kemampuan bergerak (motilitas).- Kapasitasi di saluran reproduksi betina pembuangan sebagian kolesterol membran, perubahan glycosaminoglikan perubahan ion-ion sehingga membran fosfolipid spermatozoa menjadi tidak stabil.- Reaksi akrosom saat berikatan dengan sel telur.1.Dalam tubuh jantan2.Di luar tubuh jantan3.Dalam tubuh betina1.Dalam tubuh jantan-spermataozoa+ plasma semen keluar tubulus seminiferus
à
vas eferent karena:a. Meningkatnya sekresi sel Sertoli b. Merembesnya cairan dari ruang antara sel ke lumen tubulic. menumpuknya spermatozoa yang dihasilkanDi dalam vas efferent spermatozoa bergerak lamban, berhari-hari, gerakan karena:a. Meningkatnya produksi tubulus, sehingga mendesak maju b. gerakan mengayuh, berirama, cilia dinding vas efferen-Dari vas efferent
à
ductus epididimis, perjalanan lebih pelan (minggu-bulan)
à
mengalamai pematangan fisiologis-Ductus epididimis tempat cadangan, dikeluarkan sewaktu-waktu, besar-besaran(ejakulasi)-Gerakan mani dalam ductus epididimis karena:a. tekanan voluma meningkat dari vas efferent b. kerutan otot dinding epididimisc. penumpukan plasma dari kelenjar dinding epididimisd. kerutan otot dinding vas deferens (peristalsis), seperti pompa hisap, sehinggamani mengalir maju-Dari epididimis
à
ductus deferens,-Ductus deferens tempat cadangan (berbulan-bulan) pada pisces ½ tahun, sapi 2-3hari-Ductus deferens bermuara pada bagian yang disebut ampulla-Dari ductus deferens
à
ductus ejaculatorius-Lapisan otot tebal di d. ejaculatorius, berkerut saat coitus-D. ejaculatorius bermuara di urethra + sekret prostat+ bulbourethralis+littre-Penis adalah tempat terakhir yang dilalui spermatozoa2.Di luar tubuh jantan•Evertebrata, pisces, amphibia,, mani dikeluarkan dekat dengan telur yangdikeluarkan oleh betina•Spermatozoa bergerak aktif dalam medium air 3.Dalam tubuh betina•mani masuk lewat tubuh betina lewat alat penghantar/kontak dengan vulva betina•Pada pisces sirip dubur/pelvis alat untuk menhantarkan mani