Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
4Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
UU 5 Tahun 2009 Tentang Pengesahan United Nations Convention Against Transnational Organized Crime

UU 5 Tahun 2009 Tentang Pengesahan United Nations Convention Against Transnational Organized Crime

Ratings: (0)|Views: 321 |Likes:
Published by Hukum, Inc.
UU 5 Tahun 2009 Tentang Pengesahan United Nations Convention Against Transnational Organized Crime (Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa Menentang Tindak Pidana Transnasional Yang Terorganisasi)
UU 5 Tahun 2009 Tentang Pengesahan United Nations Convention Against Transnational Organized Crime (Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa Menentang Tindak Pidana Transnasional Yang Terorganisasi)

More info:

Published by: Hukum, Inc. on Sep 07, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial Share Alike

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/24/2012

pdf

text

original

 
 UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIANOMOR 5 TAHUN 2009 TENTANGPENGESAHAN
UNITED NATIONS CONVENTION AGAINST TRANSNATIONAL ORGANIZED CRIME 
(KONVENSI PERSERIKATAN BANGSA-BANGSA MENENTANG TINDAK PIDANA TRANSNASIONAL YANG TERORGANISASI)DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESAPRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,Menimbang : a. bahwa dalam rangka mencapai tujuan negara RepublikIndonesia sebagaimana tercantum dalam PembukaanUndang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, yaitu melindungi segenap bangsaIndonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, danuntuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskankehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertibandunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaianabadi, dan keadilan sosial, Pemerintah RepublikIndonesia sebagai bagian dari masyarakat internasionalmelakukan hubungan dan kerja sama internasionaluntuk mencegah dan memberantas tindak pidanatransnasional yang terorganisasi;b. bahwa tindak pidana transnasional yang terorganisasimerupakan kejahatan internasional yang mengancamkehidupan sosial, ekonomi, politik, keamanan, danperdamaian dunia;c. bahwa kerja sama internasional perlu dibentuk danditingkatkan guna mencegah dan memberantas tindakpidana transnasional yang terorganisasi;d. bahwa Pemerintah Republik Indonesia turutmenandatangani
United Nations Convention Against Transnational Organized Crime 
(Konvensi PerserikatanBangsa-Bangsa Menentang Tindak Pidana Transnasional yang Terorganisasi) pada tanggal 15Desember 2000 di Palermo, Italia;e. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimanadimaksud dalam huruf a, huruf b, huruf c, dan huruf d,perlu membentuk Undang-Undang tentang Pengesahan
United Nations Convention Against Transnational Organized Crime 
(Konvensi Perserikatan Bangsa-BangsaMenentang Tindak Pidana Transnasional yang Terorganisasi);Mengingat . . .
 
 - 2 -Mengingat : 1. Pasal 5 ayat (1), Pasal 11, dan Pasal 20 Undang-UndangDasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945;2. Undang-Undang Nomor 37 Tahun 1999 tentangHubungan Luar Negeri (Lembaran Negara RepublikIndonesia Tahun 1999 Nomor 156, Tambahan LembaranNegara Republik Indonesia Nomor 3882);3. Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2000 tentangPerjanjian Internasional (Lembaran Negara RepublikIndonesia Tahun 2000 Nomor 185, Tambahan LembaranNegara Republik Indonesia Nomor 4012);Dengan Persetujuan BersamaDEWAN PERWAKILAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIAdanPRESIDEN REPUBLIK INDONESIAMEMUTUSKAN:Menetapkan : UNDANG-UNDANG TENTANG PENGESAHAN
UNITED NATIONS CONVENTION AGAINST TRANSNATIONAL ORGANIZED CRIME 
(KONVENSI PERSERIKATAN BANGSA-BANGSA MENENTANG TINDAK PIDANA TRANSNASIONAL YANG TERORGANISASI).
 
Pasal 1(1) Mengesahkan
United Nations Convention Against Transnational Organized Crime 
(Konvensi PerserikatanBangsa-Bangsa Menentang Tindak Pidana Transnasional yang Terorganisasi) dengan Pensyaratan (
Reservation 
)terhadap Pasal 35 ayat (2).(2) Salinan naskah asli
United Nations Convention Against Transnational Organized Crime 
(Konvensi PerserikatanBangsa-Bangsa Menentang Tindak Pidana Transnasional yang Terorganisasi) dengan Pensyaratan (
Reservation 
)terhadap Pasal 35 ayat (2) dalam bahasa Inggris danterjemahannya dalam bahasa Indonesia sebagaimanaterlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dariUndang-Undang ini.Pasal 2Undang-Undang ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan.Agar . . .
 
 - 3 -Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkanpengundangan Undang-Undang ini dengan penempatannyadalam Lembaran Negara Republik Indonesia.Disahkan di Jakartapada tanggal 12 Januari 2009PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,ttd.DR. H. SUSILO BAMBANG YUDHOYONODiundangkan di Jakartapada tanggal 12 Januari 2009MENTERI HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIAREPUBLIK INDONESIA,ttd.ANDI MATTALATTALEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA TAHUN 2009 NOMOR 5Salinan sesuai dengan aslinyaSEKRETARIAT NEGARA RIKepala Biro Hukum dan AdministrasiPeraturan Perundang-undangan,Bigman T. Simanjuntak

Activity (4)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Etty Septia Sari liked this
stephen forte liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->