Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword or section
Like this
20Activity

Table Of Contents

0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
buku-oop2

buku-oop2

Ratings: (0)|Views: 637 |Likes:
Published by irhas86
pemograman berorentasi objek
pemograman berorentasi objek

More info:

Published by: irhas86 on Sep 03, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/11/2014

pdf

text

original

 
 
1
PERANCANGAN PERANGKAT LUNAKBERORIENTASI OBYEK
1.1 Pendahuluan
Software engineering
merupakan sebuah disiplin ilmu yang cukup pelik.Selama 50 tahun terakhir, para ilmuwan komputer berusahamenciptakan sistem perangkat lunak yang mudah digunakan dengancara menggunakan kode program yang dapat dipakai kembali (
reusablecode
). Pada mulanya, mereka menggunakan bahasa komputer untukmenyembunyikan kompleksitas yang ada pada bahasa mesin danmenambahkan sistem operasi yang dapat dipanggil untuk menanganioperasi-operasi standar seperti membuka, membaca, dan menulis file.Kelompok pengembang perangkat lunak lainnya mengelompokkanfungsi dan prosedur sejenis ke dalam pustaka (
library
) yang jenisnyabervariasi, mulai dari pustaka untuk menghitung beban strukturbangunan (NASTRAN), menulis karakter dan byte ke dalam komputerlain melalui jaringan (TCP/IP), membuat tampilan jendela, dan lainnya.Sebagian besar dari pustaka-pustaka tersebut memanipulasi datadalam bentuk struktur data record yang terbuka, seperti menggunakanstruktur dalam bahasa C. Masalah yang timbul dari struktur recordyang demikian adalah perancang pustaka tidak dapat menyembunyikandata yang digunakan dalam sebuah prosedur. Hal ini menyebabkansulitnya memodifikasi implementasi pustaka dengan tidakmempengaruhi kode program
client
yang menggunakannya.Pada akhir tahun 80-an, bahasa pemrograman C++ mulaimemperkenalkan pemrograman berorientasi obyek (
Object-OrientedProgramming
 /OOP). Keunggulan dari OOP adalah aspek-aspek tertentudari implementasi pustaka dapat disembunyikan sehingga prosesupdate tidak mempengaruhi kode program klien (denganmengasumsikan bahwa
interface
yang digunakan pustaka tidakberubah). Keunggulan lainnya adalah prosedur-prosedur yang adadiasosiasikan dengan struktur data. Kombinasi dari atribut data danprosedur atau
method
ini dikenal dengan nama kelas.Hal yang setara dengan pustaka fungsi (
function libraries
) sekarang iniadalah pustaka kelas (
class libraries
) atau
toolkits
. Pustaka-pustaka inimemungkinkan kelas untuk melakukan banyak fungsi seperti halnyapustaka fungsi. Tidak hanya itu saja, dengan menggunakan
subclassing
,
programmer
dapat dengan mudah memperluaskemampuan
tools
ini sesuai dengan keinginan mereka.
1
 
 
2
Framework
menyediakan pustaka yang dapat diimplementasikan olehberbagai
vendor
. Dengan adanya
framework
sangat dimungkinkanuntuk memilih tingkat fleksibilitas dan kinerja yang sesuai denganaplikasi yang dikembangkan.
1.1.1 Fase analisis dan disain
Ada lima tahapan di dalam proses pengembangan perangkat lunak,yaitu pendefinisian masalah, analisis, disain, implementasi danpengujian. Kelima hal tersebut memiliki peranan penting, namun harusdipastikan bahwa ada cukup waktu untuk proses analisis dan disain.Dalam tahap analisis, didefinisikan apa yang ingin dicapai oleh sistem.Hal ini dilakukan dengan mendefinisikan aktor dan aktivitas. Tahapanini juga harus dapat mengidentifikasi obyek domain (
domain object
)baik yang bersifat fisik maupun konseptual yang akan dimanipulasi olehsistem selain juga perilaku dan interaksi antar obyek. Perilaku dalamobyek-obyek ini mengimplementasi aktivitas-aktivitas yang ada. Halyang patut diingat dalam pembuatan deskripsi aktivitas adalah ia harusdirancang dengan cukup lengkap untuk membuat kriteria awal dalamtahap pengujian.Dalam tahap disain, didefinisikan bagaimana sistem akan mencapaitujuannya. Tahapan ini meliputi pemodelan aktor, aktivitas, obyek, danperilaku sistem.
Unified Modeling Language
(UML) biasanya digunakansebagai
tools
pemodelannya.
1.1.2 Abstraksi
Proses disain perangkat lunak telah beralih dari pengembangan ditingkat
low-level
, seperti menulis kode dalam bahasa mesin menuju kelevel yang lebih tinggi. Ada dua hal yang mengiringi proses tersebut,yaitu penyederhanaan dan abstraksi. Penyederhanaan terjadi ketikapendisain bahasa pemrograman di tahap awal membangun konstruksibahasa tingkat tinggi, seperti
statement
IF dan
loop
FOR dari bahasamesin. Sedangkan abstraksi adalah penyembunyian detil implementasiyang sifatnya
private
ke dalam
interface
publik.Konsep abstraksi ini mengarah kepada penggunaan sub rutin ataufungsi dalam bahasa pemrograman tingkat tinggi dan pengelompokanfungsi dan data ke dalam obyek. Di tingkat yang lebih tinggi, iamengarah kepada pengembangan
framework
dan pustaka (API),
 
 
3
1.1.3 Kelas sebagai cetak biru dari obyek
Seorang ahli gambar membuat cetak biru (
blueprint
) untuk sebuah alatyang dapat digunakan berulang kali. Hal serupa berlaku dalam kelas.Kelas merupakan sebuah
blueprint
dari perangkat lunak yang dapatdigunakan untuk menginstantiasi (menciptakan) banyak obyek.Sebuah kelas mendefinisikan satu set elemen data (yang biasa disebutdengan atribut) dan perilaku atau fungsi (yang biasa disebut dengan
method
) yang digunakan untuk memanipulasi obyek atau melakukaninteraksi antar obyek. Atribut dan
method
ini secara bersama-samadikenal sebagai anggota obyek.
1.2 Pengenalan UML
Bahasa pemodelan yang terpadu (
Unified Modeling Language
 /UML)merupakan bahasa berbasis grafis yang digunakan untuk memodelkansistem perangkat lunak. Bahasa ini pertama-tama dikembangkan olehtiga orang ahli pemodelan obyek, yaitu Grady Booch, James Rumbaugh,dan Ivars Jacobson pada awal tahun 90-an. Sekarang, bahasa UMLtelah menjadi standar untuk pemodelan software berbasis obyek.Dalam buku ini, hanya akan dibahas secara singkat pemakaian bahasaUML yang memiliki kaitan dengan materi di dalam buku ini.
1.2.1
Package 
 
Di dalam UML,
package
mengelompokkan elemen-elemen pemodelan didalam grup.
Package
dalam UML ini dapat digunakan untukmemodelkan
package
di dalam bahasa Java. Berikut ini merupakancontoh dari
package
:
Package nameClass in a packagePackage containerSubpackageshippingGUIreportsdomain
CompanyTruckVehicle
 Gambar 1.1 Contoh
package
.

Activity (20)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Muhammad Rivan liked this
Muhammad Rivan liked this
Arif S. Miftah liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->