A.
Sampah organik dan cara pengolahannya
Secara umum, jenis sampah dapat dibagi menjadi dua macam, yaitusampah organik (sampah basah) dan sampah anorganik (sampah kering). Sampahbasah adalah sampah yang berasal dari makhluk hidup, seperti dedaunan, rantingpohon, kayu, bangkai hewan dan sampah dapur. Sampah jenis ini dapatterdegradasi secara konvensional. Sebaliknya dengan sampah kering, sepertikertas, plastik, kaleng, besi, dan kaca tidak dapat terdegradasi secara konvensional.Sampah atau limbah padat dapat digolongkan menjadi dua kategori, yaitu
garbage
dan
rubbish
(Davis dan Cornwell 1989).
Garbage
diartikan sebagailimbah hewan dan tumbuhan yang berasal dari pemeliharaan dan budidaya,penyiapan dan penjualan makanan. Limbah tersebut mengandung lebih banyak bahan organik yang mudah membusuk, lembab dan mengandung sedikit cairan.
Garbage
terdekomposisi dengan cepat terutama sekali dalam cuaca hangat danmengeluarkan bau busuk.
Rubbish
mengandung aneka ragam limbah padat yangmudah dibakar atau tidak mudah dibakar, yang berasal dari rumah, pusatperbelanjaan dan kantor tetapi yang tidak termasuk
garbage
. Bahan yang mudahterbakar termasuk kertas, kain, karton, kotak, kayu, papan, ranting pohon dan lainsebagainya. Bahan yang tidak mudah terbakar dalam mesin pembakaran yaitukaleng, logam berat, gelas, balok kayu dan lain sebagainya. Sampah-sampahtersebut dapat diolah dengan cara pengomposan untuk menghasilkan unsur harabagi tanah dan pupuk organik bagi tanaman.Pengomposan adalah proses pembusukan secara konvensional ataudekomposisi bahan organik oleh beberapa mikroorganisme pada kondisi yang3
Leave a Comment
is reading Mengolah Sampah Dengan Vermicomposting.