LingkarMaya | Web-developer, Internet/ Blog Trainer and Digital Media |www.lingkarmaya.com
atau bercerita. Sederhananya, imajinasikanlah Anda sedang
ngomong
pada seorangteman (pembaca) kemudian tuangkanlah
omongan
itu dalam bentuk untaian kata,frasa dan kalimat.2.Saya tidak percaya orang kehabisan ide. Mengapa? Sebenarnya ide (
stock of knowledge
) senantiasa berseliweran, lalu lalang dan mendatangi kita, kapan dan dimanapun. Ide atau
stock of knowledge
itu tidak habis. Hanya saja kita kurangsensitif, kurang jeli terhadap keberadaannya. Apapun yang ada di sekeliling kita bisamenjadi bahan tulisan. Sebutlah, tayangan TV, berita di koran, film, musik, SMSteman, mimpi, hayalan, buku, obrolan dengan teman, diskusi dengan dosen, materikuliah, lingkungan kos, jalan raya, kafe, internet dan masih banyak lagi (
unlimited
)merupakan
stock of knowledge
. Lantas apa mungkin dengan sebanyak hal itu kitamengatakan kehabisan ide?3.Bagaimana kalau ada yang bilang,
“Nulis kok cuma opini, siapapun bisa”.
Apa yangsalah dengan menulis opini (pendapat pribadi) bahkan curhatan Anda? Saya takyakin semua orang bisa menulis opini atau sekedar curhatan (
diary
) tanpa adanyakemauan.4.Yang tidak kalah pentingnya, seketika tulislah saat “ide datang”. Jangan sia-siakanide itu. Kalau karena kondisi tak memungkinkan, catatlah ide itu dalam buku harianatau ponsel. Saat memungkinkan, tulis dan kembangkanlah.5.Menulis layaknya mencoba satu resep makanan. Sikap ulet merupakan keharusan.Coba perhatikan, ketika Anda menulis satu topik, rasanya tulisan Anda benar-benarsempurna. Tapi ketika Anda membacanya esok atau lusa, Anda akan menilainyaburuk. Ini merupakan kecenderungan alamiah dimana
stock of knowledge
kitamemang senantiasa berkembang dan berubah. Justru hal itu membuktikankecerdasan dan sensitivitas kita semakin berkembang.6.Tulislah apapun yang Anda senangi. Jangan membatasi diri pada satu topik saja.Selain membuat Anda senantiasa dapat menulis (tidak kehabisan ide), menulistentang segala sesuatu akan membuat cara berpikir, perspektif Anda, semakinterasah dan konsisten. Selain hal di atas, menulis di blog juga perlu memperhatikan jumlah kata ataupanjangnya halaman. Sebagai media personal, blog merupakan media dimana orang inginmembaca isinya dengan tuntas dalam satu waktu. Tulisan yang panjang sekali sampaiberpuluh-puluh halaman, kecil kemungkinan akan dibaca orang dan hanya akan indahsebagai arsip atau dokumentasi. Hal ini mengandaikan bahwa pembaca layaknya jugablogger senantiasa mengejar informasi yang padat makna dan sudah terseleksi.Sederhananya, sebagian pengunjung blog ingin menikmati narasi kecil sependek kolom-kolom
soft news
di Detik.com, Kompas.com, Tempo.com dan sebagainya. Meskipundemikian, ada juga tulisan panjang yang membuat betah para pembacanya untuk berlama-lama. Namun hal demikian jarang terjadi karena sedikit orang biasa yang mampu menulispanjang dengan alur yang menarik dan tidak membosankan. Asumsi seperti ini tentu sajatidak berguna bagi blogger yang sengaja membuat blog sebagai “kotak arsip” yang berisi jejalan data atau informasi tertentu.
Template
(Tampilan)
Dulu blog hanya dimiliki oleh orang-orang tertentu, misal: webdesigner, webmaster,ahli pemrograman dan sebagainya. Orang-orang itu pada awalnya membuat blog sebagaipengisi waktu luang sembari mengotak-atik, meramu, dan mempercantik sebuah tampilan.Namun perkembangan mutakhir, blog memungkinkan diakses oleh semua orang meski takharus paham betul bahasa pemrograman HTML/ Javascript dan lain sebagainya.Berbagai vendor, sebutlah Blogger.com, Wordpress.com, Blogdrive.com,Blogsome.com dan seterusnya telah merancang agar halaman pribadi itu mudah dipahamidan dikelola oleh pengguna yang awam sekalipun. Bahkan, perkembangan terkini beberapavendor nampaknya tengah berlomba-lomba menyediakan berbagai
gadget/ widget
ataupernik penunjang tampilan/ menu blog. Sebutlah Blogger.com yang menyediakan
gadget/ widget
lebih dari 4000 macam yang bisa dengan mudah dipakai dan dikelola oleh blogger.Lantas bagaimana membuat tampilan blog menjadi menarik dan tetap mempunyaikedirian tertentu? Pertanyaan pertama yang musti blogger selesaikan adalah “Ingindicitrakan seperti apakah aku?” Dengan menjawab pertanyaan ini maka kita sedangberusaha merumuskan tema tampilan yang kita angkat. Misalkan: elegan, dinamis,minimalis, glamor (
full color
), bersahaja, muram-getir, hip-hop, blink-blink dan sebagainya.
Page 3 of 6 | Menyajikan Blog yang Atraktif | Created on 6/11/2009 7:32:00 PM
Leave a Comment