Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
5Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
UU No 18 tahun 2000

UU No 18 tahun 2000

Ratings: (0)|Views: 507 |Likes:
Published by macan37

More info:

Published by: macan37 on Aug 21, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/01/2012

pdf

text

original

 
Peraturan Perpajakan
Halaman 1
Penelitian Hukum Indonesia
- Hak Cipta © 2007
Bentuk: UNDANG-UNDANG (UU)Oleh: PRESIDEN REPUBLIK INDONESIANomor: 18 TAHUN 2000 (18/2000)Tanggal: 2 AGUSTUS 2000 (JAKARTA)Sumber LN NO. 2000/128; TLN NO. 3986Tentang: PERUBAHAN KEDUA ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 8 TAHUN 1983TENTANG PAJAK PERTAMBAHAN NILAI BARANG DAN JASA DAN PAJAKPENJUALAN ATAS BARANG MEWAHDENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESAPRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,Menimbang: bahwa dalam rangka lebih meningkatkan kepastian hukum dan keadilan,serta menciptakan sistem perpajakan yang sederhana dengan tanpamengabaikan pengawasan dan pengamanan penerimaan negara agarpembangunan nasional dapat dilaksanakan secara mandiri, perlu dilakukanperubahan terhadap Undang-undang Nomor 8 Tahun 1983 tentang PajakPertambahan Nilai Barang dan Jasa dan Pajak Penjualan Atas BarangMewah sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 11 Tahun1994;Mengingat:1. Pasal 5 ayat (1), Pasal 20 ayat (2), dan Pasal 23 ayat (2) Undang-Undang DasarNegara Republik Indonesia Tahun 1945 sebagaimana telah diubah dengan PerubahanPertama Tahun 1999;2. Undang-undang Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata CaraPerpajakan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1983 Nomor 49, TambahanLembaran Negara Nomor 3262) sebagaimana telah diubah terakhir denganUndang-undang Nomor 16 Tahun 2000 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun2000 Nomor 126, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3984);3. Undang-undang Nomor 7 Tahun 1983 tentang Pajak Penghasilan (Lembaran NegaraRepublik Indonesia Tahun 1983 Nomor 50, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3263)sebagaimana telah diubah terakhir dengan Undang-undang Nomor 17 Tahun 2000(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2000 Nomor 127, Tambahan LembaranNegara Nomor 3985);
 
Peraturan Perpajakan
Halaman 2
Penelitian Hukum Indonesia
- Hak Cipta © 2007
4. Undang-undang Nomor 8 Tahun 1983 tentang Pajak Pertambahan Nilai Barang danJasa dan Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (Lembaran Negara Republik IndonesiaTahun 1983 Nomor 51, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3264) sebagaimana telahdiubah dengan Undang-undang Nomor 11 Tahun 1994 (Lembaran Negara RepublikIndonesia Tahun 1994 Nomor 61, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3568);Dengan PersetujuanDEWAN PERWAKILAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIAMEMUTUSKAN:Menetapkan: UNDANG-UNDANG TENTANG PERUBAHAN KEDUA ATASUNDANG-UNDANG NOMOR 8 TAHUN 1983 TENTANG PAJAKPERTAMBAHAN NILAI BARANG DAN JASA DAN PAJAK PENJUALANATAS BARANG MEWAH.Pasal IBeberapa ketentuan dalam Undang-undang Nomor 8 Tahun 1983 tentang Pajak PertambahanNilai Barang dan Jasa dan Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (Lembaran Negara RepublikIndonesia Tahun 1983 Nomor 51, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3264) sebagaimanatelah diubah dengan Undang-undang Nomor 11 Tahun 1994 (Lembaran Negara RepublikIndonesia Tahun 1994 Nomor 61, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3568) diubah sebagaiberikut:1. Ketentuan Pasal 1 diubah, sehingga keseluruhan Pasal 1 berbunyi sebagai berikut:"Pasal 1Dalam Undang-undang ini yang dimaksud dengan:1. Daerah Pabean adalah wilayah Republik Indonesia yang meliputi wilayah darat,perairan, dan ruang udara diatasnya serta tempat-tempat tertentu di ZonaEkonomi Eksklusif dan Landas Kontinen yang di dalamnya berlakuUndang-undang Nomor 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan.2. Barang adalah barang berwujud, yang menurut sifat atau hukumnya dapatberupa barang bergerak atau barang tidak bergerak, dan barang tidak berwujud.3. Barang Kena Pajak adalah barang sebagaimana dimaksud dalam angka 2 yangdikenakan pajak berdasarkan Undang-undang ini.4. Penyerahan Barang Kena Pajak adalah setiap kegiatan penyerahan BarangKena Pajak sebagaimana dimaksud dalam angka 3.
 
Peraturan Perpajakan
Halaman 3
Penelitian Hukum Indonesia
- Hak Cipta © 2007
5. Jasa adalah setiap kegiatan pelayanan berdasarkan suatu perikatan atauperbuatan hukum yang menyebabkan suatu barang atau fasilitas ataukemudahan atau hak tersedia untuk dipakai, termasuk jasa yang dilakukanuntuk menghasilkan barang karena pesanan atau permintaan dengan bahandan atas petunjuk dari pemesan.6. Jasa Kena Pajak adalah jasa sebagaimana dimaksud dalam angka 5 yangdikenakan pajak berdasarkan Undang-undang ini.7. Penyerahan Jasa Kena Pajak adalah setiap kegiatan pemberian Jasa KenaPajak sebagaimana dimaksud dalam angka 6.8. Pemanfaatan Jasa Kena Pajak dari luar Daerah Pabean adalah setiap kegiatanpemanfaatan Jasa Kena Pajak dari luar Daerah Pabean di dalam DaerahPabean.9. Impor adalah setiap kegiatan memasukkan barang dari luar Daerah Pabean kedalam Daerah Pabean.10. Pemanfaatan Barang Kena Pajak tidak berwujud dari luar Daerah Pabeanadalah setiap kegiatan pemanfaatan Barang Kena Pajak tidak berwujud dari luarDaerah Pabean karena suatu perjanjian di dalam Daerah Pabean.11. Ekspor adalah setiap kegiatan mengeluarkan barang dari dalam Daerah Pabeanke luar Daerah Pabean.12. Perdagangan adalah kegiatan usaha membeli dan menjual, termasuk kegiatantukar menukar barang, tanpa mengubah bentuk atau sifatnya.13. Badan adalah sekumpulan orang dan atau modal yang merupakan kesatuanbaik yang melakukan usaha maupun yang tidak melakukan usaha yang meliputiperseroan terbatas, perseroan komanditer, perseroan lainnya, Badan UsahaMilik Negara atau Daerah dengan nama dan dalam bentuk apapun, firma,kongsi, koperasi, dana pensiun, persekutuan, perkumpulan, yayasan, organisasimassa, organisasi sosial politik, atau organisasi yang sejenis, lembaga, bentukusaha tetap, dan bentuk badan lainnya.14. Pengusaha adalah orang pribadi atau badan sebagaimana dimaksud dalamangka 13 yang dalam kegiatan usaha atau pekerjaannya menghasilkan barang,mengimpor barang, mengekspor barang, melakukan usaha perdagangan,memanfaatkan barang tidak berwujud dari luar Daerah Pabean, melakukanusaha jasa, atau memanfaatkan jasa dari luar Daerah Pabean.15. Pengusaha Kena Pajak adalah Pengusaha sebagaimana dimaksud dalamangka 14 yang melakukan penyerahan Barang Kena Pajak dan ataupenyerahan Jasa Kena Pajak yang dikenakan pajak berdasarkan

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->