Welcome to Scribd. Sign in or start your free trial to enjoy unlimited e-books, audiobooks & documents.Find out more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
56Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Kebijakan Politik Dan Ekonomi Serta Dampaknya Terhadap Kehidupan Masyarakat

Kebijakan Politik Dan Ekonomi Serta Dampaknya Terhadap Kehidupan Masyarakat

Ratings:

1.0

(1)
|Views: 7,118|Likes:
tugas SEJARAH kelas XII
tugas SEJARAH kelas XII

More info:

Published by: Devilliano iam de alberque on Sep 06, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/13/2012

pdf

text

original

 
KEBIJAKAN POLITIK DAN EKONOMI SERTADAMPAKNYA TERHADAP KEHIDUPAN MASYARAKAT
1. KEBIJAKAN POLITIK 
Komando Operasi Pemulihan Keamanan ( Kopkamtib).Kopkamtib adalah unitkomando yang sangat ditakuti karena besarnya kekuasaan yang dimilikiHanya ideologi Pancasila dan UUD 1945 yang dapat menyelamatkan bangsadan Negara, maka diadakan Penataran Pedoman Penghayatan danPengalaman Pancasila (P4) . yang berartisemacam indoktrinasi bagi semuapihak, mengenai asas tunggal yaitu Pancasila.Peran ABRI sangat besar selama Orde Baru karena sebagai stabilisator dandinamisator, istilah dwifungsi yang di sandang berubah menjadi multifungsi.Kedudukan gubernur, bupati , camat lurah hingga RW/RT sebagian besardijabat oleh anggota ABRI atau pensiunan ABRI.Dalam bidang politik pada Demokrasi dilebur menjadi 2 partai politik. Ke 2partai tersebua adalah partai persatuan pembangunan (PPP) dan partaidemokrasi Indonesia (PDI). Tetapi ke 2 partai itu hanya sebagai pelengkappersyaratan DemokrasiGolongan Karya (GORKAR) yang bukan partai politik, mengendalikan jalanyapemerintahan. Karena terlepas dari campur tangan pemerintah, maka partaiGORKAR selalu menang dalam pemiluMasyarakat hanya bias menerima, dan tidak berani menentang . setelahpemerintahan Orde Baru tumbang mereka merasa antipasti dan menganggapsegala yang berkaitan dengan Pancasila sebagai dasar Negara KesatuanRepublik Indonesia2.
Kebijakan Ekonomi 
a.Revolusi Hijau1)pengertian Revormasi hijauRevormasi Hijau (green revolution) dapat diartikan sebagai pengembanganteknologi pertanian untuk menungkatkan hasil produksi pangan. Untuk menempuhtujuan yang diharapkan, beberapa langkah yang dapat ditempuh antara lainsebagai berikut:a)Pengenalan tanaman-tanaman yang seharusnya seharusnya baru di suatudaerah tertentub)Pemakaian pupuk yang tepat
 
c)Peningkatan irigasid)Pengguanaan pestisida yang tepate)Penanaman varietasbjenis unggulRevolusi Hijau di sponsori oleh Ford and Rockefeller Foundation. Ada 2 penelitianutama yang dimiliki badan ini, yaitu Mizene and Wheat Improvement Center diMexico dan International Rice Instite di Filipina.mereka berusaha mencari danmengembangkan berbagai varietas unggul yang dapat berpoduksi dalam skalaluas. Pada tahun 1971
Norman E.Burlaung
dari pusat penelitian di Mexicobrhasil memproeh hadiah nobel karanaa jasa-jasanya dalam upayameningkatkan produksi pangan duniaPada tahu 1970 Consultative Group for International Agricilture Research (CGIAR)di bentuk untuk membantu pusat-pusat penelitian yang sudah ada.2) Revolusi Hijau di Indonesia dan DampakSejak tahun 1960-an. Upaya meninggkatkan hasil produksi pangan mendorongpemerintahan Orde Baru melakukan pembangunan lima tahun(PELITA). Untukmemenuhi kebutuhan pangan dilakukan melalui Bimbingan Massal (Bimas),Intensifikasi Massal (Inmas) dan Intensifikasi khusus (Insus). Dan jugamenggerakkan Supra Insus dan memopulerkan Panca Usaha Tani.Selain dari itu, pemerintah membangun berbagai yang dibutuhkan petani. Untukmemperlancar program kerja Departemen Pertanian. Sejak program inmasdilaksanakan, produksi beras mengalami kenaikan yang sangat besar. Produksiberas Nasional pertahun naik dari 9,14 juta ton pada tahun 1966, mancapai 17,87juta ton pada tahun 1979. Hasil padi per hektar naik dari 1.21 ton pada tahun1966 menjadi 2, 30 ton pada tahun 1979 dan lebih dari 3, 5 ton pada tahun 1984. Tingkat beras naik menjadi 3,5% pertahun antara tahun 1974-1978 menjadi 10,2%pertahun antara 1979-1984. Dsengan demikian persediaan beras naik perkepalalebih dari 50% dari 82kg per kepala pada tahun 1966 menjadi 134kg per kepalapada tahun1979.
Prodiksi beras pada tahun Orde BaruperiodeProduksi perTahun (jutaton)Hasil perhektar (ton)
 
1950 –19581959 –19651966 –19861969 –19731974 –19781979 –19831984 -19696,988,4810,0413,3815,9621,5026,671,121,191,291,641,882,392.70
b) Industrialisasi 
Pemerintahan Orde Baru juga membangun industrialisasi, di Indonesia dikelompokkan dalam 3 kelompok sbb;1)Industri hulu, yaitu industry yang memproduksi bahan baku dan bahanpenolong seperti balok besi, beton atau lembaran baja. Contoh industrynya PT.Krakatau Steel di Cilegon2)Industri hilir, yaitu industri yang membuat barang-barang siap pakai olehkonsumen, misalnya pabrik minyak goring , mentega dll3)Industri kecil, yaitu industri dalam dana kecil, tenaga kerja sedikit, sertahasil produksi terbatasIndustrialisasi berdampak positif pada peningkatan devisa dan penghasilan perkapita masyarakat, dan dampak negatifnya antara lain meningkatnya urbanisasi;makin sempitnya lahan pertanian dan semakin berkurangnya minat generasi mudapedesaan menjadi petani dan juga menimbulkan kesenjangan ekonomi dan socialterutama di perkotaanPada tahun 1982 ekspor hasil industri baru mencapai 17,6% dari total jumlaheskpor nasional, maka pada tahun 1985 angkanya meningkat menjadi 22,4%,yahun 1986 29,8%, tahun 1987 39,1%, dan yahun 1988 48,2%, dan terus

Activity (56)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Feny Triani liked this
Tisna Pika liked this
Tisna Pika liked this
Panjoel Dejavu liked this
Eka Nurrahmah liked this

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->