|
Home
|
Daftar / Login
|
Forum
|
KMU Chat
|
Tadbir
|August 24, 2009
FaceBookLoginNicknamePasswordDon't have an accountyet? You can create one.As a registered user youhave some advantageslike theme manager,comments configurationand post commentswith your name.MYKMU
·
Padang Serai BebasPKR, anda bila lagi?
·
Adakah pengundiPermatang Pasir akanmengundi denganrasional?
·
SUSUT KERUSI !
·
PERMATANG PASIR:CALON PILIHAN DIKENALPASTI
·
Yusri rasa bersalah dan'akui' diguna PRburukkan Rohaizat
·
MYSTERY: Calun PASkaki rembat bini orang?
·
MYSTERY: AnakMahfudz pernahditankap keranaDADAH!!?
·
SENGAJA SASUL ?
·
Politicians & Leaders -the good, the Bad & theUgly.
·
Banyak Persoalan PerluDijawab Pas
read more...
Selangordaily.com
·
"Conflict of interest" bagiMalik Imtiaz mewakiliKhalid dan kerajaan
·
Ronnie Liu Lebih utamadari Islam
·
BN Selangor DituduhEdar Wang Palsu RM300
·
Sultan Selangor TidakPerkenan Wang ZakatDigunakan
·
YB Rodziah BerbohongLagi
read more...
IsuHotDotCoM
·
PAS patut diwartakansebagai parti ajaransesat!
·
Penyangak bertemupenipu...
·
Tak usah percaya padaulama politik!
·
Ulama harus tegurpenyelewengan agamaoleh Pas!
·
Syurga neraka jadibahan lelongan NikAziz!
read more...
User Info
Forum FAQ
Search
Usergroups
Profile
Log in to check your private messages
Log in
Untung Malaysia Semakin Angkuh -- sebuah perspektif
Goto page 1,
2
,
3
,
4
Next
Forum MYKmu Dot Net Forum Index
->
Politik MalaysiaView previous topic
::
View next topic
AuthorMessageMXZ
Panelis Muda Joined: Sep 23, 2007Posts: 36Posted: Mon Sep 24, 2007 4:44 pm Post subject: Untung Malaysia Semakin Angkuh --sebuah perspektif Untung Malaysia Semakin AngkuhOleh: Eddy Satriya*)Kolom Majalah Mingguan FORUM KEADILAN No. 50/24April 2005Rasa geram, penasaran dan marah menjadi satu di dalam hati setiap kali membaca pemberitaantentang betapa Malaysia semakin menyepelekan bangsa Indonesia. Dahulu, seperti ditulis AmarzanLoebis, Malaysia tanpa tahu malu telah menjadikan Stambul Terang Bulan menjadi lagu kebangsaanmereka (Tempo, 14-20/3/05). Padahal lagu tersebut sepanjang pengetahuan saya tidak memilikiirama Mars sedikitpun. Perilaku tidak tahu diri itupun mereka teruskan melalui tindakan sepihakdalam berbagai kancah politik sehingga memaksa Presiden Soekarno mencanangkan propaganda“Ganyang Malaysia” pada tahun 1963. Sejarawan Anhar Gonggong dalam satu diskusi pernahmengingatkan bahwaMalaysia juga tidak memperlihatkan sikap kooperatif ketika terjadinyapembajakan pesawat Garuda Woyla dua puluh empat tahun silam. Sikap tersebut telah memaksapesawat naas itu terpaksa mendarat di Don Muang, Bangkok.Terakhir, lalu lalang kapal-kapal perang Malaysia terus berupaya menggagalkan pembangunanmercusuar di Karang Unarang, Nunukan, Kalimantan Timur. Kapal perangmereka tak henti-hentinya memancing kesabaran Tentara Nasional Indonesia (TNI) untukmemulai insiden demi insiden (Kompas, 10/4/05). Diperkirakan provokasi sejenis denganberbagai varian masih akan diteruskan Malaysia dalam kesempatan yang berbeda. Jika dicermatidalam satu dekade terakhir, niscaya akan terekam betapa Malaysia dengan sangat terprogram,sistematis, dan tentu saja dengan kelicikan tinggi telah memanfaatkan Indonesia demi