Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
30Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Jawa Pos 30 Agustus 2009

Jawa Pos 30 Agustus 2009

Ratings:

5.0

(1)
|Views: 9,609 |Likes:
Published by ruhimat1973

More info:

Published by: ruhimat1973 on Sep 03, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/06/2013

pdf

text

original

 
Perkembangan Islam di Prancistak bisa dilepaskan dari kontribusikomunitas Magribi di sana. Wargadari wilayah koloni Prancis yangbanyak menjadi migran di Eropainilah yang membangun jaringankomunitas, termasuk mendirikanmasjid di Saint-Etienne.
MARIA W. PARAMITA,
 
Saint-Etienne
WARGA
muslim Saint-Etienne mempu-
nyai sebuah pusat kegiatan yang megah:
Grande Mosquée de Saint-Etienne
. Ba-
ngunan masjid seluas 900 meter persegi ini
sekaligus menjadi kompleks pusat kebu-
dayaan Maroko yang terbesar di kawasanRhone-Alpes, Prancis.Meski terletak di ujung utara kota, masjid
ini gampang ditemukan. Hanya 10 menit
ber jalan kaki dari stasiun kereta Saint-Etienne,Chateucreux. Beberapa papan penunjuk arah
yang dibangun pemerintah kota menuntun
saya dengan tepat ke arah masjid ini.
Eksterior bangunannya hampir tidak seper-
ti masjid. Hanya sebuah menara berkubahkecil di pojok bangunan yang menandakan
tempat ini adalah masjid. Pada hari-hari
biasa, masjid ini hanya dipenuhi jamaah saat
ibadah salat Jumat. Selebihnya, masjid ini
senyap. Mayoritas muslim di kota ini adalah
imigran dari negara-negara di kawasan
Magribi. Disebut begitu karena negara-neg-
ara ini berada di ujung barat (tempat langit
magrib) di kawasan Afrika Utara, seperti Ma-
roko dan Al jazair yang merupakan bekas ja- jahan Prancis.
Masjid ini merupakan prakarsa L’Association
Socio-Culturelle Marocaine de Saint-Etienne
atau komunitas warga Maroko di Saint-Etienne.
Peletakan batu pertama pembangunannyadilakukan pada 2001. ”Kami tidak hanya
membangun masjid. Tapi, ini sekaligus men- jadi pusat budaya Maroko terbesar di negaraini,” kata Larbi Marchiche, wakil dewan pena-
sihat masjid tersebut.Sebidang lahan seluas 1.200 meter persegi
bekas ladang minyak dipilih untuk lokasipembangunan masjid ini. Sebagian besarbiaya pembangunan yang mencapai 3 jutaeuro –setara dengan sekitar Rp 43 miliar–
merupakan sumbangan Raja Maroko Mohamed
VI. Selebihnya hasil donasi para warga Ma-roko di Prancis
 
AFP PHOTO DDP / MICHAEL LATZ
Lomba Lari Putri Gembala
Kota Markgroeningen di Distrik Ludwigsburg, Ba-den-Württemberg, selatan Jerman, punya tradisiunik. Warga kota itu mengikuti lomba lari peng-gembala dan putri penggembala dengan memakaipakaian tradisional. Mereka berlari dengan kakitelanjang di lintasan rumput. Pemenangnya di-nobatkan sebagai raja dan ratu gembala. Tradisiini berlangsung lebih dari 500 tahun di kota yangberjarak 16 km barat laut Stuttgart tersebut. Sapidan kambing gembalanya, mungkin, hanya me-nonton. Di sini, kita cukup menonton sapi adu larimeski juga ada jokinya. (AFP)
http://www.jawapos.co.id
Teras Masjid dengan Selera Restoran Berbintang
Menjadi Muslimah yang Mencari Atmosfer Ramadan di Prancis (2-Habis)
Kasus PengucuranDana LPS Rp 6,7 T
JAKARTA
 
Kebijakan penyelamatan Bank 
Century oleh Lembaga Penjaminan Sim-
panan (LPS) bakal menjadi polemik berkepan- jangan. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),
rupanya, telah lama mengarahkan teropong-
nya ke Bank Century. Caranya, meminta
Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengau-
dit bank itu.Ketua BPK Anwar Nasution mengatakan,
lembaganya sedang mengaudit Bank Cen-tury. Audit itu dilakukan atas permintaan
KPK terkait kasus kucuran dana (
boilout 
) Rp6,7 triliun. ’’Kasus ini menjadi perhatian pu-blik. Itulah sebabnya kami melakukan audit.
Tapi, pelaksanaan audit bukan atas inisiatif 
BPK, melainkan ada permintaan KPK. Itu
sudah jalan
kok 
,” terang Anwar.Hal itu dikatakan Anwar kepada wartawandi sela-sela acara buka puasa bersama di ru-mah pribadi Ketua DPR Agung Laksono di
Jl Cipinang Cempedak II, Jakarta Timur,
tadi malam (29/8).Diceritakan Anwar, permintaan KPK itu di-
terima BPK sejak Juli lalu. ’’Memang, awalnya
agak sulit (melakukan audit itu). Tapi, denganmasuknya Pak Darmin (Deputi Gubernur BIDarmin Nasution), jadinya agak lancar
 
