Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
13Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Perbandingan Peranan Jalur Kredit

Perbandingan Peranan Jalur Kredit

Ratings: (0)|Views: 2,495|Likes:
Published by Lukman Hakim Hassan

More info:

Published by: Lukman Hakim Hassan on Sep 04, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

02/14/2012

pdf

text

original

 
PERBANDINGAN PERANAN JALUR KREDITPADA MASA SEBELUM DAN KETIKA KRISIS EKONOMI1990.1-2000.4
1
 LUKMAN HAKIM
 LATAR BELAKANG
Kebutuhan lahirnya mekanisme transmisi kebijakan moneter baru, sepertidikemukakan oleh Boediono (1998:1-3), perlu dicermati dengan seksama.Mekanisme transmisi kebijakan moneter adalah transmisi yang dilalui oleh sebuahkebijakan moneter untuk mempengaruhi kondisi perekonomian, terutamapendapatan nasional. Saat ini telah muncul anggapan bahwa mekanisme transmisilama tidak dapat lagi mengendalikan secara pasti perkembangan agregat-agregatmoneter. Mekanisme transmisi lama menyatakan bahwa Bank Indonesia (BI),dapat mengendalikan M(0), dan dengan asumsi multiplier uang (
money multiplier 
)tetap, BI akan dapat mengendalikan M(1) dan M(2). Melalui pengendalian M(1)dan M(2), Bank Indonesia dapat mempengaruhi PDB nominal atau permintaanagregat.Pada kenyataannya, saat ini telah terjadi perubahan perilaku masyarakatdalam memegang uang. Hal ini terbukti kebutuhan uang masyarakat saat ini,sekitar 70 % adalah uang kartal M(0), sedangkan sisanya 30 % tidak dapatdipengaruhi oleh BI. Sebab lain adalah besarnya multiplier uang dan velositaspendapatan (
income velocity
) tidak stabil, sehingga gerakannya sulit diperkirakan.Sehingga kebijakan pemerintah seperti operasi pasar terbuka (
open market operation
) untuk mempengaruhi jumlah uang beredar, selalu meleset dari yang
1
Telah diterbitkan dalam Buku ”Beberapa Agenda Perekonomian Indonesia: Kritik dan Solusi,” karya Lukman Hakim, Budi Santosa dan Esty Setyaningrum “ MediaEkonomi Publishing (MEP), Januari 2004.
 
PDF created with pdfFactory Pro trial versionwww.pdffactory.com
 
2
diperkirakan. Terlebih ketika dewasa ini, Indonesia sedang mengalami krisis,sehingga banyak masyarakat yang lebih memilih memegang uang untuk kepentingan spekulasi.Fenomena di atas mempertegas bahwa hadirnya mekanisme transmisikebijakan moneter baru multak diperlukan. Karena kegagalan mekanisme transmisiakan menyebabkan target-target pengendalian makro ekonomi akan sulitdilakukan. Persoalannya adalah mekanisme transmisi baru yang seperti apa yangsesuai dengan kondisi perekonomian Indonesia saat ini.Seperti diketahui bahwa mekanisme transmisi yang lama adalah pendekatanmonetaris, yang cenderung pada pendekatan jalur kuantitas
(quantity channel
).Pendekatan jalur kuantitas yang terpenting terdiri atas jalur moneteris dan jalurkredit. Jalur moneteris sering disebut juga sebagai jalur langsung, menganggapbahwa kenaikan jumlah uang beredar akan langsung menaikkan pengeluaranmasyarakat (
spending
), yang pada gilirannya akan meningkatkan pendapatan.Selain jalur langsung, pada pendekatan kuantitas terdapat juga jalur kredit(
credit channel
) kadang disebut sebagai pendekatan baru mekanisme transmisi
(new monetary transmission mechanism
). Pendekatan kredit ini beranggapanbahwa meningkatnya jumlah uang beredar sebagai akibat adanya ekspansi moneterakan meningkatkan kredit; berikutnya akan meningkatkan investasi (I) danpendapatan (Y). Jalur kredit (
credit channel)
terdiri atas jalur neraca bank (
 balance sheet channel
) dan jalur pinjaman bank (
bank lending channel
).Sedangkan pendekatan Keynesian tradisional atau sebagian besar termasuk dalam pendekatan jalur harga (
 price channel
) pada intinya sebuah kebijakanmoneter untuk mempengaruhi pendapatan harus melalui tingkat suku bunga.Pendekatan Keynesian pada tahun 70-an mengalami perkembangan pesat denganmunculnya beberapa jalur, seperti jalur kekayaan (
wealth channel
) dan jalur hargarelatif (
teori portofolio
). Bahkan perkembangan terakhir, pada jalur harga ini telahmuncul jalur baru seperti jalur nilai tukar (
exchange rate channel
)(Miskhin, 1995:4).
PDF created with pdfFactory Pro trial versionwww.pdffactory.com
 
3
Dalam upaya mencari paradigma baru mekanisme transmisi kebijakanmoneter di Indonesia, beberapa peneliti telah melakukan riset untuk menemukan jalur-jalur alternatif. Diantaranya adalah para pemikir dari Bank Indonesia yangmengartikan bahwa perubahan mekanisme transmisi lama ke yang baru, berartiberubah dari jalur kuantitas (monetaris) ke jalur harga (Keynesian). Menurutmereka mekanisme transmisi kebijakan moneter yang cocok adalah jalur sukubunga atau jalur nilai tukar. Dasar pemikiran utamanya menyatakan bahwa sukubunga dan nilai tukar merupakan variabel penting dalam transmisi kebijakanmoneter. (Sarwono dan Warjiyo, 1998; 10).Secara empiris, studi mengenai peranan tingkat suku bunga padamekanisme transmisi kebijakan moneter di Indonesia, telah dilakukan oleh Warjiyodan Zulverdi (1998; 25-58) untuk kurun waktu 1989-1997. Studi inimenyimpulkan bahwa jalur tingkat bunga cukup berperan dalam mekanismetransmisi kebijakan moneter di Indonesia. Hasil utama dari studi ini adalahmerekomendasikan agar suku bunga Pasar Uang Surat Berharga (PUAB)digunakan sebagai instrumen utama Bank Indonesia. Sebaliknya studi Agung(1998) menunjukkan peranan suku bunga Sertifikat Bank Indonesia (SBI) sebagaiinstrumen MTM yang handal.Meskipun beberapa hasil studi di atas lebih menonjolkan peranan tingkatsuku bunga pada mekanisme transmisi kebijakan moneter di Indonesia. Namunmasih terbuka kemungkinan pemikiran lain tentang jalur alternatif yang dapatmenjelaskan dan menemukan mekanisme transmisi kebijakan moneter baru. Salahsatunya yang perlu dipertimbangkan adalah jalur kredit. Jalur kredit lahir sebagaikritik terhadap konsepsi mekanisme transmisi kebijakan Keynesian, yangmenganggap tingkat suku bunga merupakan jalur yang paling penting dalammekanisme transmisi. Mereka percaya bahwa dengan tingkat suku bunga jangkapendek akan dapat mempengaruhui harga modal (
cost of capital
) dan padagilirannya akan meningkatkan pengeluaran.
PDF created with pdfFactory Pro trial versionwww.pdffactory.com

Activity (13)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Gista Agustia liked this
sutarnosemsi liked this
Marlia Lia liked this
fazreva liked this
fazreva liked this
-Ayaz Xpentura- liked this
-Ayaz Xpentura- liked this
Intan Jeepie liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->