• Embed Doc
  • Readcast
  • Collections
  • 1
    CommentGo Back
Download
 
PENGOLAHAN SAMPAH ORGANIK DENGAN SISTEM
VERMICOMPOSTING 
Makalah IlmiahTugas Mata Kuliah Bioteknik HewanDisusun oleh :MUHAMMAD ILYASG352070181
MAYOR BIOSAINS HEWANSEKOLAH PASCASARJANAINSTITUT PERTANIAN BOGOR2008
 
PENDAHULUANLatar Belakang
Masalah sampah dapat diatasi dengan cara mengolahnya menjadi bahanyang sangat berguna. Pengolahan sampah dapat dilakukan dengan cara mendaurulang sampah tersebut sehingga menjadi bahan-bahan yang dapat digunakan lagi..Pengolahan sampah juga dapat dilakukan dengan cara pengomposan yang dapatmenghasilkan zat hara atau kompos yang sangat berguna bagi kesuburan tanahserta pertumbuhan dan perkembangan tanaman.Saat ini, cara pengolahan sampah yang kerap dikembangkan adalahpengomposan dengan bantuan cacing tanah atau yang lebih dikenal dengan istilah
vermicomposting
, karena cara tersebut telah terbukti lebih baik kualitas dankuantitasnya daripada pengomposan konvensional. Sejumlah limbah industri telahdiolah secara
vermicomposting
dan menghasilkan pupuk yang kaya nutrisi(Sundaravadivel 1995). Selain itu, v
ermicomposting
juga merupakan systembioteknologi dengan biaya rendah untuk mendegradasi sampah organik (Hand
et al.
(1988). Makalah ini ditulis untuk mengetahui cara pengolahan sampah yangbaik dengan system
vermicomposting
.2
 
A.
 
Sampah organik dan cara pengolahannya
Secara umum, jenis sampah dapat dibagi menjadi dua macam, yaitusampah organik (sampah basah) dan sampah anorganik (sampah kering). Sampahbasah adalah sampah yang berasal dari makhluk hidup, seperti dedaunan, rantingpohon, kayu, bangkai hewan dan sampah dapur. Sampah jenis ini dapatterdegradasi secara konvensional. Sebaliknya dengan sampah kering, sepertikertas, plastik, kaleng, besi, dan kaca tidak dapat terdegradasi secara konvensional.Sampah atau limbah padat dapat digolongkan menjadi dua kategori, yaitu
garbage
dan
rubbish
(Davis dan Cornwell 1989).
Garbage
diartikan sebagailimbah hewan dan tumbuhan yang berasal dari pemeliharaan dan budidaya,penyiapan dan penjualan makanan. Limbah tersebut mengandung lebih banyak bahan organik yang mudah membusuk, lembab dan mengandung sedikit cairan.
Garbage
terdekomposisi dengan cepat terutama sekali dalam cuaca hangat danmengeluarkan bau busuk.
 Rubbish
mengandung aneka ragam limbah padat yangmudah dibakar atau tidak mudah dibakar, yang berasal dari rumah, pusatperbelanjaan dan kantor tetapi yang tidak termasuk 
garbage
. Bahan yang mudahterbakar termasuk kertas, kain, karton, kotak, kayu, papan, ranting pohon dan lainsebagainya. Bahan yang tidak mudah terbakar dalam mesin pembakaran yaitukaleng, logam berat, gelas, balok kayu dan lain sebagainya. Sampah-sampahtersebut dapat diolah dengan cara pengomposan untuk menghasilkan unsur harabagi tanah dan pupuk organik bagi tanaman.Pengomposan adalah proses pembusukan secara konvensional ataudekomposisi bahan organik oleh beberapa mikroorganisme pada kondisi yang3
of 00

Leave a Comment

You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...
You must be to leave a comment.
Submit
Characters: ...