Negara Bagian California yang dipimpin Gubernur ArnoldSchwarzenegger, salah satu tokoh yang punya visi prolingkungan, terus diganggu oleh musibah alam. Foto udaraini diambil kemarin saat pesawat sedang memadamkankebakaran di Pegunungan Altadena, California. Di tengahlangit senja, air dan bahan kimia yang disemprotkan itumenyemburatkan nuansa merah. Sementara di bawah, apiterus berkobar membakar hutan. Sekitar 670 hektare lahanhangus dilalap si jago merah. (*)
Padamkan Bara di Hutan
Jelang Peringatan 10 TahunReferendum Timor Leste
DILI
– Rangkaian peringatan 10 tahun refe-
rendum Timor Leste, yang mengantarkan be-
kas provinsi ke-27 Indonesia tersebut menjadi
negara merdeka, dimulai kemarin (29/8).
Tapi, puncak peringatan dijadwalkan berlang-
sung hari ini (30/8).
Pemerintah Republik Demokratik Timor
Leste (RDTL) menggelar upacara penghorma-
tan terhadap gerilyawan Falintil atau Forcas
Armadas Libertacao Independente TimorLeste (Tentara Kemerdekaan Timor Leste)
yang tewas saat melakukan perlawanan terhadap
TNI pada 1975 sampai 1999.Upacara penguburan kembali kerangka ge-rilyawan di Taman Makam Pahlawan (TMP)
Metinaro, 15 km timur pusat Kota Dili, berlang-
sung secara militer
 
Diduga karenaKelebihan Muatan
BANJARMASIN
– Musibah
kapal tenggelam kembali ter-
 jadi. Lagi-lagi, penyebabnya awak kapal tidak disiplin dalam memba-
tasi jumlah penumpang. Seper-ti yang dialami KM (kapal mo-tor) Sari Mulia yang tenggelam
di Sungai Negara, tepatnya di
Desa Batalas, Kecamatan Candi
Laras Utara, Kabupaten Tapin,Kalimantan Selatan (Kalsel).Hingga tadi malam, 11 orang
ditemukan tewas dan 12 lainnya
masih dicari.
KM Sari Mulia adalah jenis ar-
mada air yang jalurnya menyusuri
Sungai Negara. Kapal itu berang-kat dari Negara di wilayah Kabu-
paten Hulu Sungai Selatan (HSS),
menuju Kota Banjarmasin.
Sebenarnya, perjalanan dari HSS
ke Banjarmasin bisa dilakukan
lewat jalur darat. Yakni, mengen-darai angkutan sejenis Colt L 300
bertarif sekitar Rp 50 ribu per
orang, dengan jarak tempuh se-
kitar empat jam. Jika dengan ka-
pal, jarak tempuhnya jauh lebihpanjang
 
Horta Tolak Pembentukan Pengadilan HAM
Kapal Jalur SungaiTewaskan 11 Orang
e-mail:
 
editor@jawapos.co.id
MICHAEL JACKSON
Koroner Pastikan Tewaskarena Pembunuhan
LOS ANGELES
– Spekulasi tentang kematianmendadak King of Pop Michael Jackson pada 25Juni lalu akhirnya terjawab. Kantor Koroner LosAngeles mengumumkan Jumat waktu AS (28/8)
atau kemarin WIB (29/8) bahwa penyanyi ber-
nama lengkap Michael Joseph Jackson tersebut
meninggal dunia karena pembunuhan, yang teru-
tama disebabkan propofol dan sejumlah obat
penenang lain
Keluarga Jibril SebutKapolri Didikte Inggris
JAKARTA
– Keluarga Muhamad Jibril terus
menggalang opini yang menyudutkan polisi. Ke-
marin mereka menduga penahanan pendiri situs
 Ar-Rahmah Media
itu terkait titipan Kedutaan Be-
sar Inggris di Jakarta. Mereka juga menilai Kapolri
tidak objektif dan terburu-buru ketika menuduh
Jibril terlibat pengeboman di JW Marriott dan Ritz-
Carlton
 
DahsyatnyaKekuatan Niat
’BU
Marwah, kami
sudah menyiapkan gulai
kepala ikan, ballado,rendang, dan berbagai
makanan enak khas Pa-
dang untuk Ibu.’’ Demi-
kian kurang lebih inti
ajakan Pak Herman Na-was dan Ibu Zerni kepa-
da tim kami dari Jakarta
setelah kami salat Duhur
berjamaah seusai ber-
dialog dengan mahasiswa
serta berkeliling melihat dan mengagumi kampusUniversitas Putra Indonesia, Padang, yang,
subha-nallah,
sangat indah, modern, dan religius.Dalam kondisi biasa, ajakan makan enak padasiang akan merangsang selera makan
 
