Welcome to Scribd. Sign in or start your free trial to enjoy unlimited e-books, audiobooks & documents.Find out more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Surat Untuk Guru 10 Komunikasi Non Verbal

Surat Untuk Guru 10 Komunikasi Non Verbal

Ratings: (0)|Views: 42|Likes:
Published by Leo Sutrisno

More info:

Published by: Leo Sutrisno on Aug 19, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/19/2009

pdf

text

original

 
Surat untuk para guru 10; Komunikasi non verbal
Leo Sutrisno
Anakku, Setia Nugraha,
Masih soal komunikasi dengan para murid, pembicaraan dengan adikmu pertelpon minggu lalu akhirnya saya bicarakan dengan ibumu. Ada dua hal yangterkait dengan komunikasi lisan antara engkau dan para muridmu yaitu: apa yang diucapan dan bagainama cara mengucapkannya. Kombinasi keduanya akanmenentukan kesan yang berbeda pada muridmu.Vicki Ritts dari St. Louis Community College, Florissant Valley danJames R. Stein, Southern Illinois University, Edwardsville AS memberikansejumlah saran yang dapat engkau pertimbangkan. bagian yang berkaitandengan bagaimana cara kita menyampaikan pesan secara lisan kepada paramurid disebut komponen nonberbal.Ada tiga hal yang mendorong kita agar memperhatikan tingkah laku nonverbaldalam proses mengajar belajar. Pertama, dengan memperhatikan tingkah lakunonverbal, engkau menjadi semakin peka dalam menerima ‘pesanparamuridmu. Kedua, engkau juga akan menjadi pengirim isyarat yang baik dalammendorong belajar para muridmu. Ketiga, secara psikologis hubunganmudengan para murid menjadi semakin ‘dekat’.Mereka juga menunjukkan bahwa tingkah laku nonverbal yang perludiperhatikan itu menyangkut ‘kontak pandang, ekspresi wajah, gerak tubuh,orientasi tubuh, para linguistic, serta humor. Marilah kita lihat satu persatu.Kontak pandangKontak pandang merupakan sutau saluran yang penting dalam komunikasi lisan.Kontak pandang dapat digunakan untuk ‘mengatur’ komunikasimu dengan paramurid. Ketika engkau sedang berbicara dengan murid tataplah mata merekadengan sorot mata yang lembut. Tatapan mata yang lembut dapatmeningkatkan kredibilitasmu di depan mereka. Tatapan mata yang lembutdapat menunjukkan: minat, perhatian, kehangatan hati, serta keramahanmuterhadap mereka.
 
Ekspresi wajahBanyak cara untuk mengekspresikan suasana hati. Misalnya, ketika engkautersenyum, berarti engkau bahagia, senang, riang hati, ramah, danbersahabat, Jika engkau sering tersenyum di depan para muridmu, itu berartibagi mereka engkau bersahabat, ramah, hangat, mudah didekati, dan jugamudah dihubungi. Senyumanmu dapat membuat mereka mersa nyamanberhadapan denganmu, mereka merasa lebih senang berada di kelasmu.Senyummu akan mendorong mereka belajar lebih baik lagi.Gerak tubuhJika engkau berbicara di depan kelas sambil duduk saja para muridmu akancepat merasa bosan. Karena itu, ada baiknya jika sedang di depan kelasberdirilah. Gerakkan tubuhmu mengikuti pesan lisan yang engkau ucapkan.Gerak tubuhmu yang ‘hidup’ akan memusatkan perhatian murid, sering jugamateri ajar menjadi lebih menyenangkan. Gerak tubuhmu akan memfasilitasipenerimaan gagasan yang sedang engkau sampaikan.Selain duduk, berdiri atau berjalan-jalan, duduk sambil bergoyang-goyang,kaki disilangkan, kaki diayun-ayun, tangak bertolak pinggang, atau tangan didalam saku cukup mempengaruhi kesan suasana hati para murid. Ada baiknyanbertindaklah sampai bats wajar, jangan berlebihan.Para linguisticPada komunikasi lisan paling tidak ada enam elemen pengucapan yang jugaperlu dipertimbangkan, yaitu: nada suara, tinggi-rendah suara, irama, warna,keras suara, serta inflesi. Variasikan pengucapanmu dengan mengubah-ubahkadar dari keenam elemen ini agar tidak terasa monoton. Engkau dapatmenyimak pembawa acara program televise. Ada sejumlah pembawa acara yang ucapan-ucapannya tidak monoton sehingga enak didengarkan. Tentu juga jangan mendayu-dayu seperti pembaca informasi di bandara atau pembawaacara infotaiment di televise.HumorBeberapa orang menganggap humor itu tidak cocok jika dibawa di depan kelas.Tertawa, sesungguhnya dapat mengurangi ‘stress’ dan menurunkan tensi baikbagi guru maupun bagi murid. Engkau sebainya, berusaha mengembalikanseyumanmu di masa kecil dulu. Seyummu yang bebas lepas membuat engka

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->