¾ nya balum tebina dalam program pos bimbingan terpadu. (Profil kesehatanPuskesmas Karawaci Baru tahun, 2007)Lanjut usia yang diobati di puskesmas karawaci baru yaitu sebanyak 371 jiwaatau 19,3% yang berarti hamper ¼ dari jumlah keseluruhan. Masih banyak yangkesehatannya terganggu. Karena kemungkinan para lanjut usia masih tidak mau ataumalas untuk mengikuti kegiatan program posbindu, atau kemungkinan masih banyak dari mereka harus mancari materi untuk kehidupannya yang akhirnya sulitmeluangkan waktu untuk mengikuti program posbindu tersebut, sehinggakesehatanmereka tidak terkontrol, yang akhirnya mereka mengalami sakit. (Profil kesehatanPuskesmas Karawaci Baru tahun, 2007).Dari paparan data yang ada penulis menyimpulkan bahwa jumlah lanjut usiayang ada di daerah puskesmas karawaci baru cukup banyak dan yang mengikuti program pembinaan posbindu hanya 13,58 % dari jumlah lansia yang ada, dan yangmasih terganggu kesehatan fisiknya hingga mengalami pengobatan 19,3 %. Sedangyang mengikuti olahraga atau latihan fisik adalah 10,19 % sehingga penulis disiniingin mengkaji bagaimana “ gambaran latihan fisik untuk kesehatan lanjut usia(lansia) di daerah puskesmas karawaci baru kota tangerang”.
Perumusan Masalah
Dari latar belakang yang telah diuraikan diatas, maka rumusan masalah pada penelitian ini adalah : bagaimana gambaran latihan fisik untuk kesehatan lanjut usia?
Tujuan Penelitian