30 AGUSTUS
TAHUN 2009
Eceran
Rp 4.000
MAGHRIB ISYA IMSAK SUBUH17.30 18.40 04.04 04.14
Surabaya dan sekitarnya 
Oleh:
MARWAH DAUD
BOM JW MARRIOTT
Laporan:
JUSTIN M. HERMAN
Dili, Timor Leste
Audit Bank Century Order KPK
GRAFIS: HERI OWEL/JAWAPOS
SENTUHAN MAGRIBI: InteriorGrande
Mosquée
 
de Saint Etienneyang ornamennya banyak dipe-ngaruhi budaya Maroko.
Baca 
Teras...
Hal 15 
MARIAWARDHANI PARAMITAUNTUK JAWAPOS
Baca 
Dahsyatnya...
Hal 15 
Baca 
Horta...
Hal 15 
EPA/ANTONIO DASIPARU
TEPAT SEPULUH TAHUN: Upacara pemakaman kembali pejuang kemerdekaan Timor Leste di Metinaro, Dili, kemarin.
Baca 
Kapal 
...
Hal 15 
XXXXXXX
XXXXXX
Baca 
Keluarga...
Hal 15 
Baca 
Koroner...
Hal 15 
AP PHOTO/MICHAEL A. MARIANT, FILE
KENANGAN: Michael Jackson pada Maret 2005.
GRAFIS: HERI OWEL/JAWAPOS
Baca 
Audit...
Hal 15 
EPA/MICHAL CZERWONKA
 
Klaim setelahYuddy Mengajak Tutut Maju
JAKARTA –
Kubu TommySoeharto menilai upaya YuddyChrisnandi menarik Siti Hardi-yanti Rukmana alias Tutut dalambursa calon ketua umum PartaiGolkar hanya wacana. ManuverYuddy itu dianggap sebagai ma-nuver untuk meningkatkan popu-laritas. Sebab, keluarga Cendanasudah satu suara untuk meme-nangkan Tommy sebagai calonketua umum Partai Golkar.’’Kalau dia (Yuddy) bilangMbak Tutut mau maju, itu ha-nya wacana yang ada di kepalaYuddy,’’ kata juru bicara Tom-my Soeharto, Yusafri Syafei,kepada
 Jawa Pos
di Jakartakemarin (29/8).Seperti diwartakan, Yuddymendorong putri sulung Soe-harto mencalonkan diri sebagaiketua umum partai beringin.Yuddy mengaku sudah bertemulangsung dengan menteri sosialpada era Orde Baru tersebut.Dia bahkan bersedia mundurdari calon ketua umum danmenjadi tim kampanye apabilaTutut mau ma ju. Kata Yuddy,Tutut masih mempertimbangkantawaran itu.Yusafri mengakui, memangter jadi pertemuan pada Kamislalu (27/8) antara Tutut dan Yud-dy. Namun, pertemuan tersebutsekadar silaturahmi. Tidak adapembicaraan politik khusus, apa-lagi sampai terjadi kesepakatanantara keduanya.’’Jelas tidak ada pembicaraanpolitik. Karena pembicaraan itusudah kami (Yuddy dan Tom-my, Red) lakukan pada 19Agustus lalu di Gedung Gra-nadi. Yakni, mereka akan ber-sama-sama menghadapi per-saingan menuju ketua umum.Kami saling mendukung danberjanji tidak akan ada
black campaign
,’’ katanya.Selain itu, dalam pembicaraantersebut, mereka tidak pernahmenyinggung mengenai pen-calonan Tutut. Kalau memangTutut menjadi bagian gerakanpolitik mereka, Yuddy dan Tom-my pasti membicarakan dalampertemuan di Granadi itu. ’’Tapi,tidak ada pembicaraan mengenaiTutut. Jadi, mustahil Tutut ma- ju,’’ tegasnya.Menurut Yusafri, sebelum na-ma Tommy mencuat sebagaicalon ketua umum partai ber-ingin itu, keluarga Cendanamenggelar rapat. Dalam rapattersebut disepakati bahwa Tom-my yang didorong untuk maju.Sebab, di antara anak-anak Soe-harto, mantan pereli tersebutdianggap memiliki kans palingbesar untuk bersaing di partaiyang didirikan ayahnya itu.’’Lagipula, kalau Mbak Tututma ju sendiri, akan banyak imbas-nya. Suara akan terpecah. Belumlagi pembiayaannya. Kami sudahhitung benar (untuk mencalonkanTommy, Red),’’ katanya.Di sisi lain, pencalonan Tututakan terhambat dengan persyara-tan. Tutut, menurut Yusafri,sampai saat ini masih tercatatsebagai kader Partai KaryaPembangunan Bangsa (PKPB)pimpinan R Hartono. ’’Tutut ituwarnanya hijau (PKPB, Red).Memang, hijau itu juga bagiandari kuning (Partai Golkar, Red).Tapi, sudah tidak ada kemungki-nan bagi Mbak Tutut untuk maju.Semua kekuatan keluarga Cen-dana dikerahkan untuk MasTommy,’’ ujarnya.
(aga/tof)
Jawa Pos
 
