Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
34Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
perencanaan sdm dan personalia pendidikan

perencanaan sdm dan personalia pendidikan

Ratings: (0)|Views: 3,662 |Likes:
Published by arifmustafa

More info:

Published by: arifmustafa on Aug 23, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as RTF, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/30/2013

pdf

text

original

 
PERENCANAAN SDM DAN PERSONALIA PENDIDIKAN ISLAM(SEBUAH PEMIKIRAN PEMBERDAYAAN
1
)A.PendahuluanLembaga pendidikan merupakan lembaga yang dinamis. Sifat dinamis itu berhubungan dengan perubahan dan perkembangan teknologi serta pola perilakukehidupan suatu masyarakat yang dinamis. Kebutuhan manusia sebagai pelanggan yanghaus akan pengetahuan, maka dari itu pendidikan dituntut untuk terus berusaha dalammeningkatkan produk pendidikan serta peningkatan kualitas para pendidiknya. Kondisisemacam ini mengharuskan lembaga pendidikan selalu tersedia Sumber daya manusiadan personalia dalam pendidikan yang mampu menghasilkan produk-produk yangdigemari oleh pelanggannya (peningkatan pelayanan). Maka lembaga pendidikan yangmenginginkan maju/tumbuh menjadi lembaga pendidikan yang bonafit tidak bolehmengabaikan perencanaan sdm dan personalianyaDari uraian di atas SDM dan personalia pendidikan mempunyai peran strategis untuk menentukan kesuksesan ataupun kehancuran lembaga pendidikan, betapa pun besar sumber dana dan peralatan teknologi dan media pembelajaran serba mutakhir tidak akanada gunanya ketika tidak ada sumber daya manusia yang mampu menjalankannya. Untuk membentuk sumber daya munusia dan personalia pendidikan di negara kita masihdihadapkan persolan yang sangat pelik mulai dari permasalahan konflik antarlembaga penyelenggara pendidikan dari tingkat pusat, provinsi, daerah kabupatan/kota, pemerintah pusat setengah hati melepas pendidikan dikelola sepenuhya oleh daerah.Logis karena pusat khawatir pendidikan tidak akan berjalan dengan baik dantergantung dengan kepala daerah yang mengurusinya, sedangkan dengan otonomi daerahsecara otomatis membrikan wewenang kepada daerah untuk mengurusi pendidikan secaramandiri. Hal ini mengindikasikan adanya tarik ulur kepentingan, sekaligus cerminketidaksiapan struktural daerah. Akar permasalahan sebetulnya adalah dari adanyakonflik pembagian kewenangan yang tidak jelas, baik di tingkat provinsi maupun
1 Pemberdayaan dalam
 Kamus Besar Bahasa Indonesia
, mengandung arti proses mendatangkan hasil ataumanfaat atau proses menjadi berdaya (berkekuatan). Atau proses/cara/perbuatan memberdayakan/membuat jadi berdaya.
 KBBI 
hal: 242
1
 
