Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
10Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Koalisi DPR Pemilu 2009

Koalisi DPR Pemilu 2009

Ratings:

5.0

(2)
|Views: 908 |Likes:
Published by Dodik Ariyanto
Pemilu 2009 telah berlalu dan menyisakan banyak PR setelahnya, mulai dari menyusun koalisi yang efektif di Parlemen hingga membentuk Kabinet yang ideal. Bagaimana peta koalisi pasca Pemilu 2009? Apakah format koalisi tersebut akan membuat pemerintahan menjadi efektif ataukah sebaliknya? Selengkapnya...
Pemilu 2009 telah berlalu dan menyisakan banyak PR setelahnya, mulai dari menyusun koalisi yang efektif di Parlemen hingga membentuk Kabinet yang ideal. Bagaimana peta koalisi pasca Pemilu 2009? Apakah format koalisi tersebut akan membuat pemerintahan menjadi efektif ataukah sebaliknya? Selengkapnya...

More info:

Published by: Dodik Ariyanto on Sep 04, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF or read online from Scribd
See more
See less

05/27/2013

pdf

 
 PROSPEK PEMERINTAHAN RI 2009-2014:
Analisis terhadap pola Koalisi Partai PolitikPasca Pemilu Legislatif 2009Disampaikan di depanKEDUTAAN BESAR RI DANMASYARAKAT INDONESIADI WELLINGTONOleh:Dodik Ariyanto
 Wellington, Agustus 2009
Penulis adalah PhD
Candidate
Bidang Ilmu Politik di
University of Canterbury
 
 
 
Yang Mulia Duta Besar,Yang terhormat Para Diplomat dan Staff KBRI,Yang terhormat Para Anggota Panitia Pemilihan Luar Negeri,Yang terhormat Para Hadirin sekalian,
Tahun 2009 dilihat sebagai momentum yang penting bagiBangsa Indonesia karena di tahun ini Republik kita tercinta kembalimenyelenggarakan hajatan nasional yaitu: Pemilihan anggotaLegislatif pada April dan Pemilihan Presiden dan Wakil Presidenpada Juli 2009.Dari perspektif tradisi,
event 
tersebut tentu bukan sesuatu yang luarbiasa.
Popular Vote 
,
Election 
, Pemilu,
Referendum 
,
Public Participation 
, atau apapun namanya,
an sich 
adalah bagian dari ritualdemokrasi, sehingga paling tidak setiap lima tahun sekali rakyatIndonesia boleh berharap menjumpai
event 
serupa. Pun demikian didunia internasional. Di tahun 2009 ini saja tak kurang dari 50 negara juga menyelenggarakan hajatan yang kurang lebih sama. Denganpengecualian segelintir negara seperti Iran, Somalia, dan Afghanistanmisalnya, Pemilu-pemilu di Malta, El Savador, Bolivia, Swiss,Micronesia, Turkmenistan, Azerbaijan, Slovakia, Macedonia,Montenegro, Algeria, Bulgaria, Mexico, dan lain-lain pada dasarnyahanyalah prosesi rutin tanpa perlu mendapat perhatian yangberlebihan, baik dari masyarakat maupun media internasional. Olehkarenanya, tradisi Pemilu dalam sistem demokrasi, tak lain dan takbukan, adalah fenomena “Kau Datang dan Pergi”.
Page 2
Agustus 2009 Rowo Thole (Dodik Ariyanto) dodmbyp@yahoo.com
 
 Namun demikian, Pemilu memiliki arti yang sangat mendasar apabiladilihat dari perspektif substansi. Pemilu bukan hanya mekanismeyang paling
feasible 
sekaligus
legitimate 
dalam merefleksikanaspirasi dan kehendak mayoritas
selectorate 
masyarakat demokratis,melainkan juga menjadi
milestone 
yang diharapkan membawasebuah pemerintahan dan sederet pemimpin yang akan menjawabpersoalan-persoalan yang belum sempat atau belum dapatdiselesaikan oleh pemerintahan sebelumnya. Pemilu demokratisdengan indikator bebas, jujur, transparan, adil, dan
accountable 
jugaakan menjamin terjadinya transisi politik yang damai tanpa gejolakdan korban yang tidak perlu. Jika kita simak apa yang terjadi di Irandan Somalia baru-baru ini misalnya, tentu tidak perlu kita jelaskanpanjang lebar pentingnya Pemilu bagi entitas demokratis, dan sudahsemestinya pula kita bersyukur karena Pemilu yang baru saja kitalalui tidak menyisakan gejolak politik yang cukup berarti.Pada kesempatan ini kita tidak akan membahas Pemilu sebagaifenomena demokrasi atau berpolemik seputar ideal-tidaknya Pemiluyang baru saja kita lalui, melainkan akan mencermati peta koalisiantara partai-partai pemenang Pemilu 2009, serta prospeknyaterhadap masa depan hubungan Eksekutif-Legislatif periode 1999-2014. Di samping itu, kita juga akan mencoba memprediksi jawabanatas pertanyaan apakah kira-kira peta koalisi tersebut akanmembawa Indonesia pada pemerintahan yang kuat dan efektifselama periode lima tahun kedepan ataukah sebaliknya. Sekedarcatatan di awal, bahwasanya efektif tidaknya sebuah pemerintahan
Page 3
Agustus 2009 Rowo Thole (Dodik Ariyanto) dodmbyp@yahoo.com

Activity (10)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Veni Ksb liked this
Neng Erna liked this
zoozynic liked this
ade268 liked this
Ima Wilma liked this
barsa_lea liked this
ardi1890 liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->