Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
27Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Problematika Nasionalisme Akibat Dari Globlalisme

Problematika Nasionalisme Akibat Dari Globlalisme

Ratings: (0)|Views: 5,564|Likes:

Kemerosotan nasionalisme memiliki banyak bentuk dan semuanya berbahaya. Bahaya terbesar dari sebuah ”negara-bangsa” yang tengah ditimpa kebangkrutan nasionalismenya ialah jika kesetiaan tertinggi pemerintah tidak lagi kepada negara dan bangsanya, melainkan lebih kepada mendahulukan kepentingan diri dan kelompoknya.

Dengan begitu prinsip-prinsip nasionaslime dilanggar, kekayaan negara digerogoti, sementara hak dan kebutuhan dasar rakyat dibiarkan terbengkalai. Saat ini banyak yang percaya bahwa rasa nasionalisme bangsa benar-benar sedang sakit. Bahkan, ”negara-bangsa” itu sendiri tengah mengalami sekarat dan seolah tidak diperlukan lagi. Dari tahun ke tahun kesadaran nasionalisme merosot tajam, hanya ada dalam upacara, pidato-pidato, dan semakin merosot ke dalam retorika ’prosaik’ tanpa solusi masalah masa kini.
Apakah ini merupakan pengaruh dari era globalisasi sekarang ini?
Silahkan membaca dan mengkritisnya. Mungkin tulisan saya ada yang salah atau perlu penambahan bahkan koreksi. Kami akan menerima dengan tangan terbuka. Terima kasih. Penulis

Kemerosotan nasionalisme memiliki banyak bentuk dan semuanya berbahaya. Bahaya terbesar dari sebuah ”negara-bangsa” yang tengah ditimpa kebangkrutan nasionalismenya ialah jika kesetiaan tertinggi pemerintah tidak lagi kepada negara dan bangsanya, melainkan lebih kepada mendahulukan kepentingan diri dan kelompoknya.

Dengan begitu prinsip-prinsip nasionaslime dilanggar, kekayaan negara digerogoti, sementara hak dan kebutuhan dasar rakyat dibiarkan terbengkalai. Saat ini banyak yang percaya bahwa rasa nasionalisme bangsa benar-benar sedang sakit. Bahkan, ”negara-bangsa” itu sendiri tengah mengalami sekarat dan seolah tidak diperlukan lagi. Dari tahun ke tahun kesadaran nasionalisme merosot tajam, hanya ada dalam upacara, pidato-pidato, dan semakin merosot ke dalam retorika ’prosaik’ tanpa solusi masalah masa kini.
Apakah ini merupakan pengaruh dari era globalisasi sekarang ini?
Silahkan membaca dan mengkritisnya. Mungkin tulisan saya ada yang salah atau perlu penambahan bahkan koreksi. Kami akan menerima dengan tangan terbuka. Terima kasih. Penulis

More info:

Published by: Sutanto, M.AP, M.Sc. on Sep 05, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

11/17/2012

pdf

text

original

 
PROBLEMATIKA NASIONALISME AKIBAT DARI GLOBALISMEOleh: SUTANTO, SKM, M.APMatrikulasiPasca Sarjana Kajian Strategis Ketahanan NasionalLemhannas RI-Universitas Gadjah MadaA.Pendahuluan1.Latar belakang
Kemerosotan nasionalisme memiliki banyak bentuk dansemuanya berbahaya. Bahaya terbesar dari sebuah ”negara-bangsa”yang tengah ditimpa kebangkrutan nasionalismenya ialah jika kesetiaantertinggi pemerintah tidak lagi kepada negara dan bangsanya, melainkanlebih kepada mendahulukan kepentingan diri dan kelompoknya.Dengan begitu prinsip-prinsip nasionaslime dilanggar, kekayaannegara digerogoti, sementara hak dan kebutuhan dasar rakyat dibiarkanterbengkalai. Saat ini banyak yang percaya bahwa rasa nasionalismebangsa benar-benar sedang sakit. Bahkan, ”negara-bangsaitu sendiritengah mengalami sekarat dan seolah tidak diperlukan lagi.
1
Dari tahun ketahun kesadaran nasionalisme merosot tajam, hanya ada dalam upacara,pidato-pidato, dan semakin merosot ke dalam retorika ’prosaik’ tanpasolusi masalah masa kini.
2
 