kabupaten/kota. Permasalahan ini berimplikasi terhadap pembangunan SDM secaraumum, karena untuk mencapai kualitas SDM yang baik diperlukan tatanan kelembagaanserta birokrasi yang sehat.Pada aspek lain pemberdayaan pendidikan dihadapkan pada pemasalahan guru yangmenumpuk di perkotaan dan pulau jawa yang kalau diakui mereka akan kesulitan akanmemperolah sertifikasi, karena jam mengajar mereka kurang dari ketentuan yangditentukan bila tidak dimanipulasi, kurangnya pelatihan (diklat) yang berkala (bahkan adaindikasi hanya untuk menghabiskan anggaran yang ada sehingga secara logis berakibatkepada mutu guru dipulau jawa apalagi diluar jawa banyak yang tidak berkualitas untuk memenuhi mutu pendidik. Yang lebih parah adalah tutor (widyaiswara) sendiri tidak  berkualitas, dengan beberapa indikasi: kurang perencanaan, kurang mnguasai kurikulumdan metode mengajar, penguasaan pengetahuan yang
out of date
dan disiplin kaku sertatidak dapat menghargai perbedaan yang ada, tentu hal ini disebabkan perekrutanwidyaisawara yang tekesan KKN, dan tertutup.Sisi lain lagi dalam rekrutmen tenaga pendidikan. Dalam hal ini pemerintahnampaknya sangat sembrono dalam melakukan rekrutment pegawai, hal itu dapat dilihatmenumpuknya guru mata pelajaran yang sama dalam satu sekolah, pemerintah dalam halini tidak melakukan perencanaan dan analisis akan kebutuhan tenaga guru yang seola-olah hanya “menghidupi” orang disekitarnya dan kerabatnya, untuk itulah pemerintah perlu menaikkan kompensasi kepada pendidik dan tenaga kependidikan yang tinggisehingga profesi ini menjadi impian setiap lulusan sekolah atas yang cerdas cendekiauntuk masuk kefakultas ilmu pendidikan, kemudian pemerintah melakukan penyeleksianyang ketat untuk masuk fakulta keguruan, kemudian yang lulusan terbaik peringkat 1-5dari tiap FIP diangkat pegawai negeri secara otomatis dan langsung memperolehsertifikasi. Inilah
 side effect 
ketika institusi pendidikan tidak diurusi oleh orang-orangyang berkompeten dibidangya, sebagaimana sabda Rasulullah saw dalam salah satuhadisnya,
ةعاسلرظتن اف هرمن يل ر دو 
“Jika suatu urusan tidak diserahkan pada ahlinya maka tunggulah kehancurannya”
 
B.SDM dan Personlia Pendidikan Berkualitas1.Sebuah Definisi Perencanaan SDM dan PersonaliaPerencanaan berisi perumusan merupakan kegiatan untuk mencapai tujuan yangdiinginkan. Pencanaan adalah proses pemilihan dan penetapan tujuan, strategi, metode,tolok ukur keberhasilan suatu kegiatan
2
. Pengertian ini menunjukkan bahwa perencanaanmerupakan proses atau rangkaian beberapa kegiatan yang saling berhubungan dalammemilih salah satu diantara beberapa alternatif tentang tujuan institusi pendidikan.Kemudian memilih strategi untuk mencapai tujuan tersebut. Menetapkan anggaran untuk melaksanakan strategi dan metode tersebut, diiringi dengan memilih dan menetapkantolok ukur yang akan digunakan untuk menilai keberhasilan dalam mencapai tujuandengan menerapkan strategi dan metode yang telah dipilih sebelumnya.Perencanaan merupakan inti dari manajemen, karena perencanaan akan membantumengurangi ketidakpastian dimasa yang akan datang, sehingga akan memungkinkan pengambil keputusan untuk menggunakan sumber daya yang dimilikinya, sertamemaksimalkan pegawai yang dimilikinya secara efektif dan efisien. Sumber DayaManusia (SDM) adalah manusia yang bekerja di lingkungan suatu organisasi (disebut juga personil, tenaga kerja, pekerja atau karyawan)
3
.Sumber Daya Manusia adalah potensi manusiawi sebagai penggerak organisasi dalammewujudkan eksistensinya
4
. Aset paling penting yang dimiliki organisasi (pendidikan)dan diperhatikan oleh setiap pemimpin adalah manusia dalam organisasi. Manusiamerupakan elemen yang selalu ada dalam setiap organisasi. Mereka membuat tujuan,inovasi melaksanakan sehingga tercapai tujuan yang ingin dituju. Sumberdaya manusiamembuat organisasi menjadi hidup lebih hidup.Sumber daya manusia merupakan satu-satunya faktor yang dominan karenamerekalah sumber daya yang memiliki akal, perasaan kebutuhan, pengetahuanketrampilan dan lain sebagainya. Pada intinya sumber daya inilah yang mempengaruhimaju atau mundurnya suatu organisasi. mereka akan mempengaruhi secara langsung pada
2 James J. Jones & Donald Walters. Human resource management in education, Yogyakarta, Q Media, 2008. Hal 703 Ibid hal 724 Ibid hal 73
3

Activity (34)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Isnan Hidayat liked this
Thieka CUma Qw liked this
Setiawan Afif liked this
Edwarn Abazel liked this
Pur Yono liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->