Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
3Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Kewarganegaraan Ganda Untuk Anak

Kewarganegaraan Ganda Untuk Anak

Ratings: (0)|Views: 356 |Likes:

More info:

Published by: Herman Adriansyah AL Tjakraningrat on Aug 21, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/09/2012

pdf

text

original

 
1
KEWARGANEGARAAN GANDA UNTUK ANAK
TATA CARA PENDAFTARAN UNTUK KEWARGANEGARAAN GANDA ANAKBerikut merupakan keterangan tambahan mengenai tata carapendaftaran untuk memperoleh kewarganegaraan ganda bagi anak.Tulisan ini juga merupakan jawaban atas salah satu pertanyaan yangdisampaikan oleh pengunjung setia Jurnal Hukum ini. Semoga jugamemberi manfaat bagi khalayak banyak.***UU Kewarganegaraan baru yaitu Undang-undang Nomor 12 Tahun2006 ("UU No.12/2006") telah menyebutkan dalam Pasal 4 bahwa anakyang lahir dari perkawinan yang sah antara seorang ayah WarganegaraAsing (WNA) dan seorang ibu Warganegara Indonesia (WNI) termasuksebagai Warga Negara Indonesia. Bagi anak-anak yang lahir sebelumUU ini disahkan, seperti halnya dalam kasus anak-anak Ibu, makaberdasarkan Pasal 41 UU No.12/2006 anak-anak tersebut (dengansyarat belum berusia 18 tahun dan belum kawin) dapat memperolehkewarganegaraan Indonesia dengan cara mendaftarkan diri padaMenteri melalui pejabat atau perwakilan republik Indonesia palinglambat 4 (empat) tahun setelah UU No.12/2006 diundangkan.Tata cara pendaftaran diatur dalam peraturan pelaksanaan dari UUNo.12/2006 yaitu Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia(HAM) Nomor M.01-HL.03.01 Tahun 2006 Tentang Tata CaraPendaftaran Untuk Memperoleh Kewarganegaraan Republik IndonesiaBerdasarkan Pasal 41 Dan Memperoleh Kembali KewarganegaraanRepublik Indonesia Berdasarkan Pasal 42 Undang-Undang Nomor 12Tahun 2006 Tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia.Pendaftaran untuk memperoleh Kewarganegaraan Republik Indonesiabagi anak yang berayahkan WNA dan beribukan WNI dilakukan olehsalah seorang dari orang tua atau walinya dengan mengajukanpermohonan secara tertulis dalam bahasa Indonesia di atas kertasbermeterai cukup. Permohonan pendaftaran tersebut bagi anak yangbertempat tinggal di wilayah negara Republik Indonesia diajukankepada Menteri melalui Pejabat yang wilayah kerjanya meliputi tempattinggal anak. Permohonan pendaftaran bagi anak yang bertempat
 
2tinggal di luar wilayah negara Republik Indonesia diajukan kepadaMenteri melalui Kepala Perwakilan Republik Indonesia yang wilayahkerjanya meliputi tempat tinggal anak. Dalam hal di negara tempattinggal anak belum terdapat Perwakilan Republik Indonesia, makapermohonan pendaftaran dilakukan melalui Kepala PerwakilanRepublik Indonesia terdekat.Dengan demikian, jika anak-anak Ibu bertempat tinggal di Malaysia,maka dapat mengajukan permohonannya melalui KBRI di Kuala Lumpuratau Konsulat Jenderal RI yang terdekat dengan kediaman anak. Begitupun halnya jika bertempat tinggal di Jerman, dapat menghubungi KBRIatau KonJen RI yang terkait.Permohonan pendaftaran sekurang-kurangnya memuat:1.
 
nama lengkap, alamat tempat tinggal salah seorang dari orang tuaatau wali anak;2.
 
nama lengkap, tempat dan tanggal lahir serta kewarganegaraankedua orang tua;3.
 
nama lengkap, jenis kelamin, tempat dan tanggal lahir, statusperkawinan anak serta hubungan hukum kekeluargaan anak denganorang tua; dan4.
 
kewarganegaraan anak.Permohonan pendaftaran harus dilampiri dengan:1.
 
fotokopi kutipan Akte kelahiran anak yang disahkan oleh pejabatyang berwenang atau Perwakilan Republik Indonesia;2.
 
surat pernyataan dari orang tua atau wali bahwa anak belum kawin;3.
 
fotokopi kartu tanda penduduk atau paspor orang tua anak yangmasih berlaku yang disahkan oleh pejabat yang berwenang atauPerwakilan Republik Indonesia; dan4.
 
pas foto anak terbaru berwarna ukuran 4X6 cm sebanyak 6 (enam)lembar.Selain lampiran sebagaimana dimaksud bagi anak yang lahir dariperkawinan yang sah harus melampirkan fotokopi kutipan Akteperkawinan/buku nikah. Apabila orang tua bercerai atau salah satudiantaranya telah meninggal dunia, maka dengan melampirkan kutipan
 
3Akte perceraian/surat talak/perceraian atau keterangan/kutipan Aktekematian salah seorang dari orang tua anak yang disahkan oleh pejabatyang berwenang atau Perwakilan Republik Indonesia. Permohonanpendaftaran menggunakan bentuk formulir sebagaimana tercantumdalam lampiran I Peraturan Menteri Hukum dan HAM tersebut.Dalam hal permohonan pendaftaran telah dinyatakan lengkap, Menterimenetapkan keputusan memperoleh Kewarganegaraan RepublikIndonesia dalam waktu paling lambat 30 (tiga puluh) hari kerjaterhitung sejak permohonan pendaftaran diterima dari Pejabat atauPerwakilan Republik Indonesia.Keputusan tersebut dibuat dalam rangkap 3 (tiga), dengan ketentuan:1.
 
rangkap pertama diberikan kepada orang tua atau wali anak melaluiPejabat atau Perwakilan Republik Indonesia;2.
 
rangkap kedua dikirimkan kepada Pejabat atau Perwakilan RepublikIndonesia sebagai arsip; dan3.
 
rangkap ketiga disimpan sebagai arsip Menteri.Keputusan Menteri tersebut disampaikan kepada Pejabat atauPerwakilan Republik Indonesia dalam waktu paling lambat 14 (empatbelas) hari kerja terhitung sejak tanggal Keputusan Menteri ditetapkan.Pejabat atau Perwakilan Republik Indonesia menyampaikan KeputusanMenteri tersebut kepada orang tua atau wali anak yang memohonpendaftaran paling lambat 14 (empat belas) hari kerja terhitung sejakKeputusan Menteri diterima. Permohonan pendaftaran anaksebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 hanya dapat diproses apabilatelah diajukan secara lengkap kepada Pejabat atau Perwakilan RepublikIndonesia paling lambat pada tanggal 1 Agustus 2010. Dalam halpermohonan pendaftaran anak diajukan secara lengkap kepada Pejabatatau Perwakilan Republik Indonesia melalui pos hanya dapat diprosesapabila stempel pos pengiriman tertanggal paling lambat tanggal 1Agustus 2010.Dengan demikian anak-anak Ibu akan memiliki kewarganegaraanganda, dan di usia 18 tahun nanti atau sebelumnya apabila menikahsebelum 18 tahun, anak-anak Ibu harus menyatakan memilih salah satukewarganegaraan tersebut.

Activity (3)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Neng Isty liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->