Minggu 30 Agustus 2009
2
Wartawan Jawa Pos dilarang menerima uang maupun barang dari sumber berita.Wartawan Jawa Pos dibekali dengan kartu pers yang selalu dikenakan selama bertugas.
Jawa Pos
Pemimpin Redaksi
: Leak Kustiya
Ketua Dewan Redaksi
: Mohamad Elman.
Kepala Koordinator Liputan
: Baehaqi.
Kepala Biro Jakarta
: Nurwahid.
Kepala Kompartemen
: M. Tau
k Lamade,Kurniawan Muhammad, Candra Wahyudi, Doan Widiandono, Abd. Rokhim.
Redaktur
: Fuad Ariyanto, Ishak Bahri, Soeparli Djoematmadji, Wahyu Dwi Fintarto, Rukin Firda, Akhmad Zaini, Kholili Indro, Arief Santosa, Amri Husniati, EndrayaniDewi, Anda Marzudinta, Mukas Kuluki, Khoiron Fadil, Andriyanto Wisnu Widodo, Bahari, Fathoni P. Nanda, Sidiq Prasetyo, Fatkhurroziq, Ariyanti Kurnia, NanangPriyanto, Dwi Shintia Irianti, Agus Muttaqin, Tatang Mahardika, Sholahuddin, Baskoro Yudho, Firzan Syahroni.
Redaktur Foto
: Agus Wahyudi, Yuyung Abdi, Sugeng Deas.
Reporter
: Ali Mahrus, Nur Aini Rosilawati, Suryo Eko Prasetyo, Ha
d, Kardono Setyorakhmadi, Anggit Satriyo Nugroho, Aris Imam Masyhudi, Maya Apriliani Eko Susanti,Agus Sudjoko, Andrianto Wahyudiono, Tomy Cahyo Gutomo, Ibnu Yunianto, M.R. Saidi Ungsi, Candra Kurnia, Sofyan Hendra, Khusnul Cahyadi, Any Rufaidah, IndriaPramuhapsari, Dani Nur Subagyo, Miftakhul Fahamzah, Titik Andriyani, Agus Wirawan, Andreswari Widianingsih, Anton Hadiyanto, Femi Diah Nugrahani, Ridlwan Habib,Igna Ardiani Astuti, Sugeng Sulaksono, Achmad Baidhowi, Dian Wahyudi, Eko Priyono, Moh. Ilham Butsiyanto, Naufal Widi Asmoro, Priyo Handoko, MochammadDinarsa Kurniawan, Zulham Akhmad Mubarrok, Tri Mujoko Bayuaji, Thoriq Sholikhul Karim, Lucky Nur Hidayat, Rachmad Setiawan, Siti Aisyah, Ragil Ugeng Saputro,Nungki Kartikasari, Sekaring Ratri Adaninggar, Retnachrista R. Soeprijadi, Agung Putu Iskandar.
Fotografer
: Mustafa Ramli, Muhammad Ali, Raka Deny, Becky Subechi, Slamet, Nur Frizal Kurniawan, Guslan Gumilang, Farid Arifandi, Angger Bondan.
Editor Bahasa
: Guntur Prayitno (kepala), Yarno, Sugiono, Didik Haryono, Andri Teguh Pryantoro, Hapidhoturropiah, Ernawati, Eko Prasetyo, Frido Sri Adawina,Irwan Herdyanto, Yusuf M. Ridho.
Desain Gra
s
: Wahyu Kokkang, Sugeng, Budiono, Bagus Hariadi, Siswoyo, Heri Susanto.
Tata Artistik
: Iwan Iwe, Tau
k Teguh S., Mahesa Indra.
Ombudsmen
: Imawan Mashuri, M. Choirul Shodiq, Imam Sya
’i, Henry Subiyakto.
Iklan
: Eddy Nugroho, Hendi Mustafa, A. Sya
’i Zemud, Edi Kris Murwanto. Pemasaran: A. Aziz, Eri Suharyadi. Keuangan: Suhardo Basuki, Andreas Didi H.
Pracetak
: Djamrodji.
Penerbit
: PT Jawa Pos
Chairman
: Dahlan Iskan
Direktur Utama
: Ratna Dewi W.
Direktur
: Zainal Muttaqin, Nany Wijaya, Margiono.
Wakil Direktur
: Eddy Nugroho, Suhardo Basuki, Azrul Ananda.
Radar Malang
: Rohman Budijanto, Usman Syahadat.
Radar Kediri
: Sholihuddin.
Radar Tulungagung
: Agung Pamudjo.
Radar Madiun
: Kahono Teguh Santoso, Sudjatmiko.
Radar Bojonegoro
: Riyadi.
Radar Mojokerto
:Choliq Baya.
Radar Bromo
: Zahidin H. Muntaha.
Radar Jember
: Samsudin Adlawi, Supriyanto.
Radar Banyuwangi
: Samsudin Adlawi.
Radar Madura
: Cholili Ilyas.
Radar Bali
: Justin M. Herman.
Radar Solo
: Aris Sudanang.
Radar Semarang
: Don Kardono, Wahyudi Novianto, Didik Machyudin.
Radar Kudus
: Sigit Supriono
.Perwakilan Arab Saudi
: Samsudin Adlawi, Abdul Muis.
Percetakan
: PT Temprina Media Gra
ka.
Alamat
; Gedung Graha Pena, Jl A. Yani 88 Surabaya 60234.
TeleponRedaksi
: 031-8283333 (hunting),
Fax
: 031-8285555.
Telepon Iklan
: 031-8202275,
Fax
: 031-8294578.
Telepon Pemasaran
: 031-8202000,
Fax
: 031-8250009.
Perwakilan Jakarta
: Gedung Graha Pena, Jl Kebayoran Lama 12 Jakarta Selatan,
Telepon
: 021-53699500,
Fax
: 021-5349207.
Homepage
: http//www. jawapos.co.id.
Email
: editor@ jawapos.co.id.
Harga Langganan
: Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik Rp 79.000, Eceran: Rp 4.000, Luar Pulau: tambah ongkos kirim.
Cendana Hanya Dukung Tommy
Kubu Ical OptimistisMenang Aklamasi
 
