Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
24Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
PsikodiagnosTik

PsikodiagnosTik

Ratings: (0)|Views: 2,516 |Likes:
Published by faraa_dee

More info:

Published by: faraa_dee on Sep 02, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/11/2014

pdf

text

original

 
Definisi
Pengantar Pada awalnya pemeriksaan psikologi (diagnostik psikologis)digunakan untuk memecahkan persoalan- persoalan praktis, baik padaindividu, kelompok, institusi atau bidang- bidang sosial. Sektor-sektor tersebut, menjadi penyebab terdiferensiasinya bidang penerapan psikodiagnostik. Perkembangan berikutnya, diferensiasi juga terjadi pada obyek material dan obyek formal, hal ini beriringandengan perubahan keorganisasian keilmuan psikologi. Semulaterdapat 4 bidang penerapan: Umum & Experimen, Perkembangan,Sosial, dan Klinis. Berikutnya menjadi berkembang sesuai denganminat, yaitu ; Psikologi klinis dan kesehatan, Psikologi pendidikan,Psikologi organisasi, Psikologi vocational, Neurological psikologi,Perkembangan, Sosial, Klinis
Psikodiagnostik adalah
studiilmiah tentang berbagai metodeuntuk membuat diagnosis psikologis, dalam tujuan supaya dapatmemperlakukan manusia dengan lebih tepatPenggunaan istilah psikodiagnostik secara eksplisit munculketika Hermann Rorschach menerbitkan hasil penelitian denganmetode Rorschach dalam lapangan psikiatri dengan judul psikodiagnostik.
Psikodiagnostik adalah metode yangdigunakan untuk menetapkan kelainan-kelainan psikis,dengan tujuan untuk dapat memberikan pertolongansecara tepat dan akurat.
Psikodiagnnostik dipengaruhi oleh perkembangan dalam psikometri dan oleh pertumbuhan pengetahuan pada subdisiplin/cabang ilmu psikologi. Psikodiagnostik berisi/ terdiri atas empatkomponen. Setiap komponen terdiri atas tiga peringkat pengetahuandiagnostik. Empat Komponen tersebut adalah;1.
the information gathering 
, pada dasarnya sebelum memberikansuatu intervensi, diperlukan adanya mengumpulkan informasisebanyak mungkin. salah satu cara yang dapat dilakukan adalahdengan studi pustaka, dengan tujuan membuat hipotesis atau modaluntuk merumuskan suatu masalah yang sedang dihadapi, yang akandigunakan pada langkah selanjutnya.2.
The understanding of the information
, setelah mengumpulkaninformasi sebanyak- banyaknya, informasi tersebut perlu dipahamisedemikian hingga, dan tercipta atau ditemukannya suatu poko permasalahan untuk dapat melakukan pengujian hipotesis.3.
The integration of the information
, setelah dilakukan pengujianhipotesis perlu adanya penarikan kesimpulan yang menentukanintervensi apa yang sesuai untuk klien yang membutuhkan. jika masihdidapati kesalahan pada hipotesa, atau hipotesa tidak terbukti, makasiklus harus terjadi. langkah yang harus diambil adalah kembali pada pengumpulan data selanjutnya guna menciptakan suatu hipotesa yangdapat terbukti atau benar adanya, maka dapat menentukan intervensiyang dapat kita berikan pada klien.4.
The intervention to solve the problem
, pada dasarnya hanyamemberikan suatu saran yang berguna demi perbaikan klien. setelahdiberikan intervensi, untuk mengontrol bahwasanya intervensi tepat pada sasaran maka diperlukan adanya evaluasi. sehingga jikaintervensi yang telah diberikan namun tidak membuahkan hasil, makaharus dilakukan siklus seperti pada tahap ketiga.Tiga Peringkat Pengetahuan Diagnostik I. Implicit / common sense theories, yang bisa diartikan Pengetahuan praktis / umumII. Psychological theoritical concepts, atau Pengetahuan dasa psikologi yang diambil dari pengetahuan awam yang dibuat menjadiilmuIII. Mathematical Modelling, Model matematika dari fenomena penting dalam psikodiagnostik 
Sejarah
 Awal mula kajian ini telah dipraktekan oleh negara cina sejak sebelum dinasti Han. Saat itu diadakan seleksi oleh jenderal cinauntuk menguji rakyat sipil yang berkeinginan menjadi legislati berdasarkan pengetahuan menulis klasik, persoalan administratif danmanajerial.Kemudian dilanjutkan sampai pada masa dinasti Han (200 SM-200 M), namun seleksi ini tidak lagi untuk legislatif saja, tetapi mulaimerambah pada bidang militer, perpajakan, pertanian, dan geografi.Meskipun diawali dengan sedikit mencontoh pada seleksi militer  perancis dan Inggris. Sistem ujian telah disusun dan berisi aktivitasyang berbeda, seperti tinggal dalam sehari semalam dalam kabinuntuk menulis artikel atau puisi, hanya 1 % sampai dengan 7 % yangdiijinkan ikut ambil bagian pada ujian tahap kedua yang berakhir dalam tiga hari tiga malam. Menurut Gregory (1992), seleksi ini kerasnamun dapat memilih orang yang mewakili karakter orang Cina yangkompleks. Tugas-tugas militer yang berat cukup dapat dilakukandengan baik oleh para pegawai yang diterima dalam seleksi fisik dan psikologi yang intensif Tokoh yang menjadi salah satu perintis Psikodiagnostik adalahseorang dokter dari spanyol yang bernama Huarts ( abad 16 ), kala itu beliau mencoba memilah anak berbakat. Kemudian tokoh berikutnyaadalah Gall ( 1758- 1822 ), yang mencoba mengukur tengkorak atau
 prhenology
untuk mengukur tingkat kepandaian seseorang. Selain itu, berpikiran mengenai kemungkinan mengukur intelegensi darikemampuannya di sekolahKemudian PD modern makin berkembang pada abad ke- 19, hal inimenjadi benar karena mulai muncul teori. Hal ini dipelopori olehGalton yang merupakan orang pertama yang mengembangkan tesdengan tujuan utama practical problem. Dengan mendemonstrasikanmengukur kemampuan berpikir secara obyektif. Galton yangmendemonstrasikan mengukur kapasitas mental secara objektif 
9000 subjek dari usia 5 – 80 tahun
father of psychometric.Beliau tertarik pada teori Darwin dengan memfokuskan padakarakteristik individu. Karakteristik manusia yang merupakan
mental capacity
. Mental capacity diukur menggunakan suatu konsep waktudan usia.Tokoh selanjutnya adalah Wundt. Beliau merupakan psikolog pertamayang menggunakan laboratorium dengan penelitiannya mengukukecepatan berpikir. Wundt mengembangkan sebuah alat untuk menilai perbedaan dalam kecepatan berpikir. Sedangkan Cattel ( 1890 )

Activity (24)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Laili Shofro liked this
Khairul Abdullah liked this
Dewi Setya liked this
dewi ajjah liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->