Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
34Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
PERTUMBUHAN KOTA

PERTUMBUHAN KOTA

Ratings: (0)|Views: 2,702|Likes:
Published by sulistiyanti
Ketimpangan desa-kota telah memicu arus urbanisasi. Tekanan di desa antara lain karena relatif sempitnya kesempatan kerja, sedikitnya fasilitas publik, infrastruktur, layanan sosial, dll. membuat orang desa 'gerah'. Di sisi lain, 'gemerlap'nya kota, peluang kerja, dan layanan serta fasilitas sosial di perkotaan dirasa menarik. Kedua hal ini mendorong urbanisasi, dan menambah kepadatan penduduk beserta masalah-masalah yg mengikuti.
Ketimpangan desa-kota telah memicu arus urbanisasi. Tekanan di desa antara lain karena relatif sempitnya kesempatan kerja, sedikitnya fasilitas publik, infrastruktur, layanan sosial, dll. membuat orang desa 'gerah'. Di sisi lain, 'gemerlap'nya kota, peluang kerja, dan layanan serta fasilitas sosial di perkotaan dirasa menarik. Kedua hal ini mendorong urbanisasi, dan menambah kepadatan penduduk beserta masalah-masalah yg mengikuti.

More info:

Published by: sulistiyanti on Sep 05, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/25/2013

pdf

text

original

 
PERTUMBUHAN KOTA,PERTUMBUHAN KOTA, URBANISASI, DAN SEKTORURBANISASI, DAN SEKTOR INFORMALINFORMAL
Oleh: SulistiyantiOleh: Sulistiyanti
PendahuluanPendahuluan
Ekonomi perkotaan merupakan perpaduan antara geografi danekonomi. Ekonomi mengeksplorasi pilihan-pilihan orang ketika sumberdaya terbatas. Orang menentukan pilihannya untuk memaksimumkanutilitas/kepuasan, sementara badan usaha memaksimumkan profit.Sedangkan geografi mempelajari bagaimana sesuatu diatur dalam ruang.Ekonomi perkotaan mengeksplorasi pilihan-pilihan lokasi dalam suaturuang, yang dapat memaksimumkan utilitas/profit. Misal, seorangmahasiswa akan lebih suka untuk memilih lokasi tempat tinggal yangdekat dengan kampusnya. Sementara pengusaha lebih suka memilihlokasi yang dekat dengan sumber bahan baku, tenaga kerja ataupun lokasiyang padat sebagai sasaran pasar dari produknya.Wilayah perkotaan didefinisikan sebagai wilayah geografis yangterdiri dari sejumlah penduduk dalam wilayah yang relatif sempit.Dengan kata lain, wilayah perkotaan memiliki kepadatan penduduk yangrelatif tinggi dibanding sekitarnya.
Pertumbuhan kotaPertumbuhan kota
Dalam ekonomi perkotaan, ada 2 jenis pertumbuhan; i) pertum-buhan ekonomi yang didefinisikan sebagai kenaikan pendapatan perkapita atau kenaikan upah rata-rata kota, dan ii) pertumbuhan tenagakerja yang didefinisikan sebagai kenaikan angkatan kerja total.
1
 