MUNCULNYA
Siti Hardiyanti Rukmana dan Hutomo Mandala Putratak menggoyahkan kubu Aburizal Bakrie alias Ical. Mereka tetap yakinakan menang secara aklamasi dalam pemilihan ketua umum DPP Golkarpada Munas Partai Golkar di Pekanbaru, 4–8 Oktober mendatang.Menurut anggota Presidium Tim Sukses Ical, Mahyudin, Aburizalbakal menang secara aklamasi karena sudah mengantongi dukungantertulis dari 470 DPD I dan II Golkar se-Indonesia. ’’Rinciannya, 438DPD II dan 32 DPD I,” bebernya.Dukungan terakhir datang dari 28 DPD II Golkar se-Jateng dan 5DPD II Golkar se-Jogjakarta di Hotel Sunan, Solo, Jumat malam (28/8).Dalam pertemuan yang juga dihadiri mantan Ketua Umum DPP Gol-kar Akbar Tandjung itu, DPD-DPD menyerahkan surat dukungankepada Ical di atas meterai. ’’Hanya dua DPD yang belum menyerah-kan surat dukungan, yakni Batang dan Purworejo, karena ketuanyasedang terkena kasus hukum,” ujar Firman Soebagyo, Tim SuksesAburizal Bakrie Korwil Jateng-DI Jogjakarta.Firman mengakui bahwa Ketua DPD I Golkar Jateng Bambang Sadonotidak hadir dalam pertemuan tertutup tersebut. Dia menegaskan, Bam-bang sengaja tidak diundang karena dinilai masih ingin berdiri di duakaki. ’’Kami tidak menoleransi politisi yang selalu ingin aman di greyarea, mencla-mencle, dagang sapi. Kami tidak bisa menerima. Politik itu soal pilihan, kami ingin yang tegas,” tandasnya.Meski demikian, Firman menegaskan bahwa sikap 28 DPD II di Jatengtidak terpengaruh sikap ketua DPD I Golkar Jateng tersebut.
Entengkan Manuver Yuddy
Tim Sukses Aburizal Bakrie alias Ical menyindir langkah salah satukandidat ketua umum Partai Golkar, Yuddy Chrisnandi, yang akanmundur apabila Siti Hardiyanti Rukmana (Mbak Tutut) maju dalammunas Golkar mendatang. Juru Bicara Tim Sukses Ical, Idrus Marham,menilai munculnya nama Hutomo Mandala Putra dan Siti Hardi-yanti Rukmana sebagai kandidat ketua umum sekadar manuver salahsatu kandidat calon ketua umum yang tidak punya nyali untuk berh-adapan dengan Ical.’’Kandidat yang pindah-pindah dukungan menunjukkan dirinya seka-dar kandidat yang lemah dan tidak punya akar. Ical sendiri tetap me-ngapresiasi serta siap bersaing secara demokratis, dan akan menga jak seluruh kader militan untuk bergabung memperkuat Golkar bila menangmenjadi ketua umum,” katanya di Jakarta kemarin.
(noe/agm)JAKARTA –
Hubungan PKS dengan Demokrat sempat tak enak setelah muncul pernyataan kontroversial Wakil Ketum DemokratAhmad Mubarok. Anggota Dewan Syura PKS Hidayat Nur Wahidmengungkapkan bahwa sejumlah petinggi Partai Demokrat telah me-minta maaf kepada partainya.Hidayat menilai pernyataan Mubarok tersebut tidak pantas diung-kapkan oleh seorang petinggi parpol. PKS merasa tersinggung ataslidah Mubarok yang membeberkan bahwa tujuan Demokrat men-dekati PDIP adalah untuk menekan parpol koalisi SBY-Boedionoagar tidak macam-macam dalam meminta jatah kursi. Komentaritu diutarakan kepada elite politik PKS yang selama ini berharapmendapat jatah empat kursi menteri.Setelah pernyataan Mubarok itu muncul, sejumlah petinggi Demokratmenemui PKS untuk mengklarifikasi dan meminta maaf. PetinggiDemokrat menjelaskan bahwa pernyataan tersebut hanya guyon.’’Kalau hanya begitu kelasnya Pak Ahmad Mubarok, ya kasihan betulPak Ahmad Mubarok. Masak sih seorang wakil ketua umum hanyaguyon, seorang wakil ketua membuat pernyataan yang pihak lainharus meminta maaf,’’ katanya di sela-sela acara buka bersama di rumahdinasnya di Widya Chandra, Jakarta, tadi malam.Pernyataan Mubarok tersebut, kata Hidayat, bukan persoalan se-derhana. Dunia politik, kata dia, tidak bisa dimaknai sebagai permai-nan belaka, apalagi sebagai bahan lawakan. ’’Ini bukan pelawak yangkemudian orang lain harus tertawa. Bukan pula kita lagi berada dilapangan sepak bola tendang sana tendang sini,’’ tegasnya.Lagi pula, ujar Hidayat, PKS tidak pernah menekan SBY untuk memberi jatah kursi sebagaimana yang dikatakan Mubarok. Diamengungkapkan, PKS sudah memiliki media komunikasi spesialdengan SBY. ’’Itu berlaku secara elegan. Tanpa tekanan,’’ ujarnya.Ketua DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum mengaku, ham-pir semua partai koalisi sempat kurang happy atas pernyataanMubarok. ’’Tapi, setelah duduk perkaranya dijelaskan, semuaparpol koalisi bisa memahami,’’ jelasnya.
(pri/aga)JAKARTA –
