Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
7Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Bab IIa Sumber-Sumber Energi2

Bab IIa Sumber-Sumber Energi2

Ratings: (0)|Views: 571 |Likes:
Published by Hamdi Reza

More info:

Published by: Hamdi Reza on Sep 02, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/11/2014

pdf

text

original

 
Diktat E&DKEE - Andi Pawawoi, MT 
Halaman
4
Bab IISumber-Sumber Energi
 
Untuk mengidentidikasi sesuatu sebagai sumber energi, perlu terlebih dahuludipahami apa itu energi. Secara umum energi didefinisikan sebagai kemampuan untuk melakukan kerja. Sumber-sumber energi adalah sesuatu yang dapat diolah/dikonversisehingga dapat memberikan kemampuan untuk melakukan kerja yangkita butuhkandalam menunjang semua aktifitas kehidupan.Berdasarkan dapat-tidak sumber energi itu diperbaharui, sumber-sumber energidapat dibagi menajdi 2 bagian:1) Sumber energi tak terbaharukan; dan2) Sumber energi terbaharukan.Energi-energi tersebut diperoleh dalam bentuk yang berbeda-beda; panas(termal), sinar (radiant), mekanik, elektrik, bahan kimia, dan energi nuklir.
2.1. Sumber Energi Tak Terbaharui
Sumber energi tak tebaharui terdiri dari1. Minyak bumi (Oil)2. Gas Alam (Natural Gas)3. Batu Barat (Coal)4. Nuklir (Nuclear)Gambar 2.1. Sumber-sumber energiTak Terbaharui
 
Diktat E&DKEE - Andi Pawawoi, MT 
Halaman
5Semua sumber energi tersebut tidak dapat digunakan secara berualang dan tidak dapatterbentuk dalam periode waktu yang singkat sehingga ia disebut sumber energi tak terbaharukan. Sumber-sumber energi ini terbentuk di alam dalam waktu ribuan sampai jutaan tahun. Waktu eksploitasi oleh manusia sangat singkat dibanding dengan waktuterbentuknya, sehingga suatu saat sumber energi ini akan habis.
2.1.1. Energi Batu Bara
Umum
Satu abad yang lampau batu bara merupakan sumber langsung atautidaklangsung sebagian terbesar energi komersial dunia. Bahkan batu bara telahmemercikkan dan menggerakkan terjadinya apa yang dinamakan Revolusi Industri.Dewasa ini peranan batu bara sudah jauh menurun, dan hanya memenuhi seperempatpamakaian energi seluruh dunia. Namun demikian, volume penggunaannya masihsangat besar, dan dengan perkembangan-perkembangan terakhir dunia bidang energi,terutama setelah terjadinya apa yag dinamakan kemelut energi di tahun-tahun 1970-an,dapat disimpulkan, bahwa di masa yang akan datang, peranan batu bara akan meningkatlagi dengan pesat.Batu bara terdiri atas berbagai campuran karbon, hidrogen, oksigen, nitrogen,dan beberapa pengotoran lain.Sebagian karbon itu tetap padat bilamana dipanaskan, dan Sebagian lagi akanberubah menjadi gas dan keluar bersama-sama unsur-unsur gas lainnya. Bagian gas inimudah terbakar dan menyala terus-menerus serta agak lebih berasap daripada karbonpadat yang membara.Kadar air dan abu yang tidak dapat dibakar yang terkandung dalam batu bara,tidak bermanfaat.Kokas dibuat dengan memanaskan batu bara s~ingga gas dan pengotoranmenguap: bagian karbon yang padat itu disebut kokas.Kokas terutama dipergunakanuntuk mencairkan bijih besi. Semula bagian gas dan batu bara itu dibuang, akan tetapikini gas itu dapat dimanfaatkan.Batu bara dibagi dalam berbagai kategori dan subkategori berdasarkan nilaipanas karbonnya, dimulai dengan lignit, yang kadar karbon padatnya terendah, melaluiberbagai tingkatan batu bara muda, batu bara subbituminus, batu bara bituminus, hinggakepada antrasit.
 
Diktat E&DKEE - Andi Pawawoi, MT 
Halaman
6Batu bara yang tingkatannya terendah berwarna cokelat, mengandung banyak abu dan lembap. Batu bara yang tingkatannya lebih tinggi, mengandung karbon lebihbanyak. Baban organik yang tidak cukup terurai sehingga terbentuk karbon, oleh karenaitu belum dapat dikatakan sebagai batu bara, disebut gambut
(peat).
Batu bara adalah suatu batu endapan yang terutama berasal dan zat organik.Kebanyakan ahli geologi berpegang pada teori, bahwa tumbuh-tumbuhan yang sangatlebat, baik pohon-pohon besan maupun tumbuh-tumbuhan lainnya, tergenang dalamrawa-rawa atau air lainnya, kemudian berturut-turut ditutup oleh endapanendapan lain,biasanya non-organik. Pengumpulan-pengumpulan ini mula-mula menjadi semacamlumpur organik, lambat laun agak mengeras, kemudian berubah menjadi gambut.Setelah berlalu masa yang lama sekali, lapisan-lapisan endapan ini mengakibatkanpenekanan-penekanan, sehingga bahan-bahan gambut ini menjadi lebih keras. Misalnyakarena penekanan suatu lapisan yang semula tebalnya 10 meter, kemudian menjadi satumeter atau kurang. Bilamana tekanan-tekanan itu disertai gerakan-gerakan atauperubahan-perubahan lapisan atas kulit bumi, maka penekanan menjadi lebih besar lagi:terjadilah batu bara melalui proses pengarangan.Gambar 2.1 memperlihatkan secara skematis apa yang terjadi. Dalam proses itudaun menyerap energi cahaya yang digunakan dalam proses fotosintesis sebagaiberikut:Dalam proses ini diperlukan energi sebesar 112 kCal per mole CO
2
. yang diambil darienergi matahani.Dapat dihitung jumlah energi cahaya yang diperlukan dalamfotosintesis itu dengan berpegang pada teori kuantum cahaya Einstein:di manaE = energi cahaya;h = konstanta Planck;
 γ
 
=
frekuensi cahaya;c
=
kecepatan cahaya dalam pakem; dan
λ
 
=
panjang gelombang cahaya.

Activity (7)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Doni Kurniawan liked this
dini_elsi liked this
Juan Julio liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->