Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword or section
Like this
6Activity
P. 1
KRIUK-KRIUK

KRIUK-KRIUK

Ratings: (0)|Views: 1,355 |Likes:
Published by firdaus putra
antologi tulisan lepas dari blog http://firdausputra.co.cc
antologi tulisan lepas dari blog http://firdausputra.co.cc

More info:

Published by: firdaus putra on Aug 18, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/11/2014

pdf

text

original

 
Kriuk-Kriuk, Sebuah Antologi Esai
1
 
Sebuah Antologi Esai
Firdaus Putra A.
Disclaim 
Seluruh tulisan sudah dimuatdi http://www.firdausputra.co.ccTidak untuk diperjualbelikan
 
Kriuk-Kriuk, Sebuah Antologi Esai
2
Halaman isi
No. Judul Hal
1.
 
Aku dan
Black Bibble
32.
 
Aku Ingat Corat-coret 43.
 
Aku, Amerika dan
Green Card Lottery 
54.
 
Aku, Gita dan Tulisan 75.
 
Wahyu Belajar Motor 116.
 
Bising, Otak Overload 127.
 
Aku Menangis Karena Jilbab 138.
 
Friendster 
dan Narsisme 159.
 
Urip-Mati Kagungan Gusti 
1610.
 
Konser Musik 1811.
 
Mau Kerja Apa? 1912.
 
Menghindari Determinisme Perspektif 2013.
 
Menulis Sehari-hari 2314.
 
SMS Mistis-Eskatologis 2515.
 
No. 9 dan No. 13 2716.
 
Panjangkan Alat Vital! 2817.
 
Ramadhan Membawa Bencana 2918.
 
Sempurna
a la
Gita Gutawa 3219.
 
Surga dan Neraka 3320.
 
Waktu Maghrib 3421.
 
White Rabbit 
3522.
 
Penjara Bahasa 3723.
 
Berfikir Kritis 3824.
 
Ilmu Pengetahuan dan Ideologi 4325.
 
Menangis 4526.
 
Misterium 4727.
 
M i r i s 4828.
 
Analisis Ekonomi Politik Pembangunan PCW 4929.
 
Video Porno Lokal 5230.
 
Seputar Mitos dalam Islam 5431.
 
Mengagamakan Ideologi, Mengideologikan Agama 5832.
 
Nana yang Lucu 6033.
 
Membaca Ulang 6234.
 
Endnote de Kriuk 
63
 
Kriuk-Kriuk, Sebuah Antologi Esai
3
Aku dan
Black Bibble
 
Seperti sebagian kos cowok lainnya, sirkulasi
compac disk 
(CD) film biru di kosku juga lumayan marak. Mungkin di kos lah setiap cowok seperti aku menemukankeleluasaan untuk menjelma sebagai
bad boy.
Tidak seperti di rumah, yang akukira relatif ketat. Pernah suatu malam di rumah, aku memutar film
 American Pie5,
kebetulan sampai pada adegan
naked miles-
nya. Kebetulan juga keponakankulewat—karena posisi televisi berada di ruang tengah—kontan membuatku kaget,dan kupercepat adegan itu. Namun, tetap saja malu.Sedangkan di kos, aku bisa seleluasa mungkin, dengan komputer bututku yangkadang
ngadat 
satu film aku putar.
Black Bibble,
aku dapatkan dari teman kos kuyang rajin meng-
up date
perkembangan perbiruan film. Menurutku
Black Bibble
 adalah klimaks dari imajinasi seseorang tentang kesempurnaan telanjangnyatubuh manusia. Tidak ada yang kurang, payudara besar, kuning bahkan semuputih, pubis yang putih kekuning-kuningan, otot kemaluan yang menonjol, tidakada warna hitam di tubuh selain pada rambut alis dan kepala. Benar-benarsempurna. Berbeda dengan
blue film
konvensional, payudara besar menonjolyang kentara memakai silikon, kulit yang kadang bercak di sana-sini—mungkinkarena herpes, dan warna hitam di beberapa titik tubuh.
Black Bibble
menyempurnakan apa-apa yang kurang di film konvensional.Di negara asalnya,
Black Bibble
ditayangkan secara bebas sebagai film televisi,entah televisi kabel atau televisi swasta seperti di Indonesia. Yang jelas beberapakali aku mendapatkan tulisan
“to be continued 
”, tahun produksi, sutradara,spesial efek dan sebagainya. Tentu jauh berbeda dengan di Indonesia, filmsekelas
Virgin, Buruan Cium Gue
dan sebagainya saja sudah dianggap tabu,dicaci maki dan sebagainya. Alasannya, Indonesia adalah negeri yang berbudayaTimur dan menskralkan seksualitas. Meskipun Timur, aku kira cukup ironis ketikaMoammar MK menemukan
 Jakarta Undercover 
yang begitu heboh dan melampauiketimuran.
Black Bibble
diputar dalam bahasa Jepang dengan
subtitle
terjemah bahasaInggris. Meski sama-sama Timur, nampaknya Jepang mempunyai politikseksualitas tersendiri. Pernah aku baca sebuah buku yang berisi catatanperjalanan seorang jurnalis, bahwa di Jepang, film-film biru—bukan semi—diputarbebas di bioskop. Namun, peminatnya sedikit. Mungkin orang malu untukmenontonnya. Atau karena sebab lain? Ternyata, penyebab utamanya bukankarena malu, namun karena masyarakat Jepang mempunyai sedikit waktu luang.Mereka dikenal sebagai
work holic.
Sampai-sampai untuk
ngeseks
pun (dalamrangka reproduksi) mereka tidak sempat; kelelahan, stres dan sebagainya.Dalam teori demografi atau kependudukan, pertumbuhan penduduk di Jepangtermasuk dalam kategori piramida terbalik. Dimana angka kelahiran bayiminimal, usia muda relatif tetap, dan tua relatif tetap juga dan dengan peluangharapan hidup tinggi.Bahkan, kata seorang teman, perkembangan feminisme di Jepang sebegitu rupa.Seorang perempuan yang mau hamil akan di-
support 
habis-habisan oleh negara.Dan satu hal lagi, bila seorang wanita hamil berada di bus, tidak memperolehtempat duduk, kita harus memberikan kepadanya. Jika tidak, bukan dosa sajayang akan kita terima, melainkan sanksi yang ditetapkan dengan undang-undangakan mengenai kita.Jika benar demikian, dapat dipahami kalau
Black Bibble
diputar secara massal,pun film-film biru lainnya. Mungkin pemerintah Jepang ingin merangsangpenduduknya untuk
ngeseks
agar warga negaranya bertambah.

Activity (6)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Farid Firdaus liked this
Budi Prastowo liked this
Nera Il Kobah liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->