Mantan KetuaDPR Akbar Tandjung tidak meli-hat merapatnya dukungan mayori-tas partai ke kubu Susilo BambangYudhoyono (SBY) sebagai peris-tiwa yang mengkhawatirkan. Diaoptimistis DPR mendatang tetapmenjalankan fungsi kontrol terh-adap pemerintah dengan baik.’’Tidak perlu ada kekhawatiranDPR mendatang hanya jadi stem-pel,’’ ujar Akbar di Jakarta kema-rin (29/8). Menurut dia, kondisiparlemen selama Orde Baru tidak akan terulang di masa sekarang.Sebab, sistem demokrasi di In-donesia saat ini dinilai sudah sa-ngat berbeda. Sistem politik pemerintah yang otoriter sudahtidak bisa lagi diterapkan. ’’Parle-men sudah jauh lebih berdaya,’’katanya. Belum lagi, tambah dia,keberadaan civil society berupaormas, LSM, maupun media ma-kin memperkuat hal itu.’’Walau sebagian besar partai ber-gabung bersama pemerintah, hal itutak akan terjadi. Sikap kritis bisatetap dijaga,’’ tandas mantan ketuaumum DPP Partai Golkar tersebut.Pemilihan anggota DPR dengansuara terbanyak juga menjagasistem pertanggungjawaban ang-gota dewan bersangkutan kepadarakyat pemilihnya. Karena itu,menurut dia, publik tidak perlualergi terhadap komunikasi poli-tik pascapemilu, yang marak di-
POLITIKUSKONTROVERSI MUBAROK 
Demokrat Minta Maaf ke PKS
lakukan sejumlah kekuatan poli-tik belakangan ini.Gabungan kekuatan koalisi pe-merintahan yang dipimpin De-mokrat diperkirakan memangmakin gemuk. Gabungan PKS,PPP, PAN, dan PKB akan bertam-bah besar jika PDIP dan Golkar jadi bergabung.
(dyn/pri/agm)
DPR Belum JadiStempel Presiden
Bolak-balik Jakarta-Rawalpindi
ANGGOTA
Komisi I Marzuki Darusman memiliki kesibukan barubelakangan ini. Di sela-sela kepadatan acara pada masa akhir jabatan seba-gai anggota dewan, mantan jaksa agung itu harus rela pergi pulang Jakarta–Rawalpindi (Pakistan) mulai Juli lalu hingga sekitar Desember 2009.Bersama Heraldo Munoz (Cile) dan Peter Fitzgerald (Irlandia),Marzuki dipercaya masuk komisi indepen-den bentukan Perserikatan Bangsa-bangsa(PBB). Tim tersebut khusus mengusut kasuskematian mantan PM Pakistan BenazhirBhutto pada 27 Desember 2007.’’Untuk itu, kami tentu harus rajin meng-
cross check 
data langsung ke tempat kejadianperkara di Rawalpindi,’’ ujar Marzuki Darus-man di Jakarta Jumat lalu (28/8). Di sisi lain,tambah dia, koordinasi dengan markas besarPBB di New York, Amerika Serikat, terkaittugas tim tersebut juga kerap dilakukan. ’’Ka-lau dipikir capainya, tentu lelah. Tapi, sayaharus tetap concern karena juga membawanama Indonesia di sini,’’ ujarnya.Komisi tersebut dipimpin wakil tetap Cile untuk PBB Heraldo Mu-noz. Dua anggotanya adalah Marzuki Darusman dan Peter Fitzgeralddari Irlandia. Komisi independen itu bertugas sekitar 6 bulan, mulai 1Juli lalu hingga sekitar Desember 2009.Melalui Sekjen PBB Ban Ki-moon, laporan itu akan diteruskan ke pemer-intah Pakistan untuk ditindaklanjuti. ’’Temuan sementara sih makin kuatmengarah bahwa kematian Bhuto bukan semata-mata kecelakaan.’’Meski memanggul tugas berat dari dunia internasional tersebut, Mar-zuki masih berusaha tidak melupakan tugasnya di tanah air. Sepertiseminggu lalu, saat Komisi I DPR menyeleksi calon Dubes yang diaju-kan pemerintah, Marzuki berusaha tetap aktif dalam tiap kesempatan.’’Tetap sedapat mungkin tidak saya tinggalkan begitu saja,’’ kata politi-kus senior Partai Golkar itu.
(dyn/tof)JAKARTA –
Capres terpilihSusilo Bambang Yudhoyono(SBY) mengaku kesulitan me-nentukan kandidat yang cocok untuk menjadi menteri di kabi-netnya. Meski demikian, SBYmemastikan akan menyelesai-kan penyusunan anggota kabi-net itu sebelum 1 Oktober.’’Sudah ada ratusan nama yangsaya lihat di media massa. Se-muanya bagus. Saya kesulitanmemilih di antara sekian ratus itu.Padahal, yang kita butuhkancuma puluhan,’’ kata SBY di selaacara buka puasa bersama di ru-mah pribadi Ketua DPR AgungLaksono di Jakarta kemarin.SBY memohon masyarakat mau-pun media massa memahami ke-sulitan menentukan menteri terse-but. ’’Ya, bila perlu dibuat CV(
curriculum vitae
) masing-masingtokoh itu. Saya mohon ini dipahamioleh masyarakat luas,’’ bebernya.Menurut SBY, dirinya harusmemilih sosok terbaik di antarasejumlah calon yang beredar dimedia massa. SBY setiap hariselalu ditanya soal perkembangan penyusunan kabinetnya. ’’Sayatengah menyusun dengan Wapresterpilih (Boediono).
 Action plan
 pertama ini adalah 100 hari kerja,itu harus rampung sebelum 1Oktober 2009,’’ papar SBY.Agung yang juga wakil ketuaumum Partai Golkar tersebutmenolak disebut melakukan lobi-lobi politik agar masuk kabinet.’’Tidak ada lobi-lobi. Menteri-menteri baru itu diserahkan ke- pada beliau (SBY). Itu hak prerogatif presiden,’’ tegasnya.Hanya, kata Agung, banyak  juga kader Golkar yang tidak kalah baik jika dibandingkan de-ngan tokoh-tokoh parpol lainyang selama ini dilansir di bebe-rapa media massa. ’’Saya kirakader Golkar ya begitu (berpo-tensi menjadi menteri), banyak yang terbaik. Tapi, sekali lagi, jabatan menteri itu kami serahkansepenuhnya kepada presiden.’’Meski mengaku tak pernahmembahas secara khusus petamenteri dari Golkar yang akandiberikan kepada SBY, Agungtak membantah bahwa dirinyasempat berkomunikasi denganSBY.
(05/gus/agm)
SBY Kesulitan Pilih Menteri
RUSMAN JHONY/RUMGAPRES
SILATURAHMI: SBY disambut Agung Laksono saat menghadiri buka puasa bersama di Jakarta kemarin.
 
