Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
5Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Peningkatan Kapasitas TUK

Peningkatan Kapasitas TUK

Ratings: (0)|Views: 873 |Likes:
Published by DPD IPBI Jatim
Pedoman dan acuan lengkap prosedur operasional standar Uji Kompetensi pembinaan kursus dan kelembagaan seni merangkai bunga dan desain floral di Indonesia.
Pedoman dan acuan lengkap prosedur operasional standar Uji Kompetensi pembinaan kursus dan kelembagaan seni merangkai bunga dan desain floral di Indonesia.

More info:

Published by: DPD IPBI Jatim on Aug 24, 2009
Copyright:Traditional Copyright: All rights reserved

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/17/2013

pdf

text

original

 
 
DPD IPBI JatimJl. Penjaringan Asri 15 PS1C no.33, Surabaya 60297031-8794618031-5962595dpdipbijatim@gmail.com 2/10/2009
Direktorat Pembinaan Kursusdan Kelembagaan
Pedoman dan acuan lengkap proseduroperasional standar Uji Kompetensi pembinaankursus dan kelembagaan seni merangkai bungadan desain floral di Indonesia.
 
PeningkatanKapasitas TEMPATUJI KOMPETENSI
 
 
   D   e   p   a   r   t   e   m   e   n    P   e   n    d   i    d   i    k   a   n    N   a   s   i   o   n   a    l
2Peningkatan Kapasitas TEMPAT UJI KOMPETENSI
KATA SAMBUTAN
 
Direktur Jendral PNFI Depdiknas
 
Pendidikan diselenggarakan secara berkeadilan, bermutu, dan relevan dengan kebutuhan masyarakatbaik di tingkat lokal, nasional, maupun internasional sehingga mampu mewujudkan visi pendidikan nasionaluntuk membangun insan yang cerdas dan kompetitif. Untuk mewujudkan visi tersebut dalampenyelenggaraan pendidikan nasional bertumpu pada tiga tema, yakni:1.
 
Pemerataan dan perluasan akses.2.
 
Peningkatan mutu, relevansi, dan daya saing.3.
 
Peningkatan tata kelola, akunbilitas, dan pencitraan publik.Direktorat Jendral Pendidikan Nonformal dan Informal sebagai salah satu unit utama DepartemenPendidikan Nasional dalam menindaklanjuti tema tersebut di bidang pembinaan kursus dan kelembagaanmengembangkan berbagai program antara lain pembinaan penyelenggaraan Uji Kompetensi bagi pesertadidik kursus dan pelatihan serta warga masyarakat. Kebijakan penyelenggaraan Uji Kompetensi ini sesuaidengan amanat Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional pasal 61 ayat 1dan 3 tentang sertifikasi, Peraturan Pemerintah Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikanpasal 89 ayat (1) dan (5) tentang sertifikasi, serta keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 70 tahun2008 tentang Uji Kompetensi bagi peserta didik kursus dan pelatihan dari Satuan Pendidikan Nonformalatau warga masyarakat yang belajar mandiri.Uji Kompetensi bagi peserta didik kursus dan pelatihan atau warga masyarakat merupakan saranauntuk mengukur pencapaian kompetensi akhir peserta didik dan bagi mereka yang dinyatakan lulus dankompeten akan memperoleh sertifikat kompetensi. Untuk menyelenggarakan Uji Kompetensi tersebutdiperlukan lembaga sertifikasi kompetensi yang dibentuk oleh organisasi profesi yang diakui pemerintah,tempat uji kompetensi, penguji kompetensi, dan berbagai standar kompetensi lulusan berstandar nasional.Akhirnya dengan terbitnya pedoman uji kompetensi, pembentukan dan peningkatan kapasitas lembagasertifikasi kompetensi, tempat uji kompetensi, serta pelatihan dan ujian calon penguji uji kompetensi inidiharapkan dapat memacu kami dan dinas pendidikan, organisasi profesi, penyelenggara kursus dan satuanpendidikan nonformal lainnya untuk melakukan langkah-langkah yang terarah, terencana danberkesinambungan dalam pembinaan dan penyelenggaraan uji kompetensi. Mudah-mudahan denganpedoman ini pelaksanaan uji kompetensi dapat berjalan dengan lancar dan sesuai dengan ketentuan yangditerapkan.Jakarta, 10 Februari 2009Direktur Jendral,Hamid Muhammad, Ph.DNIP 19590512 198311 1 001
 
 
   D   e   p   a   r   t   e   m   e   n    P   e   n    d   i    d   i    k   a   n    N   a   s   i   o   n   a    l
3Peningkatan Kapasitas TEMPAT UJI KOMPETENSI
KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan ke hadirat TYME karena dengan kerja keras dan upaya yang tidak mengenallelah akirnya Direktorat Pembinaan Kursus dan Kelembagaan, Direktorat Jendral Pendidikan Nonformal danInformal, Departemen Pendidikan Nasional berhasil menyelesaikan penyusunan berbagai pedoman yangakan menjadi acuan atau rujukan oleh pemangku kepentingan, baik di tingkat pusat maupun daerah,dibidang pembinaan kursus dan kelembagaan, khususnya dalam mendukung pelaksanaan program ujikompetensi.Pada tahun 2009, pedoman-pedoman yang telah disusun, antara lain:1.
 
Pedoman uji kompetensi2.
 
Pedoman pembentukan lembaga Sertifikasi Kompetensi3.
 
Pedoman pembentukan temapt uji kompetensi4.
 
Pedoman pelatihan dan ujian calon penguji uji kompetensi5.
 
Pedoman peningkatan kapasitas lembaga sertifikasi kompetensi6.
 
Pedoman peningkatan kapasitas tempat uji kompetensi.Kemudian dilanjutkan dengan penyusunan beberapa pedoman lainnya, yaitu:1.
 
Prosedur Operasional Standar (POS)2.
 
Uji kompetensi SPA3.
 
POS Uji Kompetensi Tata Boga4.
 
POS Uji Kompetensi Seni merangkai Bunga dan Desain Floral5.
 
Standar Biaya Uji Kompetensi6.
 
Pedoman pelatihan calon pelatih/master penguji Uji Kompetensi.POS Uji Kompetensi bidang ketrampilan/keahlian lainnya telah disusun pada tahun 2008, yaitu bidangakuntasi, bahasa inggris, komputer, tata rias pengantin, menjahit, tata kecantikan rambut, hantaran danakupuntur.Penyusunan pedoman-pedoman tersebut merupakan upaya mewujudkan atau mengimplementasikanUndang-Undang Nomor 70 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Peraturan Pemerintah Nomor19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan dan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 70tahun 2008 tentang uji kompetensi bagi peserta didik kursus dan pelatihan dari Satuan PendidikanNonformal atau warga masyarakat yang belajar mandiri.Kami berharap seluruh pedoman tersebut dapat dilaksanakan sesuai dengan ketentuan dan berhasildengan baik. Apabila terdapat kekurangsempurnaan pedoman-pedoman tersebut dalam pelaksanaannya,maka akan kami jadikan bahan masukan penyempurnaan dan pelaksanaan program di masa mendatang.Jakarta, 9 Februari 2009Direktur,Dr. WartantoNIP 131865020

Activity (5)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
yusupd liked this
dyah puspa sari liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->