kemajuannegerinya. Kemajuan ekonomi yang tercermin dari perbedaan tingkat upah telah benar-benardimanfaatkan bagai sebuah magnet berkekuatan dahsyat untuk menarik tenaga kerja Indonesia (TKI)untuk mendulang Ringgit di sektor perkebunan dan konstruksi. Begitu pula bagi tenaga kerja wanita(TKW) untuk menjadi pembantu rumah tangga (PRT). Tragisnya, setelah mereka memiliki Undang-Undang yang lebih tegas tentang imigrasi, para TKI dan TKW kita yang bermasalahpun diburu laksanahewan liar. Mereka dikenai hukuman tahanan, diambil harta bendanya, untuk kemudian diusir tanpaampun. Khusus pekerja pria yang ditahan, mereka terkadang juga mendapat hukuman cambuk yangmeninggalkan bekas di pantat mereka seperti seringdiperlihatkan di layar kaca (Liputan6.com, 2/4/05). Lemahnya penegakan hukum di Indonesiakelihatannya juga dengan sangat jitu telah dimanfaatkan secara efektif dan efisien oleh para cukongdan tauke yang memang terkenallihai untuk memasukkan kayu selundupan ke negerinya dansebaliknya memasukkan berbagai produk secara ilegal seperti gula ke wilayah Indonesia.***Dalam skala yang lebih kecil, pengalaman pribadi sayapun seakan menambah bukti-bukti tentangarogansi orang Malaysia. Sewaktu melanjutkan pendidikan di negara bagian Connecticut, USA,berbagai insiden juga sering terjadi yang dipicu oleh rasa congkak teman-teman dari Malaysia. Seringmereka menguliahi -bukan hanya sekedar mengajak- secara berlebihan bahwa kami muslim dariIndonesia sebaiknya mengikuti cara hidup muslim seperti yang mereka lakukan. Mereka terkadangtega menyakiti hati tuan rumah di berbagai pertemuan ketika dengan pongahnya memeriksa asal usuldan tingkat kehalalan makanan yang dihidangkan. Dalam salah satu pertandingan Bola Volley antarpeserta pelatihan di Training Center JICA di Hatagaya, Tokyo, Jepang pada bulan Desember 1999,beberapa teman dari Malaysia dengan sengaja melakukan provokasi yang sangat meremehkan sayaserta peserta dari Philipina dan Vietnam. Keributan dapat dihentikan setelah saya menasehati merekadengan menyebutkan bahwa sebagian besar guru mereka di Malaysia itu berasal dariberbagai wilayahIndonesia seperti Minangkabau dan Bugis. Pernyataan keras yang terpaksa saya teriakkan dalambahasa Inggris dengan bumbu beberapa f-words ala anak muda di Amerika sana ternyata cukupampuh dan menciutkan nyali mereka. Belum berhenti disitu, akademisi mereka pun ikutmenggarapnya secara sistematis.Simaklah tulisan Dr. Nazaruddin Zainun, Pensyarah Sejarah Asia Tenggara, Pusat Pengajian IlmuKemanusiaan, Universiti Sains Malaysia (USM), Pulau Pinang serta SoijahLikin ahli antropologi bebasdan pengamat sosial masalah pekerja wanita Indonesia di Malaysia yang diterbitkan Utusan Malaysiabulan Juni 2004. Artikel yang terbit pascapenganiayaan TKW Nirmala Bonat tersebut sangat menyinggung perasaan. Zainun dan Likin dengandinginnya menuliskan betapa terbelakangnya kehidupan PRT kita yang menurut mereka tidak fasihberbahasa Indonesia, apalagi Inggris, dan tidak mengenal alat-alat elektronik dalam rumah tangga.
ForumTempur Politik Maya Kmu Dot Net Forums-viewtopic-Untung Ma...http://forum.mykmu.net/modules.php?name=Forums&file=viewtopic&t...1 of 78/24/2009 4:12 PM
Leave a Comment