dikembangkan meliputi kelapa dalam, kelapa hybrida, kopi, kakao, kemiri,kapuk, jambu mete, cengkeh, lada , vanili, pinang, aren, siwalan, sagu, asam jawa, nipa, kayu manis, tebu rakyat, tembakau, jahe, kunyit, kencur, serehwangi, temulawak, lempuyang, lengkuas, wijeng dan lain-lain.Sub Sektor kehutananLuas kawasan hutan di Kabupaten Bone sekitar 155.484 Ha yang terdiri darihutan lindung +- 32.612 Ha, Hutan Produkdsi +- 110.760 Ha, hutan wisata(Cani Sidenreng) +- 1,612 Ha dan hutan mangrove +- 10.437 Ha. Sektorkehutan pada tahun 2006 menberikan kontribusi sebesar 0,07%. Terhadaptotal PDRB atas dasar harga berlaku Kabupaten Bone, yaitu sebesr Rp.2.558.600.000. Hutan produksi di Kabupaten terdiri dari Hutan Pinus (+-10.500 Ha), Hutan Rotan (+- 2.500 Ha), hutan jati (+- 7.500 ha) dan Hutanlainnya (+- 90.360 Ha). Hutan Pinus berada di Lecamatan Bontocani, TelukLimpoe, Bengo, Ponre, dan Libureng dan Hutan jati tersebat di 18Kecamatan. Hutan Lindung berada di Kecamatan Bontocani, teluk Limpie,tonra, dua Boccoe, Lappariaja, Ponre, dan Tanete Riattang Timur. Hutanwisata Cani Sidenreng berada di kecamatan Ulaweng. Hutan Mangrovetersebr di 10 kecamatan yaitu Cendrana, Tellusiattinge, Awangpone, TaneteRiattang Timur, Barebbo, Mare, Sibulue, Tonra, Salomekko, dan Kajuara.Sub Sektor PeternakanKabupaten Bone merupakan selah satu daerah produsen ternak di sulsel,Komoditas peternakan yang dikembangkan di kabupaten Bon meliputi sapipotong, kerbau, kuda, kambing, ayam buras, ayam ras pedaging, ayam raspetelur, dan itik. Kontribusi sub sektor peternakan pada tahun 2006 sebesar1,69%. Ternhadap total PDRB atas dasar harga berlaku Kabupaten Bone,yaitu sebasar Rp. 65.392.450.000. Pemeliharaan ternak Kabupaten Bonemasih ,merupakan peternakan rakyat dengan sistem semi intesife tradisionalatau usaha peternakan lahan sempit. Oleh karena itu diusahakanpengembangan ternak unggas melalui pemanfaatan lahan pekarangan.Populasi ternak besar di Kabupaten Bone pada tahun 2006 terdiri dari Sapi(135.870 ekor), kerbau (4.730 ekor), kuda (8.209 ekor). Produksi daging sapipada tahun 2006 tercatat sebesar 16.935.950 Kg, kerbau 638.559 Kg, kuda32,69 Ton. Sedangkan untuk ternak kecil populasinya terdiri darikambing(8.012 ekor), ayam buras/ ayam kampung (1.336.223 ekor), ayamras pedanging (79.250 ekor), ayam ras petelur (23.463 ekor), dan itik(97.996 ekor). Sedangkan Produksi ternak kecil pada tahun 2006 terdiri daridaging kambing ( 10,522 kg), daging ayam kampung (170.378 kg), telur