Rencana Pengadilan Tindak Pidana Korupsi di 33 Provinsi
JAKARTA
– Kesepakatan Panitia Kerja (Panja)RUU Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor)
yang akan membentuk Pengadilan Tipikor di 33
provinsi direspons Mahkamah Agung (MA). Lem-
baga peradilan tertinggi itu siap memenuhi kebutuhan
hakim yang akan bertugas di Pengadilan Tipikor.’’Bagi kami, tidak ada masalah dengan kebutuhanhakimnya nanti,’’ kata Juru Bicara MA Hatta Ali ke-pada
 Jawa Pos
kemarin (29/8). Hingga saat ini, MA
telah memberikan pelatihan tipikor kepada lebih dari
500 hakim. ’’Sudah tersertifikasi,’’ sambungnya.
Hatta mengungkapkan, pihaknya akan terus mem-berikan pelatihan kepada para hakim tipikor. Sebab,
 jumlah hakim yang ada masih kurang jika pembentukan
Pengadilan Tipikor di 33 provinsi menjadi keputusan
final. ’’Yang sudah pelatihan siap bertugas,’’ ujarnya.Hatta meminta hakim tipikor nanti juga bisa me-
nyidangkan perkara lain, seperti pidana umum. Dia
beralasan, jumlah perkara korupsi antara satu
provinsi dan provinsi lain tidak sama. ’’Kalau diJakarta mungkin banyak, tetapi daerah lain? Bisa
nganggur 
hakimnya.
Kan
sayang,’’ tuturnya.
Selain itu, MA akan meningkatkan pengawasan
pada hakim-hakim di daerah. Tujuannya, menghin-
dari adanya intervensi dari pihak mana pun. ’’Jangan
sampai pengadilan khusus seperti Pengadilan Tipikor
 justru mendapat tekanan,’’ katanya.Secara terpisah, peneliti hukum ICW Febri Dian-
syah menilai, rencana pembentukan Pengadilan
Tipikor di 33 provinsi itu tidak logis. Rencana terse-
but juga tidak sesuai kebutuhan. ’’Apa memang butuh
segitu
? Itu tidak tepat,’’ katanya.Selain itu, tutur dia, rencana 33 Pengadilan Tipikor
bisa menjadi argumen untuk memangkas jumlah
hakim
ad hoc
. Padahal, selama ini posisi hakim
ad 
hoc
cukup menentukan. ’’Hakim
ad hoc
itu harga
mati. Komposisinya harus lebih banyak,’’ ucapnya.Idealnya, kata dia, Pengadilan Tipikor cukup beradadi 5 daerah. Misalnya, Medan (Sumut), Jakarta, Sura-
baya (Jatim), Makassar (Sulsel), dan Papua. Lima
daerah itu dinilai bisa menjangkau wilayah lain. Kalau
Pengadilan Tipikor di setiap daerah, ICW khawatiradanya pengaruh kekuatan lokal. ’’Apalagi, dengan
pengawasan yang masih lemah,’’ ujar Febri. (
fal/dwi
)
MA Siap Suplai Hakim Tipikor
THR Wajib Sepekansebelum Lebaran
Menakertrans: Sanksibagi Yang Melanggar
JAKARTA
 
