di tahun 1962, perebutanIrian Baratsecara militer oleh Indonesiamendapat dukungan penuh dari kepemimpinan PKI, mereka jugamendukung penekanan terhadap perlawanan penduduk adat.Tapi, menurut Herbeth Feith & Lance Coster dalam buku
 Pemikiran Politik Indonesia 1945-1965
, periode demokrasi parlementer boleh dianggap berakhir Maret 1958, ketika terjadi pertentangan yang amat seru antara pusat dan daerah dan berujung pemberontakan PRRI/Permesta. Kekalahan pemberontak yang begitu cepat dan pengambilalihan semua milik Belanda, disusuldengan susunan politik baru. Parpol-parpol menjadi lemah dan peran para pemimpin ABRI menjadi jauh lebih besar.Pidato Presiden Soekarno pada hari kemerdekaan 17 Agustus 1960 berjudul
 Kembali ke Jalur Revolusi, oleh MPRS kemudian
 
ditetapkan sebagai Manifesto Politik (Manipol) menjadi garis- garis besar Haluan Negara. Parpol maupun perorangan, yang dinilai menyimpang dari Manipol, disingkirkan. Masyumi dan PSI dibubarkan, tokoh-tokohnya dipenjarakan, termasuk tokoh oposisi yang tergabung dalam Liga Demokrasi. Setelah membubarkan BPS (Badan Pendukung Sukarnoisme), terakhir kali Bung Karnomembubarkan Partai Murba — musuh utama PKI.
Dari soal-soal politik kita bisa menyoroti suasana kota Jakarta diera demokrasi terpimpin, yang pada 22 Juni 2007 nanti berusia 480tahun. Bung Karno, pada masa jayanya itu, punya pengaruh cukupmenentukan dalam membentuk wajah kota Jakarta. Pada awaldemokrasi terpimpin, penduduk Jakarta hampir tiga juta jiwa.Kenaikan enam kali dari populasi 1941, menjelang hengkangnyakolonial Belanda.Pada masa pendudukan Jepang penduduk Jakarta baru sekitar 500ribu jiwa. Sebagian akibat migrasi, karena banyaknya orang
ngendon
ke Jakarta akibat stagnasi di kota-kota lain. Seperti jugasekarang, meski diberlakukan otonomi, tapi pendatang ke kota
 si Pitung 
ini makin membludak.Seperti juga tahun 1950-an, gubuk-gubuk liar banyak bertebaran dimana-mana. Tidak terhitung jumlah pengemis dan gelandangan.Bung Karno yang ketika itu menjadikan Jakarta sebagai kota perjuangan bangsa-bangsa tertindas, sangat sibuk menerimakepala-kepala negara asing.Guna menunjukkan keramahan bangsa Indonesia, untuk menyambut tamu negara dikerahkan murid-murid sekolah, kaum buruh dan pegawai negeri sipil. Mereka berbaris di sisi kiri dankanan jalan yang di lewati tamu negara — dari bandaraKamayoran hingga depan Istana Negara — sambil mengelu-ngelukannya.

Activity (114)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Muhamad Bahrul Ulum added this note|
tq jg...
Yusuf Saputra liked this
AL KENAT liked this
Finie Jinaniyah liked this
Yulia Deni liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->