1.0Pengenalan
Istilah kurikulum berasal dari bahasa Latin, curere, iaitu track yang digunakan dalam balap kereta kuda. Istilah ini kemudian dipopularkan oleh John Franklin Bobbit dalam bukunya The Curriculum yang diterbitkan pada tahun 1918.
Menurut Bobbit, kurikulummerupakan suatu naskah panduan mengenai pengalaman yang harus diperolehi oleh para pelajar. Kurikulum diibaratkan sebagai “jalur pacu” atau “kenderaan” untuk mencapaitujuan pendidikan dan kompetensi yang cemerlang oleh para pelajar.Menurut Grayson (1978), kurikulum adalah suatu
perencanaan untuk mendapatkan keluaran (
outcomes)
yang diharapkan dari suatu pembelajaran. Perencanaantersebut disusun secara berstruktur untuk suatu bidang pembelajaran, sehinggamemberikan ilmu dan interaksi untuk mengembangkan strategi pembelajaran. Masteri didalam kurikulum harus diorganisasikan dengan baik agar sasaran (
goals
) dan tujuan(
objectives
) pendidikan yang telah ditetapkan dapat tercapai. Sedangkan menurutHarsono (2005), kurikulum merupakan gagasan pendidikan yang digambarkan dalam praktik. Saat ini definisi kurikulum semakin berkembang, sehingga yang dimaksudkurikulum tidak hanya gagasan pendidikan tetapi juga termasuk seluruh program pembelajaran yang telah direncanakan dari setiap institusi pendidikan.Menurut Grundy, S (1987) kurikulum merupakan program yang melibatkanaktiviti antara guru dan murid yang dirancang sedemikian rupa sehingga para pelajar akan mencapai sebanyak mungkin tujuan akhir kegiatan pendidikan di sekolah.Kurikulum bukan hanya susunan sederhana mengenai perencanaan yang akandiimplementasikan, namun ia juga terdiri daripada proses yang aktif seperti perencanaan, perlaksanaan, dan evoluasi yang saling berhubungan timbal balik dan berintergrasisebagai suatu proses.Di bawah konteks Pendidikan di Malaysia, kurikulum merupakan suatu rancanganyang meliputi segala ilmu pengetahuan serta kemahiran, nilai-nilai dan norma, unsur kebudayaan dan kepercayaan masyarakat Malaysia. Peranan kurikulum pendidikan diMalaysia adalah untuk mengembangkan potensi pelajar-pelajar dari segi intelek, rohani,1