1
Lihat misalnya Kenichi Ohmae,
The End of The Nation State. The Rise of Regional Economies
(NewYork, London and Tokyo: The Free Press, 1995).
2
Lihat misalnya, hasil survey ‘jajak pendapat’
 Kompas
(18 Agustus 2007), berjudul ”Nasionalisme diatas Papan Global”, menunjukkan kecederungan ini. Sejumlah indikator (a.l. “kebanggaan menjadi orangIndonesia”, “rasa memiliki”) dan lain-lain, digunakan untuk mengukur tingkat kesadaran ”nasionalisme”dan hasilnya amat merisaukan karena merosot tajam dibadingkan dengan survey serupa (2002) sampai80,8% dalam hubungannya dengan kepemimpinan bangsa dan makin lemahnya nilai-nilai Pancasiladalam kehidupan sehari-hari (72,9%). Meskipun gambaran ini bukan kesimpulan definitif, melainkanindikatif, kondisinya memang sudah mencemaskan.
1
 
Pada saat satu abad ”Hari Kebangkitan Nasional” (Harkitnas),diperingati secara besar-besaran tahun lalu di Stadion Bung Karno. Takhanya lebih meriah dari tahun-tahun sebelumnya, tetapi juga cukup unik,dan agaknya baru pertama kali terjadi. Presiden Susilo BambangYudhoyono menginstruksikan agar peringatan 100 Tahun Harkitnasdiperingati sepanjang tahun 2008. Ada juga kegiatan inti lainnya. Di tiap-tiap provinsi diinstruksikan mengumpulkan ”tanah” dan ”air” dalam jumlahtertentu, kemudian dibawa oleh masing-masing delegasi daerah keJakarta. Semuanya, mulai dari pengambilan ”tanah” dan ”air” di daerah,demikian penyambutan di Jakarta penuh dengan upacara. Begitulah tiapbulan sepanjang tahun, kalender Indonesia ditandai tanggal ”merah”.Sebagian besar berkenaan dengan hari bersejarah. Umumnya diperingatidengan serangkaian upacara. Para pegawai negeri melakukan apelbendera, sambil mengulang-ulang kegiatan lainnya: lagu kebangsaan,pembacaan teks Pancasila, berdoa, dan berziarah ke makam pahlawan.Pada
moment 
itu, peringatan bersejarah merupakan gudang mengenang’kebesaranmasa lampau dan pidato resmi yang diedarkan secaranasional mengulang-ulang kisah sejarah, dengan retorika yang makinmerosot ke dalam kata-kata tanpa solusi masalah masa kini.Ada apa dengan nasionalisme Indonesia? Apakah kita perlumerumuskan suatu nasionalisme dalam konteks kekinian? Adakahkemerosotan nasionalisme ke-Indonesiaan dewasa ini berkaitan eratdengan kuatnya kekuatan tarik menarik antara globalisasi internasional disatu pihak dan primordialisasi lokal di lain pihak? Apakahetnonasionalisme betul-betul merupakan ancaman terhadap nasionalismeke-Indonesiaan di masa depan? Apakah isu-isu kedaulatan, kemandirian,otonomi, dan kepribadian dalam konteks globalisme dewasa ini,menyiratkan adanya kekuatan baru (”neo-imperialisme”/”neokolonialisme”)yang tengah mengancam kemerdekaan
nation-state
NKRI dewasa ini?Apakah globalisasi yang terjadi berdampak terhadap menurunnya rasa
2
 
nasionalisme atau bahkan sebaliknya? Dikarenakan globalisasi dianngapsebagai ancaman global dalam pembangunan misalnya ancaman sosialekonomi, konflik antar negara, konflik internal, Senjata nuklir biologi, kimiaradiologi, terorisme dan kejahatan lintas negara (TOC). Banyak sekalimuncul pertanyaan yang timbul jika kita bicara tentang hal ini.
2.Rumusan masalah
Berdasarkan latar belakang masalah diatas dapat diambilrumusan masalah yakni apa problematika nasionalisme jika dihadapkandengan globalisme yang melanda dunia
B.Pembahasan1.Pengertian nasionalisme
Nasionalisme menurut wikipedia adalah satu paham yangmenciptakan dan mempertahankankedaulatan sebuahnegara(dalam bahasa Inggris"nation") dengan mewujudkan satu konsep identitasbersama untuk sekelompokmanusia. Paranasionalismenganggap negara adalah berdasarkan beberapa "kebenaran politik"
(political legitimacy)
. Bersumber dari teori romantisme yaitu "identitas budaya",debat liberalisme yang menganggap kebenaran politik adalah bersumber dari kehendak rakyat, atau gabungan kedua teori itu.Ikatan nasionalisme tumbuh di tengah masyarakat saat polapikirnya mulai merosot. Ikatan ini terjadi saat manusia mulai hidupbersama dalam suatuwilayahtertentu dan tak beranjak dari situ. Saat itu,naluri mempertahankan diri sangat berperan dan mendorong mereka
3

Activity (27)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Mus Toples liked this
Anezty Surya Nd liked this
Budi Fernandes liked this
b_aryanto_1 liked this
b_aryanto_1 liked this
b_aryanto_1 liked this
b_aryanto_1 liked this
crazyfig liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->