Menakertrans Er-
man Suparno menegaskan, seluruhperusahaan wajib memberikan tun-
 jangan hari raya (THR) kepadakaryawannya maksimal sepekan
sebelum Lebaran. Perusahaan juga
diimbau tidak melakukan pemutus-
an hubungan kerja (PHK) untuk 
menghindari kewajiban THR.
’’Pemberian THR adalah hak 
karyawan dan harus dipenuhi sesuaidengan ketentuan hukum ketenaga-
kerjaan. Karena itu, seluruh perusa-haan wajib memberikan THR,’’ te-gas Erman kemarin (29/8).Berdasar undang-undang, peru-sahaan diizinkan tidak memberi-
kan THR dalam bentuk tunai.
Tetapi, itu diganti dengan barang
senilai besar THR. Hanya, opsi itu
boleh diberlakukan atas persetu-
 juan manajemen dan pekerja yang
diwakili serikat pekerja.
Perusahaan yang kesulitan finan-
sial juga boleh mengajukan pe-
nundaan pembayaran THR kepada
dinas ketenagakerjaan di daerah
masing-masing. Pemerintah daer-ah selanjutnya memeriksa kondisi
kesehatan perusahaan sebelum
mengabulkan atau menolak.Jika manajemen perusahaan se-
ngaja mengelak membayarkan
THR kepada karyawan, pemerin-
tah dapat menerapkan sanksi te-
gas, baik berupa teguran lisan dan
tertulis, maupun sanksi yang lain.
Karena itu, Erman mengimbau
pekerja melaporkan kepada dinastenaga kerja setempat bila hinggasepekan sebelum Lebaran belummenerima THR.
Tahun lalu, kata dia, tidak ada
masalah terkait THR. Sebab, selu-ruh perusahaan sudah memberikan
tunjangan itu kepada pekerjanya
menjelang hari raya. Dia berharap,tahun ini kondisi yang sama juga da-pat diterapkan. Erman juga mengim-
bau kepala dinas tenaga kerja disetiap kabupaten/kota memantau
pemberian THR di wilayahnya.Depnakertrans telah mengirim-
kan surat edaran tentang THR
kepada gubernur, bupati, Asosiasi
Pengusaha Indonesia (Apindo),dan Kadin untuk mengingatkankewajiban THR. Besaran THR
 juga telah ditentukan dalam keten-
tuan UU adalah satu bulan gaji.Untuk pegawai yang masa ker-
 janya kurang dari 12 bulan, namun
lebih dari tiga bulan, besar THR
tetap proporsional. ’’Karyawan
yang masa kerjanya dua bulan be-
lum mendapatkan THR. Namun,kalau sudah tiga bulan, THR-nyadihitung 3 dibagi 12 kali satu bu-lan gaji,’’ terangnya.
(noe/dwi)
DOK. JAWAPOS
Erman Suparno

Activity (30)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Henny Wati liked this
Mira Sumirawaty liked this
Dafit Son Firma liked this
Oschar Bee liked this
Ugi Sugiarti liked this
Dwi Zustyarini liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->