Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
107Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Matematika Al Qur'An

Matematika Al Qur'An

Ratings: (0)|Views: 13,111|Likes:
Published by mninthoel8376

More info:

Published by: mninthoel8376 on Sep 01, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

05/13/2013

pdf

text

original

 
Kalimat Basmalah, TetapanUniversal Awal Mula, dan FormulasiMatematis Otentifikasi Al Qur’an
Risalah Kajian Otentifikasi Al Qur’an ke-1Risalah Mawas Diri
“Hak Penciptaaan Hanya Milik Allah semata “ 
Distribusikan secara bebas untuk kepentingan Umat Islam2005-2057 adalah era tegaknya Cahaya Pemurnian Tauhid
 
Kalimah Basmalah terdiri dari 19 huruf yang nyata. Dari 19 huruf yangnyata tersebut, terdapat susunan 4 kelompok kalimat dan kata yaitu
“Bism” (3huruf), “Allah” (4 huruf), “ar-Rahmaan” (6 huruf), dan “ar-Rahiim” (6 huruf)
.Sehingga diperoleh jumlah huruf dari ke-4 kalimat dan kata yang membangunkalimah Basmalah menjadi 19 huruf.Didalam al-Qur’an jumlah dari 4 kata yang membangun kalimat
Basmalah” 
yaitu
“Bism”, “Allah”, “ar-Rahmaan”,
dan
“ar-Rahiim” 
ditemukandengan suatu jumlah yang mengikuti suatu komposisi perkalian dimanabilangan 19 menjadi faktor pengali yang tetap. Jadi secara umum berlaku
nx19
. Hubungan yang berlaku atas fakta-fakta demikian adalah (Lihat M.Quraish Shihab, “Membumikan al-Qur’an”, Mizan, 1998) :
Bism
” : 1x19=19 kali, jadi kata “
Bism
” ditemukan sebanyak 19 kalididalam al-Qur’an pada beberapa surat.
 Allah
” : 142x19=2698 kali
ar-Rahmaan
” : 3x19=57 kali
ar-Rahiim
” : 6x19 = 114 kaliJumlah kata “
ar-Rahiim
” ditemukan sebanyak 114 kali yaitu sejumlahsurat al-Qur’an. Sebenarnya terdapat 1 kalimat “
ar-Rahiim
” yang menjadi katake-115 namun kata ini tidak merujuk kepada penyifatan Allah namun kepadasifat-sifat Nabi Muhammad SAW yaitu pada QS 9:128.Dengan fakta demikian, para ahli Ijaz Adadi sepakat bahwa angka 19 menjadibasis dasar bilangan yang menentukan kodefikasi penyusunan al-Qur’an. Halini menjadi sangat penting karena dengan adanya fakta demikian makakodefikasi al-Qur’an sebenarnya sangat akurat dan eksak mengikuti suatusistematisasi yang sebenarnya menggambarkan makna yang sangat luasbahwa al-Qur’an adalah rahasia semesta alam yang tersirat dalam QS,
Tidaklah mungkin Al Qur'an ini dibuat oleh selain Allah; akan tetapi (Al Qur'an itu) membenarkan kitab-kitab yang sebelumnya dan menjelaskanhukum-hukum yang telah ditetapkannya, tidak ada keraguan di dalamnya,(diturunkan) dari Tuhan semesta alam.(QS 10:37)Jika mereka yang kamu seru itu tidak menerima seruanmu (ajakanmu)itu maka (katakanlah olehmu): "Ketahuilah, sesungguhnya Al Qur'an itu diturunkan dengan ilmu Allah dan bahwasanya tidak ada Tuhan selain Dia,maka maukah kamu berserah diri (kepada Allah)?"(QS 11:14)
 
Dua frase kalimat yang penting yang menjadi salah satu kuncipemahaman dalam 2 ayat diatas adalah “
(Al Qur'an itu) membenarkan kitab-kitab yang sebelumnya dan menjelaskan hukum-hukum yang telahditetapkannya, tidak ada keraguan di dalamnya, (diturunkan) dari Tuhansemesta alam.
Yang menegaskan kalimat sebelumnya bahwa Al’Qur’anadalah firman Tuhan sehingga apa yang ada didalamnya merupakan suatukeputusan Allah SWT yang telah ditentukan sebelum semua makhlukdiciptakan-Nya, semua kitab suci Wahyu yang pernah diturunkan adalah al-Qur’an sebagai satu-satunya Ummul Kitab, dan mengandung suatu ketetapandan kepastian yang tidak akan mungkin untuk diubah sampai akhir zamanseperti tersirat dalam QS 48:23 yang menjadi basis kajian otentifikasi al-Qur’an Musaf Utsmani ini.Dalam frase “
maukah kamu berserah diri (kepada Allah)? 
”, Allah sebenarnyamemberikan kisi-kisi bagaimana cara untuk memahami al-Qur’an yaitudengan berserah diri dan tentunya berendah hati dengan instrumen yangdiberikan kepada al-Insaan yaitu akal pikiran dengan “Iqra” (QS 96:1-5) yangbenar dan Penyucian Jiwa (QS 91:9). Dalam arti yang luas, kedua aspekpenting dari pendekatan untuk memahami al-Qur’an tersebut tidak lainmenjadi akhlak dan perilaku yang ditunjukkan oleh Nabi Muhammad SAWdengan utuh dan benar (jadi bukan sekedar berbaju atau berteriakmengatasnamakan Islam namun akhlak dan perilakunya jauh dari akhlakRasulullah SAW yang berendah hati di hadapan Allah sehingga iapun menjadihamba dan Kekasih-Nya. Simak juga maksud ayat QS 9:128-129).
1. Otentifikasi al-Qur’an
19 huruf Basmalah akhirnya menjadi kunci untuk kodefikasi al-Qur’an seperti banyak ditelaah oleh para ahli tafsir. Bilangan 19 sendirikalau kita jumlahkan sebenarnya memiliki angka 10 sebagai suatubayangan. Jadi, makhluk sebagai bayangan Allah adalah bayangan darikalimah Basmalah yang memanifestasikan keinginan Allah untuk dikenaldengan naungan rahmat dan kasih sayang-Nya yang tidak berkesudahan.Dalam kalimat Basmalah, firman-firman Allah kemudian terurai menjadi6236 ayat sedangkan kalau kita tambahkan dengan firman Basmalah yangberjumlah 112 diperoleh 6348. Untuk jumlah ayat ternyata ada 2 versi yaitu6234 ayat yang akhirnya menjadi 6346 yang memenuhi kelipatan 19x334dan 6236 yang akhirnya menjadi 6348.Beberapa versi jumlah ayat al-Qur’an lainnya muncul seperti dikutipoleh buku “
 Almanak Alam Islam
” terbitan Pustaka Jaya , tahun 2000 yaituversi 6240 ayat, 6353 ayat dengan 113 Basmalah. Selain itu dari pusat-

Activity (107)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
aliqiqi liked this
abqohartea liked this
Elova Adjah liked this
Imam Ghazali M liked this
Chairil Fadli liked this
Adi Asyhad liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->