Pertumbuhan ekonomi dapat bersumber dari: i)
capital deepening
, ii)kenaikan
human capital
/modal insani, dan iii) kemajuan teknologi. Dalamperspektif geografis, dapat ditambahkan sumber pertumbuhan keempat,yaitu iv) agglomerasi ekonomi. Sumber pertumbuhan pertama yakni
capital deepening
mencakup semua modal fisik yang digunakan olehmanusia untuk memproduksi barang dan jasa seperti mesin, peralatanatau bangunan.
Capital deepening
didefinisikan sebagai kenaikan modalper pekerja –ini menaikkan produktivitas dan pendapatan, karena setiappekerja bekerja dengan lebih banyak modal. Sumber pertumbuhan keduaberasal dari kenaikan modal insani, di mana modal insani seseorangmencakup pengetahuan dan keahlian yang diperoleh melalui pendidikan,pelatihan maupun pengalaman. Penelitian yang dilakukan oleh Robert J.Barro dengan menggunakan data-data dari 100 negara selama 1965-1995telah membuktikan adanya keterkaitan antara
human capital
denganpertumbuhan ekonomi (Barro, 2001).Sumber pertumbuhan ketiga dari kemajuan teknologi. Teknologiyang lebih maju menyebabkan bertambahnya output yang dihasilkan olehsetiap satuan faktor produksi atau input yang digunakan. Peningkatanoutput per unit input ini kita sebut dengan peningkatan produktivitas.
1 
Dalam pengertian yang paling sederhana, kemajuan teknologi(
technological progress
) terjadi karena ditemukannya cara baru atauperbaikan atas cara-cara lama dalam menangani pekerjaan sehinggapekerjaan menjadi lebih efisien. Ini tentu saja mempengaruhi tingkatpertumbuhan ekonomi.Aglomerasi ekonomi merupakan pengumpulan atau pemusatankegiatan ekonomi di lokasi tertentu, dalam hal ini lokasi perkotaan. Inidapat terjadi antara lain karena lokasisasi produksi dan pusat-pusatpemasaran yang dipilih oleh produsen dan pengusaha. Di perkotaan,
1
Produktivitas, menurut ekonomika, adalah tingkat pada mana sebuah barang-jasadiproduksi. Produktivitas bisa diukur dengan merasiokan jumlah tenaga kerja yangdigunakan dalam proses produksi terhadap output yang dihasilkan oleh tenaga kerja itu.2
 
produsen relatif lebih mudah mendapatkan tenaga kerja-tenaga kerjatrampil, akses input dan keuangan, infrastruktur maupun jaringanpemasaran. Ini semua membuat wilayah perkotaan memiliki keunggulanuntuk dipilih sebagai lokasi industri. Terkonsentrasinya lokasi-lokasiusaha di perkotaan telah menarik tenaga kerja-tenaga kerja baik daridalam wilayah maupun luar wilayah, termasuk dari desa. Akibatnya jumlah penduduk perkotaan semakin bertambah padat. Padatnyapenduduk perkotaan memancing produsen untuk memusatkan pema-saran produknya di wilayah perkotaan sehingga kota menjadi pusatperdagangan. Berkembangnya perdagangan diikuti oleh perkembangan jasa transportasi, komunikasi dan jasa-jasa lain. Dengan mempertimbang-kan bahwa pusat-pusat perdagangan dan jasa banyak terdapat diperkotaan, maka kita bisa menyimpulkan bahwa tingginya pertumbuhansektor-sektor ini mengindikasikan cepatnya perkembangan perkotaan.
Tabel 1. Laju Pertumbuhan PDB Menurut Lapangan UsahaTahun 2004-2006 (%)Lapangan Usaha200420052006200
*
PertanianPertanian
2,12 2,49 2,72 -0,5
PertambanganPertambangan
-4,94 1,59 3,72 5,6
IndustriIndustri
6,38 4,63 4,58 5,4
Listrik, Gas & AirListrik, Gas & Air
4,23 6,49 6,07 8,2
BangunanBangunan
6,91 7,34 9,09 9,3
PerdaganganPerdagangan
5,78 8,59 5,95 8,5
AngkutanAngkutan
14,02 12,97 13,64 11,1
KeuanganKeuangan
7,9 7,12 5,27 7,1
 Jasa Jasa
5,39 5,16 6,63 7
Sumber: SEKI, Bank Indonesia
*
Kuartal 1
Pertumbuhan PDB dari sektor perdagangan, hotel dan restoran meningkatselama 2004-2006, dari 5,78% pada 2004 menjadi 8,6% tahun 2005 dan 8,5%tahun 2007. Pertumbuhan sektor angkutan dan komunikasi mencapaitingkat tertinggi dibanding sektor-sektor lainnya. Pada 2004, sektor ini
3

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->