Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Rekapitulasi Laporan Pratikum Ilmu Pangan Lanjut

Rekapitulasi Laporan Pratikum Ilmu Pangan Lanjut

Ratings:

5.0

(1)
|Views: 349 |Likes:
Published by anon_959204195

More info:

Published by: anon_959204195 on Nov 28, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/04/2014

pdf

text

original

 
Laporan pratikum ilmu pangan lanjut
Judul pratikum
 : mengolah makanan setengah jadi asal kacang-kacangan
Topic pratikum
: a.
 
Tahu  b.
 
Tauge c.
 
Tepung kacang hijau d.
 
Hati tiruan i e.
 
Hati tiruan ii f.
 
Paru tiruan
Praktek ke :
 7
Hari / tanggal :
 senin / 15 april 2013
Tujuan pratikum :
 mahasiswa mampu membuat makanan stengah jadi asal kacang
 – 
 kacangan
Tinjauan pustaka :
Makanan setengah jadi merupakan makanan yang harus di olah kembali sebelum di konsumsi oleh manusia . Makanan setengah jadi mempunyai daya tahan simpan yang lebih lama dari pada  bahan makanan asalnya dalam bentuk segar . Disamping dapat memperpanjang daya tahan simpan , dengan membuat ke dalam bentuk bahan setengah jadi , maka dapat lebih memudahkan dan memperbanyak variasi penggunaan bahan makanan seperti serealia dijadikan tepung sehingga dapat dijadikan sebagai jenis makanan lain . Dengan menjadikan makanan kedalam  bentuk bahan setengah jadi akan terjadi perubahan perubahan pada bahan makanan tersebut baik dari segi fisik , organoleptic , kimiawi , maupun dari segi daya tahan simpan. Pengolahan produk setengah jadi merupakan salah satu cara pengawetan hasil panen , terutama untuk komoditas yang berkadar air tinggi , seperti aneka umbi dan buah . Keuntungan lain dari  pengolahan produk setengah jadi yaitu , sebagai bahan baku yang fleksibel untuk industry  pengolahan lanjutan , aman dalam distribusi , serta menghemat biaya penyimpanan. Teknologi
 
ini mencakup teknik pembuatan sawut / chip / granula / grits , teknik pembuatan tepung , teknik separasi atau ekstraksi dan pembuatan pati.
Alat :
 
Waskom
 
Panci
 
Kain kasa
 
Blender
 
Kaleng berlobang
 
Goni basah
Bahan :
a.
 
Tahu
 
Kedelai 1 kg
 
Batu tahu ( caso
4
)
 
Cuka  b.
 
Tauge
 
Kacang kedelai ½ kg
 
Kacang hijau ½ kg c.
 
Tepung kacang hijau
 
Kacang hijau 1 kg d.
 
Hati tiruan i
 
Kacang ijo ( rendam semalaman ) 250 gr
 
Ketumbar ½ sdt
 
Merica bubuk ½ sdt
 
Bawang putih 2 siung
 
Jahe 1 ruas
 
Kecap asin 1 sdm
 
Garam secukupnya
 
Kencur 1 ruas e.
 
Hati tiruan ii
 
 
Kacang ijo ( rendam semalaman ) kupas kulitnya 250 gr
 
Tepung tapioca 25 gr
 
Santan kental 40 ml
 
Ketumbar ½ sdt
 
Lengkuas 1 ruas
 
Bawang putih 1 siung
 
Merica bubuk ½ sdt
 
Kencur 1 ruas
 
Garam secukupnya
 
Jahe 1 ruas f.
 
Paru tiruan
 
Kacang ijo ( rendam semalam ) 250 gr
 
Kemiri 2 butir
 
Bawang putih 1 siung
 
Merica bubuk ½ sdt
 
Lengkuas 1 ruas
 
Jahe 1 ruas
 
Kencur 1 ruas
 
Garam secukupnya
Prosedur :
a.
 
Tahu 1.
 
Bersihkan kedelai dari kotoran kemudian timbang 2.
 
Rendam dalam air bersih 4
 – 
 6 jam 3.
 
Tiriskan , giling / hancurkan menjadi bubur kedelai dengan menambahkan air dengan perbandingan 1 : 6 4.
 
Masak bubur kedelai pada suhu 120
0
c selama 8 menit , kemudian saring 5.
 
Bubur kedelai dibagi 2 bagian :
-
 
1 bagian ditambahkan larutan caso
4
 2% berat kedelai
-
 
1 bagian tambahkan asam cuka 4% berat kedelai Pertahankan suhu susu 70
 – 
 80
0
c , sambil diaduk perlahan sampai merata

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->